
" eh tunggu kayanya serius banget ini mikirin apaan sih " batin sari sambil berjalan pelan-pelan.
" BAAA " tiba tiba sari muncul dari depan entah sejak kapan Fahmi gak aja gak sadar kapan datangnya.
" Allahu Akbar " kata Fahmi hampir saya gelas disampingnya jatuh .
"ya Allah sari kelakuan mu makin menjadi aja ya " kata Fahmi sambil mengelus dada.
" habisnya aku perhatikan kamu ngelamun pake serius lagi mikirin apaan sih " tanya sari duduk disampingnya .
" ada lah sar pokoknya" kata Fahmi nampak jelas serius sekali.
" cerita saja sini sama aku gak apa-apa ko aku siap dengerin " kata sari .
" hehe iya kapan kapan saja " kata Fahmi kemudian beranjak dari duduknya .
"mau kemana ? " tanya sari
" mau keluar " jawab Fahmi
" boleh nitip lama nggak , gak jadi deh aku pergi sendiri saja" kata sari dengan wajah suntuk tiba tiba membuat Fahmi jadi merasa bersalah.
" sar " panggil Fahmi namun tak dijawab oleh sari karena sari berjalan setengah lari ceper banget menghilangnya .
"maaf sari " kata hati nya sangat terluka karena kebodohannya barusan .
__ADS_1
" apa aku susul saja ya tapi dia kemana mana jalannya cepet banget lagi " Fahmi bermonolog sendiri didepan kost an .
Fahmi dibuat bingung sendiri.
tak lama sari sampai didepan kost naik becak membawa makanan kesukaan nya dengan ceria, Fahmi yang melihatnya Senang sekaligus merasa bersalah.
Fahmi memilih diam ditempat tanpa menyapa,takut sari akan marah padanya .
malah sebaliknya sari merasa Fahmi sedikit aneh membuat nya enggan menyapa , sari memilih masuk kost an dan berpura pura tak melihatnya.
" lah kenapa itu bocah ko jadi gini sih apa aku minta maaf saja ya " kata Fahmi
" masuk saja lah " kata Fahmi mengikuti langkah sari menaiki tangga.
ditengah tangga sari berhenti sebentar menoleh ponselnya .
" Fahmi , ada apa ?" kata sari heran
" huh capek ku pake apaan sih jalan nya cepet banget" kata Fahmi nafasnya tersengal Sengal.
" pake sendal lah pakai apa lagi " kata sari setengah ketawa.
" aku mau minta maaf Soal tadi " kata Fahmi
senyap tiba tiba sari menghentikan tawanya.
__ADS_1
" gak apa-apa aku ngerti ko kamu punya masalah tapi seenggaknya cerita lah sama aku biar aku gak kepo terus " kata sari
" kamu kan tau kita kenal udah lama , aku udah anggap kamu seperti bestiku " kata sari memasang wajah imutnya .
"astaga apa ini ha aku gak bisa lupain sari " batinya melongo melihat sari seimut ini dan seceria ini .
sebelum menikah sari sangat ceria ramah dan mudah tersenyum kepada siapa saja namun setelah menikah semua itu hilang .
namun sekarang semua itu sudah kembali Fahmi merasa sari yang dulu sudah kembali namun ia bingung pada pikiran nya sendiri .
antara maju dan mundur .
" Krukk " bunyi perut sari
" heheh " sari nyengir kuda
" ya sudahdah makan dulu " kata Fahmi mencoba menyembunyikan senyum nya .
" ya sudah aku duluan ya " kata sari melanjutkan jalannya .
" iya " kata Fahmi masih menyunggingkan senyumnya.
sari begitu menikmati hidup nya yang sekarang ia begitu lega terlepas dari keluarga toxic yang tak pernah peduli padanya.
yang ada dipikiran nya sekarang ini dia hanya ingin masa depannya lebih baik dari sebelumnya dan menemukan pasangan sesuai dengan keinginan nya gak perlu kaya asal tidak seperti sebelumnya.
__ADS_1
sari sangat menyukai kesederhanaan , kenyamanan dan kasih sayang apalagi berkecukupan itu sudah cukup baginya.