
" Bu aku pamit , tetap jaga rahasia ini jangan sampai dia tau " ucap Mia
" tenang aja " ucap ibu mertua nya
" pokonya ibu harus baik sama dia " ucap Mia lagi sebelum pergi
" iya iya tenang saja " ucap ibu mertua nya itu
setelah Mia pergi Bu Sri masuk kedalam kembali duduk di sebelah Agus
" kamu harus dengerin ibuk supaya semua berjalan dengan baik " ucap Bu Sri
" iya Bu " ucap Agus
" udah sana bantu istri mu , sesekali ajaklah jalan-jalan mumpung dirumah " ucap Bu Sri
" tumben ibu nyuruh aku begitu ," ucap Agus
" udahlah cepetan" ucap Bu Sri
# Agus masuk kedalam menemui sang istri yang tengah masak
" masak apa ? " ucap Agus duduk diam di kursi pojok an .
" ya kesukaan mu dong mas" ucap sari
" hmm mumpung libur jalan jalan mau " ucap Agus
" boleh mas kebetulan suntuk juga kerja terus dirumah juga ngapain " ucap sari
" ya udah selesai masak siap siap ya mas tunggu " ucap Agus lalu beranjak dari sana
" siap mas " ucap sari hatinya begitu senang setelah beberapa bulan bekerja akhirnya bisa healing dengan suaminya .
tak lama masakan selesai sari segera bersiap-siap .
" mau keman dek rapi amat baru juga pulang " ucap Sera
" mau jalan ke hutan Pinus sebentar mbak
, udah lama gak kesana " ucap sari berjalan kedepan .
" mas ayok aku udah siap " ucap Mia disambut Agus dan ibu Sri di ruang tamu .
" Bu aku pamit dulu " ucap Agus keluar
" Bu aku juga mo pamit keluar bentar , ibu nitip apa nanti aku beliin " ucap sari
" apa aja ibu suka " jawabnya sambil menyalami sari
" hati hati " ucapnya lagi
" iya Bu " ucap sari
Agus langsung tancap gas menuju dimana lokasi hutan Pinus itu sedikit jauh dari rumahnya.
dari kejauhan seseorang sedang memantau nya ketika Agus dan sari kelaut dari gang rumahnya .
" bagus semua berjalan dengan lancar dengan begini semua usaha ku gak sia sia , dan setelah aku hamil maka kau harus menceraikanya dan aku akan jadi istri satu satunya " ucapnya dengan senyum licik .
lalu ia pergi dari sana .
sampai dirumahnya Mia menelpon seseorang untuk mencelakakan Agus dan sari .
" target sudah jalan segera kerjakan tugasmu " ucap Mia
__ADS_1
" baik Bu " ucap seseorang di sebrang sana
" awas jangan sampai Agus kena pokok nya harus sari kalau bisa bikin dia mampus sekalian juga boleh " ucap Mia
" siap laksanakan" ucapnya lalu mematikan telpon.
#agus dan sari sampai ditempat tujuan .
" tetap sama gak ada yang berubah " ucap sari dengan penuh senyum
" iya lah , ayok duduk sana " ucap Agus menunjuk salah satu tempat duduk di Hutan Pinus itu .
dibalik pepohonan suruh an mia menjalankan aksinya kebetulan saja di parkiran tidak ada yang mengawasi nya.
" kamu kerjakan aku akan awasi mereka " ucap nya
" baik " ucap nya
beberapa menit kemudian
" sudah beres , cepat kita pergi sebelum ketahuan" ucapnya lalu pergi
ditepi jalan sebuah warung kecil seseorang sedang memantau juga .
" ternyata ia menyuruh orang benar benar jahat " ucap nya lagi
" aku harus mencari tahu " kata seseorang itu lalu mendekati sepeda motor Agus
" rem nya rusak " ucapnya lagi
" mas mas tolong mas " ucapnya pada salah satu petugas figuran Pinus itu
" iya ada apa mas " ucapnya
" sebentar ya mas " ucapnya lagi
" sudah mas" ucapnya
" makasih mas " ucapnya seseorang itu
" iya sama sama " ucap petugas itu
setelah benar benar aman ia langsung pergi dari sana sebelum sari dan Agus tahu .
