
Happy reading guys 💋
Lano memang marah jika vira berani melakukan hal di luar batas seperti pergi ke club atau yang lainnya yang bisa membahayakan vira .
Tapi selama vira di canada , lano memang sering memantau setiap apa yang di lakukan oleh vira di sana tanpa sepengetahuan vira dan karena lano yang selama ini melihat vira baik-baik saja ke club dan dia hanya minum saja tanpa melakukan hal di luar batas lainnya , lano malah mengajak vira ke club malam ini , berdua saja .
" Jadi , kamu mau ikut atau tidak ". Tanya lano sekali lagi
Vira masih diam , dia takut jika dia mengatakan bahwa dia ingin ikut dan mungkin lano akan memarahinya dan bagaimana jika dia menolak tapi lano sebenarnya tidak akan marah padanya.
Tapi tiba-tiba.....
" Mau kemana kalian berdua ? ". tanya arkan tiba-tiba muncul di belakang lano dan lano sekarang hanya berdiri di depan pintu di luar kamar vira
" Ka arkan , sejak kapan kaka berdiri di situ ". Pekik vira kaget
" Apa kalian berdua ingin pergi tanpa mengajak kami ? ". tiba-tiba vira kembali terkejut mendengar suara vilia yang tiba-tiba juga sudah berada di antara mereka
" Ka vilia ". Pekik vira kembali kaget
Tapi tidak dengan lano yang memang sudah melihat kedatangan vilia dan arkan yang mendekat kearahnya , tapi lano tidak memperdulikkan kedatangan mereka karena dia hanya butuh kepastian dari vira jika ingin ikut dengannya atau tidak.
" Hayo , mau kemana kalian berdua , apa kami tidak di ajak hmm ". Ucap vilia menggoda kedua adik kembarnya
" Itu ka , masa ka lano mengajakku ke club , mana ada seorang kaka menjerumuskan adiknya ke tempat menyeramkan seperti itu ". Ujar vira menyudutkan lano
" Club ? ". Pekik vilia kaget
" Aku ikut ". Sambung arkan dengan santainya
Vilia dan vira langsung mengangakan mulut mereka karena ucapan arkan , bukannya melarang kedua adik kembarnya yang berniat ingin ke club , ini arkan malah mau ikutan pergi ke club .
Lano tersenyum tipis karena kakanya si arkan malah ingin ikut dengannya ke club .
__ADS_1
" Apa kalian berdua gila , untuk apa pergi ke club , jangan aneh-aneh deh kalian ini ". Ucap vilia masih tidak percaya dengan tempat ajakan lano
" Ka , kamu tidak tahu saja kalau baby sering ke club saat di canada ". Ucap lano dengan seringai tipis karena telah melaporkan vira pada vilia
" Baby ? ". Pekik vilia melototkan matanya dengan tatapan tajam kearah vira membuat vira menelan ludahnya dengan kasar untuk kesekian kalinya
" Ha-ya-ya-ya jangan percaya dengan omongan ka lano , mana mungkin aku pergi ke club , aku bahkan belum cukup umur untuk masuk kedalam club ". Ujar vira mencoba meyakinkan arkan dan vilia
" Bagaimana kalau aku mempunyai buktinya ? , apa kamu masih mau berbohong lagi hmm ? ". Tanya lano balik memojokkan vira karena berani mencoba memojokkannya tadi
Vira pun gelagapan di buat lano , akhirnya dia pun langsung lari ke dalam kamar , entah apa yang dia lakukan dan beberapa menit kemudian dia kembali ke pintu kamarnya dimana lano , arkan dan vilia masih berada di sana dengan pakaian yang sudah dia ganti dengan memakai hoodie berwarna hitam dan celana panjang jeans membuat ketiga kakanya terkejut dengan kecepatan vira mengganti pakaiannya.
" Udah-udah , ayo pergi ". Ucap vira tanpa dosa
Vilia tercengang dengan perubahan adik bungsunya yang tadi mencoba meyakinkannya bahwa dia tidak pernah ke club , tapi sekarang malah sudah mengganti pakaian dan ingin ikut ke club bersama arkan dan lano.
" Yakk , kamu..... ". Ucapan vilia langsung di sela oleh vira
" Ayokkk ka , ikut saja ". Vira pun langsung menarik vilia untuk ikut dengan mereka bertiga dan vilia yang kaget awalnya mencoba melepaskan tarikan vira tapi di detik kemudian dia hanya bisa pasrah mengikuti kemauan adik-adiknya untuk pergi ke club bersama mereka
Akhirnya mereka berempat langsung melajukan mobil mereka menuju starks club milik flo yang masih di kelola oleh stif .
