Bukan Menantu Idaman

Bukan Menantu Idaman
kecurigaan


__ADS_3

" Bu aku pamit , tetap jaga rahasia ini jangan sampai dia tau " ucap Mia


" tenang aja " ucap ibu mertua nya


" pokonya ibu harus baik sama dia " ucap Mia lagi sebelum pergi


" iya iya tenang saja " ucap ibu mertua nya itu


setelah Mia pergi Bu Sri masuk kedalam kembali duduk di sebelah Agus


" kamu harus dengerin ibuk supaya semua berjalan dengan baik " ucap Bu Sri


" iya Bu " ucap Agus


" udah sana bantu istri mu , sesekali ajaklah jalan-jalan mumpung dirumah " ucap Bu Sri


" tumben ibu nyuruh aku begitu ," ucap Agus


" udahlah cepetan" ucap Bu Sri


# Agus masuk kedalam menemui sang istri yang tengah masak


" masak apa ? " ucap Agus duduk diam di kursi pojok an .


" ya kesukaan mu dong mas" ucap sari


" hmm mumpung libur jalan jalan mau " ucap Agus


" boleh mas kebetulan suntuk juga kerja terus dirumah juga ngapain " ucap sari


" ya udah selesai masak siap siap ya mas tunggu " ucap Agus lalu beranjak dari sana


" siap mas " ucap sari hatinya begitu senang setelah beberapa bulan bekerja akhirnya bisa healing dengan suaminya .


tak lama masakan selesai sari segera bersiap-siap .


" mau keman dek rapi amat baru juga pulang " ucap Sera


" mau jalan ke hutan Pinus sebentar mbak


, udah lama gak kesana " ucap sari berjalan kedepan .


" mas ayok aku udah siap " ucap Mia disambut Agus dan ibu Sri di ruang tamu .


" Bu aku pamit dulu " ucap Agus keluar


" Bu aku juga mo pamit keluar bentar , ibu nitip apa nanti aku beliin " ucap sari


" apa aja ibu suka " jawabnya sambil menyalami sari


" hati hati " ucapnya lagi


" iya Bu " ucap sari


Agus langsung tancap gas menuju dimana lokasi hutan Pinus itu sedikit jauh dari rumahnya.


dari kejauhan seseorang sedang memantau nya ketika Agus dan sari kelaut dari gang rumahnya .


" bagus semua berjalan dengan lancar dengan begini semua usaha ku gak sia sia , dan setelah aku hamil maka kau harus menceraikanya dan aku akan jadi istri satu satunya " ucapnya dengan senyum licik .


lalu ia pergi dari sana .


sampai dirumahnya Mia menelpon seseorang untuk mencelakakan Agus dan sari .


" target sudah jalan segera kerjakan tugasmu " ucap Mia

__ADS_1


" baik Bu " ucap seseorang di sebrang sana


" awas jangan sampai Agus kena pokok nya harus sari kalau bisa bikin dia mampus sekalian juga boleh " ucap Mia


" siap laksanakan" ucapnya lalu mematikan telpon.


#agus dan sari sampai ditempat tujuan .


" tetap sama gak ada yang berubah " ucap sari dengan penuh senyum


" iya lah , ayok duduk sana " ucap Agus menunjuk salah satu tempat duduk di Hutan Pinus itu .


dibalik pepohonan suruh an mia menjalankan aksinya kebetulan saja di parkiran tidak ada yang mengawasi nya.


" kamu kerjakan aku akan awasi mereka " ucap nya


" baik " ucap nya


beberapa menit kemudian


" sudah beres , cepat kita pergi sebelum ketahuan" ucapnya lalu pergi


ditepi jalan sebuah warung kecil seseorang sedang memantau juga .


" ternyata ia menyuruh orang benar benar jahat " ucap nya lagi


" aku harus mencari tahu " kata seseorang itu lalu mendekati sepeda motor Agus


" rem nya rusak " ucapnya lagi


" mas mas tolong mas " ucapnya pada salah satu petugas figuran Pinus itu


" iya ada apa mas " ucapnya


" sebentar ya mas " ucapnya lagi


" sudah mas" ucapnya


" makasih mas " ucapnya seseorang itu


" iya sama sama " ucap petugas itu


setelah benar benar aman ia langsung pergi dari sana sebelum sari dan Agus tahu .


