Bukan Menantu Idaman

Bukan Menantu Idaman
hadiah untuk sari


__ADS_3

sari dan Sasa Bekerja sangat semangat hari ini .


seseorang memanggil.


" sari " panggil seseorang yang tak lain Bu Riri


" iya ada apa Bu " kata sari


" layani dia " menunjukkan seorang perempuan muda yang tengah hamil .


sari nampak terkejut namun ia tak mau mendapatkan masalah.mengingat masalah sudah cukup berat baginya .


sari berjalan begitu anggun nya .


" silahkan mbak mau pesan apa " Serua sari ramah .


" mbak mau sayur ini dan minuman nya ini saja " kata Mia


" ditunggu ya mbak " kata sari


" mbak tunggu " kata Mia


" maaf mbak saya sedang bekerja tidak enak dilihat temen saya kalau say mengobrol dengan mbak " kata sari


" gaya sebentar mbak " kata Mia


" saya ingin bicara 4 mata sama mbak tempat sama alamat sudah saya tis dan saya kirim di kos mbak aku harap datang mbak " kata Mia

__ADS_1


" itu saja " kata sari


" iya mbak " jawab Mia santai


" baiklah tunggu pesanan mbak datang " kata sari segera berlalu gak habis pikir sama Mia kemaren sudah minta maaf sekarang apa lagi .


...****************...


[ hallo nak ]


[ ya hallo ada apa ibu ]


[udah gajian ibu pinjam dulu buat arisan ]


[ sudah tapi aku gak ada buat ibu kali ini semua terpakai ]


[ Bu Mia mau melahirkan jadi aku harus mempersiapkan semua kebutuhan nya dan lagi dia kan membatu pilihan ibu harusnya bangga dong sebentar lagi nambah cucu ] kata Agus sedikit kesal namun ia tahan


[ pokoknya ibu gak mau tau kasih uang atau kamu gak usah pulang ]


[ lebih baik gak pulang biar aku disini saja sama anak istri ku aku gak akan biarin ibu rusak rumah tangga aku lagi ] tegas Agus mematikan telepon secara sepihak .


" benar benar gak habis pikir aku sama ibu " kata gadis frustrasi mengusap kasar wajahnya .


" ada apa mas " tanya Mia yang baru datang .


" ibu minta uang lagi " kata Agus

__ADS_1


" trus mas kasih " tanya Mia


" enggak kebutuhan kita makin banyak sudah cukup selama ini aku kasih uang sama ibu biar kah sekarang jadi urusan mas sama mbak Sera dia kan menantu kesayangan ibu " kata Agus membuat hati Mia sedikit lega .


" ya udah ayok makan mas tadi aku belikan mas makanan" kata Mia menata makanan yang dia pesan di Resto tempat sari bekerja.


" terimakasih" kata Agus kemudian makna dengan lahapnya.


" lain kali gak usah keluar cari makan , kalau lapar biar aku saja " kata Agus disela makan nya.


" iya mas " kata Mia .


" mas aku minta maaf , karena aku mas jadi seperti ini sama ibu " kata Mia


" kamu gak salah emang sifat ibu seperti itu , sari dulu juga suka mengeluh ya karena ibu bahkan sari lebih parah dari kamu . Bayangin setiap hari ibu menyuruh hanya mengasih uanh 10 ribu saja coba bayangin dapat apa uang 10 ribu " seru Agus Mia yang mendengarnya meras hatinya teriris sungguh kejam keluarga suaminya itu .


" sudah lah mas jangan bahas itu sekarang mbak sari seperti nya sudah damai dan tentram" kata Mia


" iya karena di sendiri dan bisa bekerja semoga hal buruk gak menimpanya lagi " kata Agus


" iya aku harap begitu nanti aku mau ketemu sama mbak sari , ingin memberikan ini sekaligus minta maaf lagi aku merasa sangat bersalah walaupun dia sudah memaafkan aku tapi tetap saja aku tidak tenang " kata Mia


" apalagi aku akan melahirkan sebentar lagi " ucap Mia


" sudah tenangkan dirimu nanti kita temui sama sama " kata Agus .


hanya dijawab angguk an oleh Mia .

__ADS_1


bersambung


__ADS_2