
Happy reading guys 🌈
Di rumah sakit pusat milik bian dan flo yang sekarang sudah di gabungkan menjadi yang telah di pimpin langsung oleh arkan yang telah berganti nama lagi menjadi Hope Hospital atau di singkat HH , yang artinya Rumah sakit harapan .
Sekarang arkan sedang kedatangan tamu seorang pengusaha sekaligus pembisnis yang perusahannya telah menduduki posisi ke 5 paling sukses di dunia yang berasal dari canada.
Dia adalah seorang pria yang telah di juluki pria tertampan ke dua setelah bian yang sampai saat ini di usianya yang tidak muda lagi masih menduduki pria tertampan di dunia.
Pria tersebut bernama Alaskay Stiven yang sering di kenal dengan nama panggilan tuan skay , dia masih berusia 23 tahun tapi di usianya yang masih terbilang sangat muda , dia telah membawah perusahannya yang bernama AS grup ke seluruh dunia , bahkan skay bukan hanya di juluki pria tertampan ke dua setelah bian , tapi skay juga telah di beri penghargaan dan julukan lain yang tak lain adalah pria termuda dan tersukses di dunia dengan hasil kerja kerasnya sendiri.
Karena kunjungan skay ke rumah sakit pusat Hope hospital , seluruh dunia langsung heboh dan berasumsi bahwa skay pasti sedang sakit yang cukup parah sehingga skay mengunjungi rumah sakit yang paling terkenal di dunia yakni Hope hospital , apalagi skay langsung mendatangi rumah sakit pusat bukan rumah sakit cabang .
" Bukankah kau terlalu berani datang berkunjung ke rumah sakit ku saat ini skay , lihatlah bahkan kunjunganmu saat ini telah masuk media dan banyak siaran tv dunia , semua orang bahkan sudah berpekulasi bahwa kamu datang kesini karena memiliki penyakit parah ". Ucap arkan setelah mematikan siaran tv ketika selesai melihat berita hangat tentang skay yang telah menjadi perbincangan hangat seluruh masyarakat di dunia.
" Biarkan saja , aku tidak peduli ". Jawab pria bernama skay itu dengan santainya menjawab ucapan arkan sambil menghembuskan asap rokoknya
" Cihhh , jangan merokok di ruanganku , ini rumah sakit skay ". Pekik arkan sangat kesal karena skay selalu merokok dimanapun dia berada walaupun tempat yang dia datangi adalah rumah sakit
Ternyata dan ternyata alaskay dan juga arkan adalah sahabat , mereka berdua bersahabat sudah 4 tahun , awal mereka saling kenal pada saat arkan tidak sengaja terlibat dengan masalah skay , dimana skay sedang di todong senjata api di kepalanya oleh seorang gangster saat di london.
Pada saat itu arkan yang masih menempuh pendidikannya di london dan skay yang juga baru melakukan perjalanan bisnis pertama ke london dari canada , dan setelah arkan menyelamatkan skay dari gangster tersebut , dari situlah awal mereka mulai dekat dan akhirnya menjadi sahabat sampai saat ini , tapi tidak ada yang tahu kalau mereka berdua adalah sahabat kecuali tangan kanan skay bernama leonardo yang tahu akan persahabatan mereka berdua.
Mendengarkan celotehan arkan yang seperti biasanya ketika mereka bertemu , skay sama sekali tidak memperdulikan ucapan arkan dan terus menghisap rokok di tangannya.
__ADS_1
" Haahhhhh ". Arkan pun hanya bisa menghembuskan nafasnya dengan kasar melihat tingkah skay yang tidak pernah berubah
" Hmm , tapi apa kau baik-baik saja ? ". Tanya skay tiba-tiba
Pertanyaan skay bersangkutan dengan kepergian vilia , walaupun dia tahu arkan tidak baik-baik saja , tapi tetap saja dia bertanya karena dia hanya ingin memastikan bahwa setidaknya bagaimana kondisi arkan saat ini.
Mendengarkan pertanyaan skay yang sangat dia mengerti , arkan pun langsung terlihat sedih dan skay menyadari hal itu.
