
sampai di kost an sari segera mandi karena tubuh nya sudah sangat lengket .
15 menit kemudian ....
sari keluar bertepatan dengan Fahmi yang tiba tiba sudah berdiri di ambang pintu dengan menyadarkan tubuh nya pada tembok tangan disilangkan ke depan.
" cantik mau gak dinner " tanya Fahmi sambil mengedipkan matanya.
" idih amit amit " kata sari ketus berlalu pergi begitu saja
,Fahmi yang Melihat sari jadi berubah begitu jadi bingung sendiri apa salahnya. kemudian dia masuk kamar mandi .
selesai mandi Fahmi keluar sekedar duduk duduk saja didepan kamarnya sambil minum kopi yang tadi dibeli nya . ingin sekali rasanya berdua dengan sari namun saat ini seperti nya sari tak ma bicara lagi padanya.
sari jadi baad mood karena Mia yang tiba-tiba tahu dimana tempat ia bekerja.
" kesel deh ngapain sih dia harus tau aku kerja disana bikin baad mood saja " kata sari melempar lempar semua yang ada dikamar nya .
kamar yang semula tapi kini menjadi seperti kapal pecah .
DUARR ..
__ADS_1
terdengar dari kamar sari Fahmi pun bergegas masuk kesana Tanpa mengetuk pintu dan melihat isi kamar sari ia pun segera menghampiri nya dan memeluk nya dari belakang.
sari yang mendapat perlakuan itu pun hanya diam tak berkutik sama sekali, bahkan emosi ya yang tadi tidak stabil kini telah hilang begitu saja .
sari merasa pelukan ini yang paling nyaman,bahkan sampai melupakan apa yang terjadi di siang tadi .
sari memejamkan matanya sejenak.
kemudian ia pelan melepas pelukan itu dan berbalik .
langsung saja ia matanya melotot kala melihat Fahmi ada dikamar nya .
" heh kamu masuk Tanpa izin ku " kata sari memukul Fahmi dengan bantal kecil kesayangan nya .
lalu ia kembali memeluk Fahmi lagi dengan air matanya yang perlahan keluar begitu saja.
dengan setia Fahmi memeluk nya lagi dengan sayang ia merasa sakit jika melihat orang yang dia sayang jadi sedih seperti ini
" sari sudah jangan nangis cerita saja aku akan dengar kan " kata Fahmi tak sadar dirinyalah mencium pucuk rambut sari .
" gak ada kamu keluar ya kalau ada yang lihat kamu disini takutnya mereka salah paham " kata sari melepas pelukannya dan menyeka air matanya yang membasahi pipinya
__ADS_1
" beneran kamu gak apa-apa, aku sudah baikan kok " kata sari kini terlihat senyuman nya .
" ya sudah aku bikin kan teh hangat ya " tanya Fahmi sebelum keluar dari kamar nya .
" iya boleh jika tidak merepotkan" kata sari
" oke tunggu ya " kata Fahmi lalu keluar dari sana .
" ya Tuhan andaikan dulu dia gak datang aku bakal serapuh ini , aku kuat tapi hatiku nggak kuat ya Allah, sampai kapan aku harus menyembunyikan nya dari dia " batin sari .
" sar ini teh nya diminum dulu ya " akta Fahmi menyodorkan segelas teh hangat.
" Terimakasih " kata sari dengan seulas senyuman.
sari meminum segelas teh hangat dari Fahmi sampai habis tak tersisa.
astaga dia ini kenapa sih ? apa dia trauma ya
" sudah baikan cerita lah ada apa ?" tanya Fahmi menatap wajah sari
" aku gak apa-apa cuma kalau lihat tuh perempuan ingin sekali aku cakar cakar mukanya" kata sari .
__ADS_1
" aku harap kamu nggak trauma sari " kata Fahmi
" ah , jangan gitu lah " kata sari