Bukan Menantu Idaman

Bukan Menantu Idaman
tempat baru


__ADS_3

Pagi telah berganti menjadi siang hari .


Udara panas banyak kendaraan besar ,sedang kecil , seperti roda dua lewat laku lalang di depan mata kedua pasangan yang baru saja berhenti beristirahat.


" Baru jam 10 mas " kata Mia melihat jam pada ponsel nya


" Iya maklum lah kita bawa bayi mau ngebut mana berani " kata Agus meminum minuman dingin yang dibelinya di minimarket tempatnya berteduh .


" Mas tolong bukain ini dong " kata Mia memberikan botol minuman dingin pada Agus .


" Kita istirahat dulu aku capek sekali bawaan kita juga banyak " kata Agus


" Ya mau gimana lagi mas itu semu punya putri kita " mata Mia


Setengah jam mereka beristirahat kini melanjutkan perjalanan .


"Ayo kita berangkat biar gak terlalu sore sampainya mungkin sekitar 1 jam an kalau gak macet " kata Agus .


" Iya mas " jawab Mia


...****************...


" Duh bagaimana ini aku sudah gak ada uang , ibu pinjaman dulu lah " kata Sera


" Mana ada ibu kan pinjam uang adikmu cuma ada biru 4 lembar buat seminggu kedepan mana cukup " kata Bu Sri

__ADS_1


" Itu kan kesalahan ini gak bisa ngatur rencana sekarang malah minta dibawa sama dek Agus " kata Sera mengeluh


" Ibu gak mau tau kami sekarang gantiin Mia dirumah ini " kata Bu Sri berlaku dari hadapan menantu kesayangan nya itu .


"Ibu ko gitu sih , mentang mentang aku gak ada uang Sekarang jadi gitu awas saja malas banget aku bantuin mending aku urus keluarga ku sendiri" Kat Sera masuk kamar tidur lagi .


Di dapur Bu Sri sudah mencuci sisa sia piring yang ditinggal kan Mia .


" Untung saja Mia sudah masak coba kalau belum hah tambah repot aku " kata Bu Sri


" Nek minta uang dong " seorang anak kecil menengadahkan tangan nya meminta uang pada neneknya


" Mamamu kemana suruh bantu nenek , " bukanya dikasih uang malah melempar pertanyaan pada sang cucu


" Dikamar nek mana uangnya aku mau jajan " katanya lagi


" Mama bilang suruh minta uang sama nenek " kata nya lagi akhirnya Bu Sri pun tak tega dengan cucunya sendiri ia memberikan uang 10 ribuan padanya


" Terimakasih nek " kata ya kemudian pergi


" Bener bener ya awas saja kamu mu maluin saya " kata Bu Sri bermonolog sendiri dengan tatapan tajam .


...****************...


" Alhamdulillah kita sudah sampai " kata Agus mematikan mesin motornya ia memasuki halaman luas kos nya itu . dari depan terlihat seperti rumah namun ternyata itu tempat parkir sepeda motor orang yang ngekos disana.

__ADS_1


" Loh mas ko parkir disini bukanya ini kosnya " tanya Mia .


" Kamu pasti kaget kan , sama waktu masuk kesini aku juga gitu , kos nya disana " kata Agus menunjuk lebih dalam


" Wah sepertinya aman dari suara bising ya mas gak terlalu Deket sama jalan raya tapi motor nya kira kira aman nggak kalau disini " tanya Mia


" Tenang saja akan kok tiap malam dijagain sama pak satpam disini jadi gak perlu khawatir" kata Agus .


" Sudah ayok masuk " kata Agus membawa barang bawaan nya


" Nak Agus sudah datang " tanya Bu Rina


" Ah iya Bu baru saja datang " kata Agus berhenti


Bu Rina menoleh kebelakang melihat seorang wanita mengendong bayi


" Ini istrinya ya " tanya Bu Rina


" Ah iya Bu saya Mia istrinya mas Agus " jawab Mia tangan Bu Rina dan Mia berjabatan.


" Oh sudah punya istri rupanya , oh nak Mia kenalkan saya Bu Rina pemilik kos disini , semoga betah ya tinggal disini jangan lupa jaga kebersihan juga " kata Bu Rina dengan senyum ramahnya .


" Oh iya baik Bu terimakasih sudah mengingatkan" kata Mia .


" sini bapak bantu bawa sepertinya banyak dan berat kata suami Bu Rina .

__ADS_1


" terimakasih pak " kata Agus berjalan menaiki tangga


bersambung


__ADS_2