
Fahmi dan sari masih berpelukan saling memberi kekuatan atas apa yang barusan terjadi.
" kita pulang sekarang sudah malam " kata Fahmi
" gendong ya kakiku sakit " kata sari dengan suara lirih .
" oke siap" jawab Fahmi dengan senyuman.
...****************...
" masih bagus ya dikasih tempat tinggal gratis tapi soal beres beres rumah malas nya minta ampun . kaya ratu saja dia pikir ni rumah punya orang tuamu .hai mikir otak nya dipake " kata Bu Sri berteriak sedikit kencang agar terdengar sampai kamar Mia .
Mia yang mendengarnya hatinya terasa disayat sayat . namun juga tidak bisa berbuat apa-apa baginya omongan ibu mertuanya tak ada apa apanya namun semakin diam semakin hari makin runyam . dan bahkan sampai bawa bawa anaknya juga.
" beruntung sekali ya si agus dapat istri ratu , cantik sejagat raya , tapi gak becus urus rumah sama anak " kata Bu Sri lagi .
" sabar ya nak nenek akan bantu kamu nanti ngomong sama Agus biar dia mau perhatian dan peka atas kelakuan ibunya terhadap kamu " kata nenek kebetulan berada di kamar Mia membantu Mia menjaga bayinya.
" iya nek ini sudah sabar, sabar banget " jawab Mia .
Taka terasa nulis bening Selalu saja jatuh menuruni pipinya yang mulus nan putih .
" sudah malam ibu ayok tidur nanti tetangga dengar ibu juga yang kena akibat suka menyiksa menantu sendiri" kata Sera menengahi agar ibu mertuanya diam .
__ADS_1
" benar juga ya tenang aku terkuras habis karena di suruh jagain anaknya " Kat Bu Sri saat tau ada yang lewat depan rumahnya guna memfitnah Mia seolah jahat padanya .
lagi lagi Sera jengah mendengar ibu mertua ngomel GK jelas dimalam begini .
pukul 23,00 malam Mia belum juga tidur kini dirinya masih terjaga memikirkan cara agar bisa keluar dari rumah neraka ini .
Mia mengirim pesan pada Agus , rasanya dirinya sudah tak kuat tinggal di rumah neraka ini lagi .
{ mas } Mia
{ iya sayang ada apa , apakah adek rewel } jawab Agus
{ mas kita ngekost saja yuk aku capek disini terus difitnah sana sini sama ibu } jawab Mia mulai mengeluarkan semua isi hatinya
{ ibu udah keterlaluan banget mas tanya aja sama nenek kalau gak percaya } jawab Mia
Kalau sudah menyangkut soal nenek Agus percaya betul apa yang sebenarnya terjadi dirumah . Agus berpikir sejenak mencari kost kost an .
{ ya sudah sayang sabar dulu secepat nya mas cari kos kosan nanti setelah dapat kita pindah kesini } jawab Agus kemudian langsung tidur setelah membalas pesan sang istri.
" didekat sini ada kos kosan ya besok aku akan kesana siapa tau ada yang kosong" gumam Agus .
keesokan harinya.....
__ADS_1
hari ini Agus izin cuti Tidka Bekerja ia beralasan mencari tempat tinggal untuk istri nya .
sudah hampir siang Agus tak menemukan kost yang kosong.
merasa haus Agus mampir disebuah warung kecil pinggir jalan .
kebetulan ibu kos sari juga berada disana .
" dari mana Bu " tanya ibu Indri penjual makanan di warung tempat Agus makan sekarang.
" habis beli keperluan anak kos " kata Bu kos
" ibu ini , ibu kos ya " tanya Agus
" iya dek ," jawab Bu kos
" kebetulan saya sedang mencari kos kos an Bu apakah ada yang kosong" tanya Agus .
" seperti masih ada dua yang kosong " jawab ibu kos .
" datang saja itu di sebelah sana kos an saya kalau kamu cocok silahkan saja " jawab Bu kos dengan ramah .
" baik terimakasih nanti saya akan datang " jawab Agus
__ADS_1
bersambung