Bukan Menantu Idaman

Bukan Menantu Idaman
bad mood


__ADS_3

Fahmi menerima suapan demi suapan dari sari .


" happy birthday sari mulai lah hari ini dengan bahagia aku tau sampai kapan bisa begini yang jelas aku senang melihat mu seperti dulu lagi " kata Fahmi


" oh ya ini untuk mu " kata Fahmi memberikan kado ulang tahun.


" apa ini gede sekali" ucap sari menerima bungkusan kado .


" buka saja " kata Fahmi


" aku buka ya btw makasih kadonya repot-repot deh " kata sari sambil membuka kado .


" gak, gak repot apa sih yang gak buat kamu " jawab Fahmi dengan senyum manisnya.


" haha bisa saja kamu " kata sari sesekali melirik Fahmi .


" ya Allah senyum itu yang dulu selalu bersamaku , akankah akan seperti ini terus atau kita hanya akan jadi teman saja . ah rasanya aku mundur saja aku kan janda mana mungkin dia mau aku yang bekas orang ini " batin sari tersenyum getir .


" wah bagus ini sweater nya , warna nya kesukaan aku Fahmi kamu ingat rupanya " kata sari girang menerima sweater itu .


" maaf ya cuma itu yang bisa ku kasih , " kata Fahmi menunduk.


" ini sudah lebih cukup berharga bagiku makasih Fahmi " kata sari ber hambur kedalam pelukan Fahmi , Fahmi yang mendapat itu langsung menengadahkan tangannya dengan senang hati .


" sama sama " jawab Fahmi


dalam hati " aku mau seperti ini tapi rasanya tidak mungkin " .


" ya sudah seperti nya udah mulai bekerja ayo kita kedalam nanti dimarahin sama bos , lagian bentar lagi kita gajian kan " kata sari .

__ADS_1


" hehe iya bener juga ya udah ayok " kata Fahmi.


" bentar simpan dulu kadonya " jawab sari .


" ah iya lupa hehe" kata Fahmi menunggu sari menyimpan nya kedalam tas nya.


sari membuka laci kecil menyimpan barang-barang nya disana .


lali pergi dan mulai bekerja ,hari itu sari merasa sangat cerah nan indah panas matahari tak terlalu terik namun cerah dan hawa disekitar tidak terlalu panas seperti biasanya .


hari itu seperti keadaan nya yang sekarang bersinar terang benderang.


saat ditengah bekerja ia melihat seorang wanita yang tidak ingin lagi ia lihat siapa ??


siapa lagi mantan madunya yang pasti !


" mbak " panggil Mia ia mampir ditempat sari bekerja.


sari berjalan mendekati Mia tanpa tersenyum lagi .


" ya silahkan mau pesan apa ini menu nya mbak " kata sari menyodorkan sebuah


buku yang tertera menu restoran itu .


" saya pesan minum saja mbak " kata Mia mengembalikan buku itu dengan senyum ramah , sari memutar bola matanya malas.


" iya tunggu sebentar ya ," kata sari ketus.


" mbak boleh tidak kita bicara sebentar" kata Mia lagi sebelum sari pergi .

__ADS_1


" maaf saya sedang sibuk " jawab sari kemudian pergi kebelakang.


disana sebenarnya banyak orang tapi kenapa malah sari yang ia panggil.


Fahmi yang melihat nya pun jadi was was dan khawatir.


sari melewati Fahmi yang melihat kearahnya dengan tatapan tak bisa diartikan.


" kamu gak apa-apa kan , gak di apa apa in kan " tanya Fahmi .


" enggak aku baik baik saja " Jawa sari.


" syukurlah " jawab Fahmi akhirnya lega dengan Jawaban sari .


" tadi dia mau ngajak bicara tapi aku gak mau berurusan lagi dengan nya apalagi sama orang yang udah bikin kehidupan ku hancur begini.


" sudah jangan emosi dong yuk lanjut kerja " jawab Fahmi kemudian melenggang pergi dari hadapan sari , sari pun juga pergi dari tempat nya berdiri .


hari ini sepertinya ia tak nya menampakkan diri setelah Mia datang tadi .


sore hari sari dan teman nya baru selesai bekerja ia berniat akan segera pulang saja .


" habis ini jalan sebentar yuk " ajak Fahmi .


" gak lihat aku lagi capek begini " jawab sari tiba tiba saja ngegas gak jelas.


" kamu kenapa sar " tanya Fahmi .


" tau aah sudah aku mau pulang" jawab sari dengan nada ketus menaruh tasnya dan pergi meninggalkan Fahmi yang masih duduk disana.

__ADS_1


" Kenapa sih aku kan ngajaknya baik baik dia jawab nya gitu apa salahku coba " kata Fahmi sambil melangkah pulang .


__ADS_2