
5 menit kemudian Fahmi nampak sudah tenang dan kini masih duduk lemas .
" disini saja temani aku " nya Fahmi meraih tangan sari agar mendekat supaya Fahmi mudah menjangkau pundak sari dirinya ingin sekali bersandar dipundak sari .
" iya baiklah akan aku tunggu disini " kata sari menutup pintu setengah agar tak terlalu terlihat dari luar.
sari melihat Fahmi sedikit curiga kenapa dia bisa seperti itu .
" Fahmi kamu hutang penjelasan padaku tentang ini " kata sari membuat Fahmi yang terkulai lemas itu menoleh pada sari .
" nanti ya aku jelaskan ,biarkan seperti ini aku nyaman " kata Fahmi malah makin manja pada sari .
Fahmi benar benar merasa kini dirinya berada didekat ibunya . ia merindukan sosok seorang perempuan yang sangat menyayangi nya.
namu disisi lain sari Tenga berpikir keras dengan keadaan Fahmi yang sekarang.
*Fahmi kenapa bisa begini sebenarnya sakit apa dia ?
kenapa aku gak pernah tau padahal kan aku selalu bersamanya apa Sasa tau soal ini ?
pokoknya aku harus cari tau kalau Sampai Fahmi gak mau bicara* .
malam semakin larut sari pun pekan menggerak kan badan nya Pelan mengingat Fahmi tidur terlihat sangat nyenyak .
sari tak ingin tidurnya terganggu karena pergerakan nya.
__ADS_1
aku harus bertemu Sasa malam ini juga .
batin sari keluar dari kamar Fahmi secepatnya.
pelan menutup pintu sampai tak tau entah sudah berapa lama sasa ada di belakang nya .
sari hendak memutar tubuhnya dan.....
" ah astaghfirullah " kata sari memegangi dada nya yang berdegup kencang .
Sasa berdiri tegak menghadap padanya dengan mata penuh curiga dan tanda tanya ?
" kamu ini bikin aku jantungan" kata sari
" soal itu biar aku jelaskan nanti tapi ini lebih penting , tapi nggak disini ayo ke kamarku " kata sari menarik Sasa ikut dengan seraya menoleh ke kanan dan kiri takut ada yang menguping pembicaraan mereka .
...****************...
" aaarrgh sial " kata Agus kini duduk termenung sendirian di taman .
Agus duduk termenung masih memikirkan perkataan sari dan Fahmi ,kini dirinya frustasi seperti sudah tak ada harapan untuk nya .
" aku yakin pasti dia ingin menjauhi aku makanya bilang seperti itu " kata Agus meyakinkan dirinya.
suara gemericik air di bawah sana membuat Agus menoleh sekejap .
__ADS_1
aku kesal ia pun turun kebawah dekat taman itu disana ia bisa berteriak tanpa ada yang bisa mendengar mengingat derasnya air sungai yang begitu besar.
...****************...
" mbak ada apa ?" tanya Sasa
" sa apa Fahmi punya sakit selama ini kita dekat dengan dia sehat dan baik baik saja " kata sari
" aku gak tau mbak soal itu ,lagi pula kan mbak Fahmi kalau sama aku gimana orang nya " kata Sasa
" iya sih, tapi dia kalau sakit atau apa gitu jarang sekali bercerita" tutur sari
" mbak jawab dulu habis ngapain dikamar Fahmi pake mengendap endap segala lagi kaya maling tau nggak " kata Sasa aslinya dirinya menahan tawa mengingat kelakuan sari .
" ha ha ha itu biar Fahmi gak ke ganggu tidurnya, tau nggak waktu di atas loteng tadi dia tiba tiba batuk dan mengeluarkan darah sa" kata sari
" apa mbak seriusan mbak ?" tanya Sasa dengan penuh keterkejutan nya .
" iya sa "
sari dan Sasa saking pandang dengan pemikiran nya masing masing.
bersambung
jangan lupa Tinggalkan jejak kalian 😁
__ADS_1