
Sari pun menjadi diam seribu bahasa Fahmi yang menyadari itu pun berusaha mencairkan suasana.
" Oh ya tadi ayah kan bawain kita oleh oleh kamu taruh dimana mati kita makan sama sama" tanya Fahmi
" Ada di kamar ambil lah aku capek belum istirahat sama sekali tadi " kata sari
Fahmi pun ya menjawab ia langsung bergegas ke kamar sari , Fahmi kembali dengan membawa kardus sedang .
" Wah ayah nya mas Fahmi baik banget " kata Fadil
" Iya kah sesuai dengan anak nya " kata sari kini angkat bicara
" Bisa saja nih sayang " kata Fahmi tersenyum manis
" Dih ko jadi gini " kata sari sedikit berpura pura nyinyir
sontak membuat semua nya tertawa lepas.
" Sudah sudah kapan kita makan nya " kaya Sasa TK sabar
" Iya iya baiklah kami diam " kata Fahmi kemudian mengambil satu persatu makanan dan buah buahan dari dalam kardus.
" say gimana kalau kita kasih buah buat anaknya ( Agus) " kata Fahmi
" Buat anaknya ,ide bagus tapi kamu yang mengantar nya aku tidak mau " kata sari
" Iya baiklah aku yang akan mengantarnya .
Fahmi turun tangga setelah memberikan buah oleh olehnya kepada Mia dan Agus.
" Sudah " tanya sari
"Sudah sayangku " jawab Fahmi gemas dengan mencubit pipi sari yang agak tembem itu .
" jangan begitu sakit " kata sari
" Hehehe gemes banget sih " kata Fahmi kemudian memeluknya erat dan begitu sayang.
...****************...
__ADS_1
" Mas sudah denger belum mbak sari mau menikah " kata Mia
" Hah sama siapa " kata Agus pura pura kaget padahal dalam hatinya merasa sesak . masih ada sedikit rasa cinta dihatinya walaupun kini dia telah bersama Mia
" Dengan pacarnya lah mas sama siapa lagi " kata Mia nampak wajahnya serius
" Oh " kata Agus sibuk dengan game di ponsel nya
" Kita di undang loh mas " kata Mia
" Undangan nya mana " kata Agus bertanya
" Undangan nyusul kata mba Sasa temanya mbak sari yang bilang
Dalam hati ingin sekali menyaksikan sari tersenyum dihari kebahagiaan nya namun ada hal lain membuat ia enggan akan datang .
" Kamu saja yang datang aku gak datang mas sibuk Mia " kata Agus
" Yah terus aku gimana , masa iya ngojek mas " kata Mia
" Bareng sama Bu Rina saja mandi juga datang " kata Agus
" Iya kah mas " tanya Mia
Suara ketukan pintu membuat Mia dan Agus saling pandang.
" Biar aku bukain mas " kata Mia langsung berdiri .
" Oh mbak sa ada apa" kata Mia begitu membuka pintu
" Ini mbak undangan dari mbak sari , mau ngasih kemaren tapi.mbak sari sudah cuti duluan " kata Sasa
Ya beberapa hari yang lalu setelah undangan jadi sari dan Fahmi mengambil cuti 2 Minggu .
" Oh begitu iya terima kasih ya mbak " kata Mia
" Iya sama sama mbak kalau begitu saya permisi dulu masih banyak yang mau diantar kan " kata Sasa.
" Oh iya mbak hati hati " kata Mia dengan senyum ramahnya.
__ADS_1
Semua undangan telah tersebar acar hari H pun hanya menunggu beberapa hari lagi sari yang sedang tiduran mendengar suar ponselnya bergetar.
kring
kring
kring
( hallo ) jawab seseorang dari seberang
( Iya hallo tumben nih jam segini telpon) jawab sari
( yg kangen sayang ) jawab nya dari sebrang sana
( Ya sama dong , tapi gak apa-apa bentar lagi kan tiap hari bersama ) jawab sari dengan tersenyum senyum sendiri di kamar
( hahaha jadi inget pipi Cubi mu pengen deh cubit ) kata Fahmi
( Jangan dong sakit nanti ) kata sari
( Enggak , enggak sakit pelan pelan cubit nya ) kata Fahmi
( Sudah makan belum ) tanya sari
( Sudah sayang ) jawab Fahmi dengan nada manja nan lembut didengar
( Ya sudah tidur sekarang sudah malam ) kata sari
( Sebentar masih kangen ) kata Fahmi
( Iya iya sayang ada apa sih ) kaya sari
( Kangen pengen peluk ) kaya Fahmi dibuat buat
( Ntar lagi kan sah nanti saja ya ) kata sari
( Iya deh iya , ya sudah yuk bobok sudah ngantuk nih aku ) kaya Fahmi dari balik telpon terdengar dirinya tengah menguap
( Ya sudah bobok Sampai ketemu 4 hari lagi ) kata sari kemudian menutup telepon nya
__ADS_1
Sari pun bergegas menarik selimut dan tidur begitu juga dengan Fahmi .
bersambung