" Jangan memaksakan dirimu , kepergian kakamu sudah menjadi takdirnya , jangan terus-terusan menyalahkan dirimu atas kejadian itu , karena itu semua bukan kesalahanmu ". Ucap skay tanpa melihat ke arah arkan yang duduk di sofa di sampingnya
" Entahlah , aku merasa itu semua adalah kesalahanku yang tidak bisa menyelamatkan ka vilia di meja operasi , tapi aku juga mengerti maksudmu ". Jawab arkan serba salah dan tidak tahu harus berbuat apa
" Tapi aku juga tidak tega melihat adik perempuanku , sifatnya langsung berubah drastis setelah kepergian ka vilia , sejak kecil sampai sebelum kepergian ka vilia dia adalah gadis yang ceria juga menggemaskan walaupun kadang sering membuatku kesal ". Sambung arkan
" Sifatnya sekarang telah berubah menjadi seorang gadis yang dingin tak tersentuh , bahkan dia yang awalnya cerewet , sekarang menjadi pendiam dan irit bicara ". Jawab arkan sedih saat dia memikirkan perubahan vira
" Dan ternyata semua perubahannya itu karena kepergian kakaku , pada saat kakaku tertebak , ternyata adik perempuanku berada tepat di depan kakaku dan dia melihat dengan mata kepalanya sendiri kakaku jatuh berimpuh darah di depannya ". Sambung arkan
Skay langsung memejamkan matanya mendengarkan penjelasan arkan barusan.
" Itu artinya bukan hanya kamu saja yang menyalahkan diri sebagai penyebab kematian kakamu ". Ucap skay menatap arkan
" Hmm kamu benar , aku juga tahu kalau adik perempuanku lah yang paling terpukul atas kepergian kakaku , aku tahu mentalnya berantakan atas kejadian itu dan aku bisa merasakannya dari perubahan yang terjadi padanya ". Jawab arkan membenarkan ucapan skay
__ADS_1
" Tapi bukankah sekalipun dia sangat terpukul akibat kejadian itu , dia masih saja terlihat kuat walaupun di luar saja , maka kamu juga harus seperti itu , kepergian kakamu memang sangat menyakitkan , tapi bukan berarti kamu harus terus-terusan lemah seperti ini , kamu terlihat seperti pria yang lemah dan berantakan ". Ucap skay sengaja karena dia memang tidak ingin arkan terus-terusan lemah karena kejadian itu
"Haaahhhh ". Arkan langsung menghembuskan nafasnya dengan kasar seraya mengusap wajahnya
Apa yang di katakan oleh skay memang sangat benar , dia tahu skay bermaksud baik untuk membuat dia kuat dan bisa bangkit lagi , dan setelah mendengarkan nasehat baik skay , arkan pun mulai berjanji pada dirinya sendiri untuk bisa keluar dari lingkaran pikiran yang membuatnya terus menyalahkan dirinya sendiri atas kepergian vilia.
Dia juga berjanji dalam hatinya untuk bisa membuat vira juga kembali ceria seperti dulu .
*********
Kembali di FAW MALL , hesti dan amora serta adelia baru saja kembali dari berbelanja keperluan amora dan adelia selama mereka menginap di mansion bian untuk beberapa hari kedepan sampai gio selesai mengurus berkas untuk menjadikan amora dan adelia sebagai anak angkatnya sesuai permintaan vira dan flo pada gio yang mau tidak mau , gio harus melakukannya .
Apalagi setelah gio pikir-pikir dan juga dia sudah membiacarakannya dengan key , tentu saja key sangat setuju dengan apa yang flo dan vira katakan setelah key tahu siapa amora dan adelia sebenarnya dan apa yang sebenarnya mereka alami .
Klekkkkkk
Pintu mobil terbuka , hesti serta amora dan adelia langsung masuk kedalam mobil dengan posisi tempat duduk yang sama seperti tadi.
" Apa kalian sudah membeli semua yang kalian perlukan ? , atau masih ada lagi yang kalian butuhkan ? ". Tanya vira dengan wajah datarnya
Sebenarnya vira sedikit merasa senang karena melihat adelia yang selalu saja terlihat takut dan sangat tertekan sekarang malah vira melihat adelia terlihat sangat senang melihat dari senyuman manis adelia yang sepertinya senang ketika membeli boneka yang berada di pelukan adelia saat ini.
" Aahhh sudah ka ". Jawab amora sedikit tidak enak hati
__ADS_1
Vira hanya diam saja seperti biasa , akhirnya vira pun menjalankan mobil itu menuju ke mansion lagi , karena dia tidak berniat singgah kemanapun .