Bukan Menantu Idaman

Bukan Menantu Idaman
Perilaku Buruk Mereka


__ADS_3

Tak berapa lama uang hantaran pernikahan yang di janjikan Dion, sudah ada.. Tapi ibunya Dion hanya mau memberikan 5 juta saja, 5 jutanya lagi dipakai untuk aqiqah anakku.. Ibu ku menanyakan uang itu, dan ibu Dion dengan lantangnya menjawab perkataan ibuku dengan kalimat kasar, dia membentak ibuku, disitu juga ibunya merendahkan Dion, dia berkata kalau bukan karena nya aku dan Dion akan mati kelaparan.. Jadi untuk aqiqah anakku itu dipakai uang dari hantaran itu.. Hatiku terasa sakit sekali saat mendengar itu.. Ibu Dion dengan bangganya menceritakan hal tersebut dengan orang lain? Batin ku berkata wanita seperti apa ibu Dion ini? Apa dia tidak punya akal pikiran? Tidak punya hati? Dia melakukan hal itu kepada ku karena dia tidak mempunyai anak perempuan.. Tidak takut kah dia kalau anak laki-laki nya suatu saat akan di perlakukan oleh keluarga besannya sama seperti dia memperlakukan ku dan keluarga ku? Ibu Dion selalu membanggakan diri, berkata kalau dia hanya mulut saja yang kasar dan tajam tapi hatinya tidak.. Aku pernah membaca cerita Islam wanita dengan mulut yang kasar dan tajam itu adalah penghuni neraka yang abadi, karena menyakiti perasaan seseorang itu dosanya besar.. Dan perkataan yang menyebutkan kalau hanya mulut saja yang kasar dan tajam tapi hati tidak, itu adalah perkataan yang salah besar.. Perkataan itu menggambarkan hati.. Jika mulutnya saja kasar tajam dan kotor menghina seseorang, maka hatinya pun seperti mulutnya..


Aku selalu mengelus dadaku saat dihina, selalu ku tabahkan hati ku saat aku di caci maki, aku selalu istighfar jika aku di perlakukan buruk oleh keluarga suamiku.. Aku percaya, semua orang tidak akan selamanya sehat, pasti ada masanya dimana orang tersebut akan sakit dan butuh bantuan orang lain.. Dan aku yakin, anak laki-laki nya tidak akan mampu menjaga dan merawat nya dikala sakit dan di hari tuanya.. Aku pernah mendengar percakapan antara ibu Dion dan anaknya yang nomor 2, ibu Dion meminta agar dirawat dan dijaga saat sakit dan di hari tua nya, namun dengan cepat adik Dion menjawab, dia dan saudara kandung nya yang lain tidak akan menjaga ibunya di hari tuanya apalagi saat sakit, karena seorang laki-laki hanya mencari uang untuk anak dan istrinya.. Urusan menjaga ibu mertua itu urusan menantu.. Betapa kagetnya aku mendengar hal itu, aku tidak percaya anaknya bisa menjawab seperti itu.. Aku sudah terlalu banyak menyimpan sakit hati dari perkataan ibu Dion dan keluarganya, sampai-sampai aku berjanji pada diriku, tidak akan menjaga dan merawat nya di saat dia membutuhkan.. Aku pun berubah menjadi sangat benci dengan seluruh anggota keluarga Dion, termasuk ibunya.. Aku dan keluarga ku sangat sepele dimata keluarga Dion dan ibunya.. Terkadang aku berpikir, apa yang mereka bangga kan dari hidup mereka sampai-sampai keluarga ku disepelekan oleh mereka.. Mereka bukan lah orang kaya, harta juga tidak ada.. Mereka tidak lah mempunyai tampang yang cantik, mereka juga tidak berkulit putih bersih, bahkan mereka juga bukanlah orang yang punya pendidikan.. Keluarga ku walaupun pendidikan hanya di tingkat SD, tapi seluruh keluarga ku bisa memperlakukan orang lain dengan sangat baik dan sopan.. Keluarga ku, sangat takut menyakiti hati dan perasaan orang lain.. Tapi berbalik dengan keluarga Dion..


__ADS_2