Mereka berempat sama sekali tidak meminta izin pada flo maupun bian karena mereka tahu jika mereka berempat meminta izin pasti flo akan langsung melarang mereka dan tidak akan mengizinkan mereka untuk pergi.
Umtung saja saat mereka berempat keluar dari area mansion , flo dan bian sedang berada di dalam kamar .
******
Mobil milik lano akhirnya berhenti di parkiran khusus yang biasanya flo parkirkan mobil atau motor sportnya jika dia datang semasa muda di starks club.
Club milik flo itu yang sampai sekarang masih ramai pengunjung membuat club itu di kenal sebagai club terbaik di indonesia dan terbesar , sehingga berbagai turis dari banyak negara sangat suka menempati club itu dan starks club menduduki posisi pertama club paling terkenal dan paling sukses di indonesia .
Stif sangat kaget ketika anak buahnya atau para mafioso junior yang bekerja mengamankan club itu mengatakan bahwa ada 1 mobil yang berani masuk dan parkir di parkiran khusus Queen mereka , sehingga stif dengan cepat langsung menuju parkiran khusus itu untuk melihat apakah sang Queen yang datang atau ada orang lain yang parkir sembarangan .
__ADS_1
" Tuan , nona ". Pekik stif terkejut melihat ke empat anak sang Queen yang ternyata datang mengunjungi club itu
" Hallo paman stif , senang bertemu dengan paman lagi ". Ucap vira bersikap biasa saja menyapa stif ketika mereka berempat sudah keluar dari mobil
" Ahh ya nona , senang bisa bertemu dengan anda lagi ". Ucap stif
" Paman , jika paman masih mau bekerja di club ini , sebaiknya paman tutup mulut dan jangan melaporkan kedatangan kami berempat di club ini malam hari ini ". Ucap lano tidak ada basa-basinya tapi malah mulai mengancam stif
Glekkkk
Stif terkejut dengan ancaman lano , dia sungguh heran , lano sedari kecil tidak berubah sama sekali , suka sekali mengancam walaupun ancamannya tidak pernah lano lakukan .
" Lano apa-apaan sih , kenapa juga kamu mengancam paman stif , memangnya kamu akan melakukan apa jika paman melaporkan kedatangan kita di club ini ? ". Ucap vilia menegur adiknya
" Tidak ada , aku kan hanya mengatakannya saja ". Ucap lano dengan santai
Arkan , vira dan vilia langsung menepuk jidat mereka mendengarkan jawaban lano yang selalu seperti itu .
Sedangkan stif yang memang tahu apa yang akan di jawab oleh lano hanya bisa tersenyum karena kelucuan kelima anak sang Queen dari kecil hingga sudah dewasa seperti sekarang memang sama sekali tidak pernah berubah.
" Oh ya paman , apakah ada ruang kosong yang bisa kami tempati ? ". Tanya arkan yang sedari tadi diam
" Ya tuan , hanya tertinggal 1 ruangan kosong , tapi ruangan itu tidak di izinkan Queen bisa di masuki oleh orang lain selain Queen , karena itu ruangan khusus yang hanya bisa di tempati oleh Queen saja ". Jawab stif serba salah
" Ok , antarkan kami ke ruangan itu ". Jawab arkan begitu santai
" Tapi tuan .... ". Bantahan stif langsung di sela oleh lano
" Tenang saja paman , bunda tidak akan pernah tahu jika kami pernah menempati ruangan itu , kecuali paman sendiri yang melaporkannya ". Ucap lano
" Ah-ha-haha , paman stif , tolong maafkan ketiga adikku yang sangat keras kepala ini ". Ucap vilia pusing dengan tingkah ketiga adiknya
" Tidak apa-apa nona , saya akan mengantarkan tuan dan nona keruangan khusus tersebut tapi tolong juga jangan beritahu Queen bahwa saya mengizinkan anda sekalian masuk dan menempati ruangan itu ". Ucap stif pasrah harus mengikuti keinginan keempat anak dari Queennya
__ADS_1
Vira , arkan , lano dan vilia pun menganggukkan kepala mereka dan stif langsung mengantarkan mereka ke ruangan tersebut .