" mas pulang yuk udah mau siang " ucap sari bangun dari tempat duduknya


" ya udah ayok " ucap Agus


diperjalanan ternyata orang suruhan Mia mengejar mereka .


" mas ada yang mengejar kita masa kenal gak " ucap sari mulai panik


" berhenti serahkan barang berharga kalian" ucapnya


" woee berhenti" ucap seseorang satunya lagi .


" mas jangan berhenti disini gak ada keramaian" ucap sari


" pegangan" ucap Agus mulai tancap gas full


namun saat diperbelokan ada sebuah mobil dari arah berlawanan sontak Agus nge rem mendadak dan oleng menuju Pinggir an hingga jatuh tersungkur begitu sari .


" Awe" jeritan sari begitu tubuh nya mengenai sebuah batu .


" sari kamu gak apa apa" ucap Agus

__ADS_1


" perutku sakit mas " ucapnya memegang i perutnya


" kita ke rumah sakit ya " ucapnya


" gak usah mas bentar lagi juga mendingan ko " ucapnya lagi


" tapi nanti kenapa Napa gimana " ucap Agus " gak mas gak apa-apa" ucap sari


mendengar jawaban sari memutuskan untuk pulang saja .


Sampai dirumah sari duduk sebentar di ruang tamu .


" ini kenapa lecet begini " ucap Sera


" tadi waktu mau pulang kita dikejar orang mbak Trus kita jatuh " ucap sari


" udah gak usah dibahas yang penting kita selamat , ayok Istirahat didalam" ucap Agus masuk kedalam duluan


" ada aja deh kalau tau orang nya laporin aja dek " ucap Sera


" orangnya keburu kabur mbak " ucap sari masuk kedalam.


didalam disambut ibu Sri


" kenapa ini ko jalan pincang begitu " ucapnya


" ditabrak orang Bu " ucap Sera yang baru saja masuk kedalam.


" trus gak kamu marahin atau minta tebusan gitu " ucap Bu Sri duduk disampingnya sari


" orang langsung kabur buk " ucap Agus yang baru saja masuk kedalam dan merebahkan tubuhnya di dekat sari


" ya sudah makan dulu , ibu sudah masak tadi kesukaan mu nak " ucap Bu Sri kepada Agus .


" ambilin untuk ku " katanya sambil menepuk bahu sari


" iya tunggu sebentar aku ambilkan" ucap sari beranjak dari duduknya.


sementara di rumah Mia ......


" bodoh kalian benar bodoh bagaimana bisa , aku menyuruhmu menculik dan melukai nya " ucap Mia .


" tadi dia jatuh dan seperti nya juga terluka " ucap salah satu anak buah nya


" tapi jangan Agus ya juga , aku hanya menyuruh mu melukai perempuan itu bukan dua duanya nego" ucap Mia seraya membanting sesuatu diruang itu .


pyaarr...begitulah suara yang terdengar.


" pergilah ini uangmu " ucap Mia kesal


" baik terimakasih kami permisi" tak ada Jawaban dari Mia mereka langsung pergi meninggalkan rumah itu


" aku harus bagaimana lagi supaya dia gak balik lagi " ucap Mia kesal semua usaha nya gagal .


" pokonya Agus gak boleh terus menerus sam sari bisa bisa mereka CLBK lagi " ucap Mia


di ruang tamu keluarga Agus tengah duduk bersantai di sore itu .


" kapan balik nya " ucap Agus


" nanti malam mas gak enak sama bis kalau lama lama" ucap sari


" oh gitu ya udah nanti aku antar" ucapnya sambil mengotak Atik ponselnya.


" ko tumben gak nyegah aku dulu aja mau kerja gak boleh , pulang kerja di rumah cuma 1 hari dia juga ko gak bilang libur lagi besok aja balik gitu juga enggak dan kayak gak betah kalau ada aku , kenapa ya " batin sari

__ADS_1


__ADS_2