Bukan Menantu Idaman

Bukan Menantu Idaman
sebenarnya sakit apa


__ADS_3

5 menit kemudian Fahmi nampak sudah tenang dan kini masih duduk lemas .


" disini saja temani aku " nya Fahmi meraih tangan sari agar mendekat supaya Fahmi mudah menjangkau pundak sari dirinya ingin sekali bersandar dipundak sari .


" iya baiklah akan aku tunggu disini " kata sari menutup pintu setengah agar tak terlalu terlihat dari luar.


sari melihat Fahmi sedikit curiga kenapa dia bisa seperti itu .


" Fahmi kamu hutang penjelasan padaku tentang ini " kata sari membuat Fahmi yang terkulai lemas itu menoleh pada sari .


" nanti ya aku jelaskan ,biarkan seperti ini aku nyaman " kata Fahmi malah makin manja pada sari .


Fahmi benar benar merasa kini dirinya berada didekat ibunya . ia merindukan sosok seorang perempuan yang sangat menyayangi nya.


namu disisi lain sari Tenga berpikir keras dengan keadaan Fahmi yang sekarang.


*Fahmi kenapa bisa begini sebenarnya sakit apa dia ?


kenapa aku gak pernah tau padahal kan aku selalu bersamanya apa Sasa tau soal ini ?


pokoknya aku harus cari tau kalau Sampai Fahmi gak mau bicara* .


malam semakin larut sari pun pekan menggerak kan badan nya Pelan mengingat Fahmi tidur terlihat sangat nyenyak .


sari tak ingin tidurnya terganggu karena pergerakan nya.

__ADS_1


aku harus bertemu Sasa malam ini juga .


batin sari keluar dari kamar Fahmi secepatnya.


pelan menutup pintu sampai tak tau entah sudah berapa lama sasa ada di belakang nya .


sari hendak memutar tubuhnya dan.....


" ah astaghfirullah " kata sari memegangi dada nya yang berdegup kencang .


Sasa berdiri tegak menghadap padanya dengan mata penuh curiga dan tanda tanya ?


" kamu ini bikin aku jantungan" kata sari


" soal itu biar aku jelaskan nanti tapi ini lebih penting , tapi nggak disini ayo ke kamarku " kata sari menarik Sasa ikut dengan seraya menoleh ke kanan dan kiri takut ada yang menguping pembicaraan mereka .


...****************...


" aaarrgh sial " kata Agus kini duduk termenung sendirian di taman .


Agus duduk termenung masih memikirkan perkataan sari dan Fahmi ,kini dirinya frustasi seperti sudah tak ada harapan untuk nya .


" aku yakin pasti dia ingin menjauhi aku makanya bilang seperti itu " kata Agus meyakinkan dirinya.


suara gemericik air di bawah sana membuat Agus menoleh sekejap .

__ADS_1


aku kesal ia pun turun kebawah dekat taman itu disana ia bisa berteriak tanpa ada yang bisa mendengar mengingat derasnya air sungai yang begitu besar.


...****************...


" mbak ada apa ?" tanya Sasa


" sa apa Fahmi punya sakit selama ini kita dekat dengan dia sehat dan baik baik saja " kata sari


" aku gak tau mbak soal itu ,lagi pula kan mbak Fahmi kalau sama aku gimana orang nya " kata Sasa


" iya sih, tapi dia kalau sakit atau apa gitu jarang sekali bercerita" tutur sari


" mbak jawab dulu habis ngapain dikamar Fahmi pake mengendap endap segala lagi kaya maling tau nggak " kata Sasa aslinya dirinya menahan tawa mengingat kelakuan sari .


" ha ha ha itu biar Fahmi gak ke ganggu tidurnya, tau nggak waktu di atas loteng tadi dia tiba tiba batuk dan mengeluarkan darah sa" kata sari


" apa mbak seriusan mbak ?" tanya Sasa dengan penuh keterkejutan nya .


" iya sa "


sari dan Sasa saking pandang dengan pemikiran nya masing masing.


bersambung


jangan lupa Tinggalkan jejak kalian 😁

__ADS_1


__ADS_2