
Ku skip video story'WhatsApp itu lalu aku melakukan hal lain dibantu dengan sahabat ku Lisa..
Tak lama Lisa melihat handphone ku dan langsung menuju ke story'WhatsApp Dilla.. Ternyata Dilla menambahkan story'WhatsApp yang baru.. Nampak dari video itu Dion dan Dila menyeruput segelas kopi hitam.. Terlihat Dion sedang meniup sesendok kopi hitam itu untuk Dilla sambil mengatakan"panas ya bos" lalu Dion menyulangi secangkir kopi hitam itu ke mulut Dila.. Tak berapa lama perempuan itu juga mengupdate story'WhatsApp lagi tapi kali ini foto mereka.. Terlihat Dion mengenakan switer hitam dan menyandang tas Dila.. Dan tampak Dila mengenakan baju, celana, dan hijab berwarna kuning.. Dengan caption emoticon love berwarna merah.. Hatiku hancur sehancur-hancur nya.. Sungguh dua orang manusia ini bukan manusia melainkan mereka ini iblis.. Ntah terbuat dari apa hati mereka.. Aku melihat kebahagiaan Dion ketika bersama perempuan itu.. Yang seperti nya tidak pernah aku lihat selama bersamaku.. Aku berfikir bahwa Dion memang mencintai wanita iblis ini.. Aku merelakan Dion dengan nya dan mengikhlaskan nya.. Lalu aku tertidur karena efek obat yang disuntikkan di infus ku krna sakit asam lambung ku kumat aku terpaksa harus di rawat inap di rumah.. Tak berapa lama aku hampir terlelap aku dibangunkan oleh Lisa sahabat ku yang mengatakan bahwa Dion datang menemui ku bersama ibunya.. Ku lihat wajah Dion begitu jijik aku memandangnya.. Aku merasa tak sudi lagi bersentuhan dengan lelaki ini bahkan aku membenci bau parfumnya.. Dalam hatiku tersimpan dendam, ternyata Dion datang berniat melamar ku.. Aku berfikir untuk apa aku dengannya kalau hatiku ini tidak bisa seperti semula.. Kepercayaan ku tidak ada lagi untuk nya.. Bukannya berumah tangga itu harus saling percaya? Tapi kepercayaan ku sungguh sudah habis untuk nya.. Awalnya aku mempercayai Dion 100% kini 1% saja sudah tidak ada lagi untuk nya.. Lalu Lisa membisikkan ku, menyuruhku menerima Dion karena Lisa tau perasaan ku begitu besar untuk Dion..
__ADS_1
Lalu aku mengiyakan lamaran Dion.. Saat Dion mengelus rambut ku Lisa diam-diam mengambil foto kami dan mengirimnya ke Dilla dan mengatakan bahwa perempuan murahan seperti Dila itu tidak pantas bersaing dengan ku.. Pesan itu dibaca saja oleh Dilla.. Tibalah Dion pulang kerumahnya.. Dan sampai ia di rumah Dion langsung menelpon ku dan mengatakan bahwa dia sudah sampai dan Dion mulai seperti biasa aja seakan-akan tidak terjadi apa-apa..
Beberapa hari kemudian Dion datang kerumahku saat itu aku sedang makan dan Dion datang menghampiri ku dan menyulangi ku.. Terbesit di kepalaku bagaimana perlakuan Dion ke Dilla, Dion juga pernah menyulangi Dilla sesendok kopi.. Aku merasa jijik lalu ku singkirkan tangan Dion dari hadapan ku dan mengambil sendok makan ku dan ku lanjutkan makanku.. Dion bertanya apa aku masih marah padanya.. Ku jawab tidak.. Kau tidak salah yang salah aku karena sudah memberi hati dan jiwa ku sepenuhnya untukmu.. Sedangkan kau tidak pernah membalas semua pemberian ku, bahkan cinta dan sayangmu belum pasti untuk ku.. Dion memeluk ku dengan erat mengatakan dia sangat menyayangi ku dengan segenap hatinya.. Aku tidak percaya.. Aku menjauh dari tangan Dion ku katakan bahkan aku tidak tau ini omong kosong keberapa yang kau ucapkan padaku..
__ADS_1
Tiba lah waktunya aku dan Dion lamaran..
Semua baik-baik saja tapi kejadian itu tidak bisa hilang dariku.. Bahkan aku merasa aku perempuan bodoh yang mau menerima Dion kembali setelah apa yang dia lakukan padaku.. Tapi niat jahatku datang, kuterima lamaran Dion tiba hari H pernikahan akan ku batalkan semuanya.. Agar keluarga Dion dan Dion merasa malu.. Semua berjalan dengan lancar.. Pada suatu malam setelah aku dan Dion habis pulang dari berkeliling kota, Dilla menelpon Dion dan meminta aku berhenti menyindirnya di Facebook.. Lantas aku tidak mau.. Dan jelas saja Dilla memaki ku dengan bahasa kotornya.. Lalu mematikan telpon nya.. Aku bicara ke Dion seandainya kau tidak melakukan hal itu aku tidak akan direndahkan oleh pelacur dengan caci makian begini.. Dion hanya diam saja.. Lalu kukatakan padanya aku tidak benci dengan mu dan Dilla tapi aku INGAT.. Aku ingat kalau kalian pernah menyakiti ku secara keji..
__ADS_1