
Sampain nya dilantai atas
" Pak Bu sekali lagi saya ucapkan terbanyak sudah membantu saya , seperti nya kami akan sangat betah disini mengingatkan tempat saja sangat nyaman dan juga jauh dari kebisingan " kata Agus panjang lebar
" Oh tentu saja nak , kalau ada apa-apa panggil bapak Ndak apa apa saya siap membantu ya kan Bu " kata suami Bu Rina
" Iya betul itu pak " kata Bu arina tersenyum sangat ramah
Hati Mia dan Agus merasa terharu dan tersentuh dirumah mereka diperlakukan tidak baik namun berbeda disini mereka seperti memiliki orang tua yang baik .
" Kalau begitu kami permisi ya nak Agus dan mbak Mia selamat beristirahat " Kat Bu Rina pamitan
" Iya sudah jam 2 mungkin sebentar lagi banyak yang akan pulang " kata suami Bu Rina
Kemudian berlalu dari hadapan Agus dan Mia .
" Mas istirahat dulu nanti saja beresin barang barang nya " kata Mia merebahkan tubuhnya di samping putri Cantik nya .
" Iya mas udah beli tak baju buat anak kita , nanti kita " kata Agus
" Mas Agus emang hebat " Mia memuji Agus membuat tersenyum manis.
Mia kelelahan begitu juga dengan Agus kini keduanya tertidur pulas hingga pukul 4 sore .
Pukul 4 sore di restoran masih rampai ramai pengunjung .
" Masya Allah ramai banget jadi lembur kita " kata Sasa
__ADS_1
" Semangat jangan pantang menyerah katanya mau dilamar" kata sari
" Hehehe tadi hanya gurauan mbak aku sebenarnya belum siap" kata Sasa
" Loh kenapa" tanya sari
" Ya gitulah mbak " jawab Sasa
" Kalau kamu yakin , pasti semua akan baik baik saja percaya lah " kata sari kemudian dipanggil salah satu pengunjung.
" Iya mbak aku yakin kok" jawab Sasa kemudian melenggang pergi dari hadapan Sari
Di tengah sibuk-sibuknya Fahmi dikejutkan kedatangan seseorang yang ia kenal .
" Dia kan istri baru nya Agus kan ngapain lagi kesini " kata Fahmi lalu berjalan kearahnya.
" Pesan ayam penyet 2 mas sama minumnya es teh saja dibungkus ya " kata Mia
" Iya baiklah ditunggu ya mbak " kata Fahmi kemudian pergi .
Dari kejauhan sari melihat adegan Fahmi dan Mia berbincang bincang ada rasa cemburu disana .
" Awas saja kalau genit genit sana Fahmi habis ku " ucap sari dengan muka merah padam namun ia tahan sebaik mungkin.
" Kenapa mbak kok mukanya begitu " tanya Fadil kebetulan lewat didepannya.
" Itu temenmu mulai genit sama istri orang" kata sari kemudian melenggang pergi.
__ADS_1
" Lucu sekali ya kalau perempuan udah cemburu , gak ketulungan" Kata Fadil sambil tertawa kemudian ikut pergi menyapa pengunjung yang berdatangan.
" Ini kah pesanan nya silahkan bayar di kasih sebelah sana " kata Fahmi menunjukkan tempat kasir
" Oh iya terima kasih kak " kata Mia beranjak dari duduknya.
Setelah selesai Mia langsung pulang ke kos nya
...****************...
" Lama sekali ma , rame ya " tanya Agus membuka makanan yang baru dibeli Mia
" Iya mas rame banget hari Senin mungkin makanya rame banget , andai aku kerja disana pasti kecapekan banget bisa bisa " kata Mia ikut duduk menikmati makanan yang baru dibeli nya.
" Ntar saja kalau putri sudah besar kamu boleh bekerja nanti aku akan cari kerja yang bisa ambil siang saja biar bisa bergantian jaganya bagaimana" tanya Agus mengutarakan usulnya
" Ide bagus mas kalau gini kan aku bisa punya uang sendiri kan " kata Mia senang
" Iya memang ini kan yang ingin aku rencanakan namun semua gagak gara gara ibu , aku gak ma kayak dulu lagi sudah cukup untuk semuanya" kata Agus menuturkan esa penyesalan nya .
" Sudahlah mas mungkin ini juga karma ku telah merusak rumah tangga mu sama mbak sari ," kata Mia
" Sudahlah mari kita pikirkan masa depan kita yang dulu biarlah berlalu" kata Agus tersenyum hangat .
Mia pun melihat ada ketulusan disana ia yakin bahwa Agus akan berubah
bersambung
__ADS_1