Bukan Menantu Idaman

Bukan Menantu Idaman
kenyamanan dan ketenangan


__ADS_3

Fahmi lari tergopoh-gopoh ia sampai di sebuah bangunan menjulang tinggi nampak begitu mewah namu sayangnya kurang terawat dan terlihat sudah lama ditinggal kan oleh pemiliknya.


Fahmi berhenti sebentar mengatur pernapasan nya yang tersengal Sengal karena lari.


" huh jauh sekali katanya dekat dasar ibu ibu " gerutu Fahmi ia melangkah memasuki area gedung .


baru beberapa meter ia mendengar suara seseorang berjalan ke arahnya dengan cepat ia bersembunyi dibalik tembok .


dari kejauhan seseorang itu tertawa puas dengan berjalan berlenggak lenggok ala seorang model.


siapa dia ? dia Laras yang telah menculik sari .


" akhirnya aku berhasil membuat perhitungan dengan nya dasar perempuan kampungan , ko bisa sih Fahmi bucin sama tuh perempuan .meskipun dari kampung aku juga gak kampungan banget kaya dia " Laras bermonolog sendiri melangkah keluar bangunan dengan percaya diri tanpa tahu ada yang sedang memata Natsu nya .


Fahmi yang mendengar nya mengepalkan tangannya erat , ia geram terhadap Laras .


" awas saja sampai terjadi apa apa dengan sari habis kau Laras " Fani geram ternyata dibalik semua ini dialah biang keroknya.


melihat Laras sudah menjauh Fahmi segera bergegas mencari keberadaan sari .


sari kini dalam keadaan tangan dan kaki terikat sementara kepala tertutupi oleh kain .


ingin rasanya menangis tak tahu apa salahnya tiba tiba datang dan menyekap dirinya disini .


sari sekarang hanya pasrah ia hanya bisa berdoa semoga ada yang datang menolong nya dengan sekuat tenaga ia mencoba melepaskan diri .

__ADS_1


namun ikatan tali terlalu kuat .


" tolong !!" teriak sari


" tolong"


"tolong "


Fahmi dari kejauhan mendengar seseorang minta tolong ia yakin pasti itu sari .


Fahmi bergegas secepat mungkin , ia takut dan cemas terjadi pada sari .


" itu pasti suaranya " kata Fahmi setengah berlari memastikan di mana sumber suara yang dia dengar .


berlari kesana-kemari namun tak menemukan keberadaan sari .


" SARI KAMU DIMANA" teriak Fahmi kini dirinya sudah benar benar letih. melanjutkan pencarian sari meskipun hari sudah semakin malam .


" ya Allah semoga sari baik baik saja " kata Fahmi


sari samar samar mendengar teriakan Fahmi namu itu hanya sekali dia dengar .


sari yakin tadi dia tidak salah dengar , sari mencoba melepaskan ikatan kain di mulutya.


susah payah sari berjuang akhirnya kain sumpal di mulutnya terlepas.

__ADS_1


" Alhamdulillah" gumam sari


" TOLONG " teriak sari dari dalam ruangan .


terdengar langkah kaki berhenti ,sari pun berteriak kembali .


"TOLONG" .


" sari apakah kamu ada didalam ini aku Fahmi " terdengar jelas sakura Fahmi dari luar .


" iya aku disini tong aku Fahmi " kata sari kini dirinya sudah tak kuasa menahan air mata nya .


" tunggu sebentar aku akan membuka pintu nya " kata Fahmi ia mencoba cari car untuk mengeluarkan sari dari sana .


" asik pake di kunci segala " gerutu Fahmi .


Fahmi mencoba mendobrak pintu beberapa kali gagal namun akhirnya berhasil.


"Alhamdulillah". kata Fahmi langsung mencari sari didalam ruangan itu .


" astaghfirullah sari " kata Fahmi menghampiri sari dengan berlinang air mata .


" tolongin aku " kata sari sudah mulai menangis.


" sudah jangan menangis aku ada di sini " kata Fahmi sembari melepas tali pengikat satu persatu.

__ADS_1


tali mulai terlepas , sari memeluk Fahmi dengan sangat erat Fahmi pun tau apa yang saat ini di alami sari dengan senang hati dirinya memberikan kenyamanan dan ketenangan.


bersambung


__ADS_2