
pagi yang cerah menyelimuti seluruh dunia,namun berbeda bagi sari hari yang secerah ini baginya tak secerah hidup nya .hari ini hari yang begitu berbeda untuk nya .
" morning sari " ucap Fahmi yang masih duduk setia disamping brangkar nya .
" ko masih disini ,nggak pulang " kata Fahmi terkejut.
" hehe aku jagain kamu sar khawatir banget disini kamu sendiri" Kata Fahmi
" tapi kan kamu harus kerja " jawab sari
" ijin sar semalam aku udah bilang sama bos ," kata Fahmi menjelaskan
" oh kirain tapi kamu harus kerja dong " tanya sari
" ya sama aku juga ijin sampai kamu sembuh " jawab Fahmi
" makasih Fahmi " kata sari bangun dari tidur dan memeluk Fahmi .
krukk
krukk
sari memegangi perutnya yang lapar ,
sari malu masih sepagi ini sudah merasa lapar .
" kamu lapar ??"
.
__ADS_1
" heheh iya " jawab sari cengengesan
" bentar ya aku keluar dulu " kata Fahmi bangkit dari duduknya.
" iya hati hati " kaya sari melihat Fahmi sudah keluar dari ruangan nya . pintu kembali terbuka dipikirnya Fahmi cepat sekali beli nya namun ternyata seorang dokter yang akan memeriksa sari .
" selamat pagi , bagaimana hari ini ?" tanya nya pada sari
" seperti yang dokter lihat " jawab sari
" apa masih ada yang sakit " tanya dokter sambil memeriksa
" nggak ada dok " jawab sari
" keadaan ibu sudah lebih baik , kalau begitu saya permisi" kata dokter sebelum pergi meninggalkan sari .
lama menunggu Fahmi tiba sari terlelap kembali hingga seorang petugas mengantarkan sarapan pagi sari pun tak tahu.
" astaga sari baru juga ditinggal sebentar udah tidur lagi , taruh dulu lah mungkin dia kelelahan udah hamil muda kerja lagi mana suaminya selingkuh pula aku gak bisa bayangin gimana rasanya jadi kamu saat ini sar " batin Fahmi
Fahmi duduk di kursi dekat brangkar nya sari lama lama ia mengantuk namun ia tahan .
...****************...
" aku gak mau tahu pokoknya ibu minta uang jangan sari aja yang kami kasih ingat ya Gus, surga di telapak kaki ibu jadi kamu harus nurut apa kata ibu mu ini " Bu Sri
" aku tahu Bu tapi aku juga butuh uang banyak kedua istriku hamil " Agus
" Mia kan punya uang banyak gak mungkin dia ngerepotin kamu ,gak kaya si sari itu udah kerja masih minta uang sama kamu , kalau kamu gak nurut sama ibu ceraikan saja tuh si sari kalau gak mau juga gak usah anggap ibu " kata Bu Sri langsung keluar rumah entah pergi kemana
__ADS_1
" duh ibu ini ada ada saja " kata Agus kini dirinya semakin pusing mendapatkan masalah yang begitu datang silih berganti.
kring
kring
kring
ponselnya kini berbunyi ,
" hallo ada apa ?" jawabnya
" mas kapan balik aku sendiri disini takut " Mia
" iya nanti mas pulang " kata Agus .
" beneran ya jangan bohong " Mia
" iya sayang ku " kata Agus laku mematikan panggilan menaruh ponselnya sembarangan.
" aku harus gimana sekarang semua ini salah ibu gak harusnya aku ikutin kata ibu ya Allah maafkan hamba mu ini ya Allah" kata Agus penuh penyesalan.
hari itu juga Agus kembali dari rumah ibunya ia mampir dulu ke rumah sakit menjenguk sari . sampai disana ia mendapati sari tengah tertidur.
" Lo mas kapan sampai nya " kata Fahmi kaget Agus ada disana .
" baru aja, terimakasih udah jagain sari dan bantuin dia " kata Agus
" iya sama sama bang kan aku temanya masak iya gak bantuin" Kata Fahmi senyum seolah olah tak tahu apa yang sedang terjadi namun di balik sakitnya sari dialah awalnya dari semua ini agar cepat atau lambat meninggalkan Agus .
__ADS_1