" mas pulang yuk udah mau siang " ucap sari bangun dari tempat duduknya
" ya udah ayok " ucap Agus
diperjalanan ternyata orang suruhan Mia mengejar mereka .
" mas ada yang mengejar kita masa kenal gak " ucap sari mulai panik
" berhenti serahkan barang berharga kalian" ucapnya
" woee berhenti" ucap seseorang satunya lagi .
" mas jangan berhenti disini gak ada keramaian" ucap sari
" pegangan" ucap Agus mulai tancap gas full
namun saat diperbelokan ada sebuah mobil dari arah berlawanan sontak Agus nge rem mendadak dan oleng menuju Pinggir an hingga jatuh tersungkur begitu sari .
" Awe" jeritan sari begitu tubuh nya mengenai sebuah batu .
" sari kamu gak apa apa" ucap Agus
__ADS_1
" perutku sakit mas " ucapnya memegang i perutnya
" kita ke rumah sakit ya " ucapnya
" gak usah mas bentar lagi juga mendingan ko " ucapnya lagi
" tapi nanti kenapa Napa gimana " ucap Agus " gak mas gak apa-apa" ucap sari
mendengar jawaban sari memutuskan untuk pulang saja .
Sampai dirumah sari duduk sebentar di ruang tamu .
" ini kenapa lecet begini " ucap Sera
" tadi waktu mau pulang kita dikejar orang mbak Trus kita jatuh " ucap sari
" udah gak usah dibahas yang penting kita selamat , ayok Istirahat didalam" ucap Agus masuk kedalam duluan
" ada aja deh kalau tau orang nya laporin aja dek " ucap Sera
" orangnya keburu kabur mbak " ucap sari masuk kedalam.
didalam disambut ibu Sri
" kenapa ini ko jalan pincang begitu " ucapnya
" ditabrak orang Bu " ucap Sera yang baru saja masuk kedalam.
" trus gak kamu marahin atau minta tebusan gitu " ucap Bu Sri duduk disampingnya sari
" orang langsung kabur buk " ucap Agus yang baru saja masuk kedalam dan merebahkan tubuhnya di dekat sari
" ya sudah makan dulu , ibu sudah masak tadi kesukaan mu nak " ucap Bu Sri kepada Agus .
" ambilin untuk ku " katanya sambil menepuk bahu sari
" iya tunggu sebentar aku ambilkan" ucap sari beranjak dari duduknya.
sementara di rumah Mia ......
" bodoh kalian benar bodoh bagaimana bisa , aku menyuruhmu menculik dan melukai nya " ucap Mia .
" tadi dia jatuh dan seperti nya juga terluka " ucap salah satu anak buah nya
" tapi jangan Agus ya juga , aku hanya menyuruh mu melukai perempuan itu bukan dua duanya nego" ucap Mia seraya membanting sesuatu diruang itu .
pyaarr...begitulah suara yang terdengar.
" pergilah ini uangmu " ucap Mia kesal
" baik terimakasih kami permisi" tak ada Jawaban dari Mia mereka langsung pergi meninggalkan rumah itu
" aku harus bagaimana lagi supaya dia gak balik lagi " ucap Mia kesal semua usaha nya gagal .
" pokonya Agus gak boleh terus menerus sam sari bisa bisa mereka CLBK lagi " ucap Mia
di ruang tamu keluarga Agus tengah duduk bersantai di sore itu .
" kapan balik nya " ucap Agus
" nanti malam mas gak enak sama bis kalau lama lama" ucap sari
" oh gitu ya udah nanti aku antar" ucapnya sambil mengotak Atik ponselnya.
" ko tumben gak nyegah aku dulu aja mau kerja gak boleh , pulang kerja di rumah cuma 1 hari dia juga ko gak bilang libur lagi besok aja balik gitu juga enggak dan kayak gak betah kalau ada aku , kenapa ya " batin sari
__ADS_1