Bukan Menantu Idaman

Bukan Menantu Idaman
calon istri


__ADS_3

Brakk


Brakk


" Duh apaan sih berisik banget masih pagi juga " kata Sera baru bangun


" Apa pagi katamu ini sudah waktunya anakmu sekolah" kata Bu Sri geram terhadap kelakuan Sera tips hari selalu bangun siang sementara anaknya harus ke sekolah pagi


pagi


Brakk


barang barang yang ada didepannya ia banting begitu saja .


" Cepat bangun tuh anakmu mau sekolah udah bagus ibu mandiin tinggal antar saja malas " cecar Bu Sri kemudian kembali duduk didepan mesin jahitnya


" Sialan " batin Sera masuk kedalam kamar berganti baju tanpa mandi terlebih dahulu .


5 menit kemudian Sera ke kamar mandi sekedar mencuci muka .


Dih jorok sekali ya si Sera ini .


" Ma cepat sudah siang " teriak sang anak dari depan yang sudah rapi


" Iya tungguin mama " jawab Sera dari dalam ia terus melangkah kedepan tanpa menoleh ataupun pamit pada Bu Sri .


" Sudah pamit sama nenek belum " tanya Sera


" Sudah ma " jawab anaknya

__ADS_1


Sera pun berangkat mengantar anaknya sekolah.


" Dih amit amit anakku punya istri seperti itu sudah malas gak bisa hasilkan duit lagi yang bikin aku geram masak juga gak bisa ko beda jauh sama si Mia ya walaupun gak bisa cari duit tapi ternyata dia punya mengurus rumah dan pinta masak , ah sudahlah kenapa jadi memuji dia " kata Bu Sri melanjutkan pekerjaan nya .


Di ruang tamu nenek hanya diam mendengar ocehan anaknya dengan cucu menantu nya itu . Setiap hari hanya kedengaran mereka berdua bertengkar tak ada habis-habisnya bagaikan makanan sehari-hari untuk sang nenek .


Dari luar terlihat seorang perempuan berhijab bertumbuh pendek sedikit gemuk datang bertamu kerumahnya .


"Assalamualaikum " sapa nya mengetuk pintu


" Wallaikum salam " jawab sang nenek kemudian berdiri mendekati nya


" Cari siapa ya " tanya nenek


" Bu Sri nya ada nek " tanya nya


" Oh ya sebentar ya saya panggil kan " kata nenek kemudian berlalu ke belakang


" Nak ada yang nyari " kata sang nenek


" Bilang saja Bu aku gak ada " jawab Bu Sri


" Iya baiklah" kata nenek kemudian berbalik ke ruang tamu


sampai diruang tamu orang tadi duduk anteng menunggu nya .


" Maaf nak Bu Sri nya gak ada " kata nenek yang sudah duduk didepan nya .


" Oh begitu ya nek padahal sudah nunggak dua kali " kata nya kemudian beranjak pamit

__ADS_1


" Kalau begitu say permisi nek assalamualaikum " keluar dari ruang tamu


" Wallaikum salam " jawab nenek .


...****************...


Bau masakan sudah sampai di hidung Fahmi yang tengah tidur di depan tv , semalam Fahmi tak tidur di kamar karena ditempati sari . ia sangat menghargai sari sebagai seorang perempuan .


" Hmm wangi sekali siapa yang masak nih perasaan ibu gak ada " kata Fahmi masih dalam mata terpejam


" Bangun kamu mau berangkat jam berapa sih dek " kata Dimas yang sudah duduk didekat nya .


" Bangun dek sudah jam 6 lebih ini loh " kata sang kakak lagi


" Iya iya btw kakak masak ya kayaknya enak banget jadi lapar aku " kaya Fahmi kemudian tak lama perutnya ikut berbicara minta di isi


krukk


krukk


" Nah kan ikut protes " kata Fahmi


" Ya sudah sana main dulu sebelum berangkat , bapak berpesan Kalau berangkat hati hati trus itu ada oleh oleh buat adik ipar " kata Dimas menunjukkan kardus kecil dimeja


" Buset apaan itu kak " tanya Fahmi yang kini sudah duduk .


" itu cemilan dan buah buahan hasil kebun kita buat istri mu " kata Dimas


" wah wah baru datang udah disambut seperti anak sendiri duh jadi iri aku " kata Fahmi tersenyum senang sari diterima di keluarganya .

__ADS_1


" Istri kata hahaha " kata Fahmi tertawa renyah.


bersambung


__ADS_2