
" aku harus selidiki tapi siapa.yang mau membantuku " batin sari
" ini sudah malam berangkat jam berapa" ucap agus mengejutkan lamunan sari
" baru magrib , nantilah habis Isyak" ucap Sri semakin yakin ada sesuatu yang disembunyikan.
" kalau gitu aku keluar dulu , mau kerumah teman karena aku harus cari pekerjaan baru " ucapnya
" loh mas udah gak kerja disana" ucap sari begitu terkejut mengetahui sang suami tak lagi bekerja
" iy baru keluar satu Minggu yang lalu" ucapnya berbohong.
" aku ikut ya sekalian beli oleh-oleh" ucap sari
" Ndak usah nanti aku belikan " ucap Agus
" ya sudah " ucap sari cemberut
disisi lain Mia sudah menanti seseorang disebuah cafe kecil milik temanya .
" lama sekali sih " ucapnya menggerutu sendiri.
" maaf menunggu lama " ucapnya
" ko lama pasti istri tuamu gak mengijinkan ya " ucap Mia
" tadi dia mau ikut ya gak bolehin dong " ucap Agus. ya ternyata yang ditunggu Mia itu Agus . dan Agus lagi lagi membohongi sari .
" hmm ya sudah emang nya dia belum berangkat mas" tanya mia
" nanti jam 7 dia berangkat katanya dan aku harus cari oleh-oleh buat dia bawa" ucap Agus
" ya udah kalau gitu ayo kita Carikan nanti setelah dia berangkat kita bisa berduaan deh " ucap Mia penuh semangat
" ya udah ayo " ucap Agus beranjak dari duduknya.
satu jam lebih ia berbelanja oleh oleh semua yang dicari sudah dapat Agus bergegas pulang .
sari yang menunggu dirumah nampak sudah cemberut saja.
" lama banget sih mas Agus ini udah jam 7 lebih " ucap sari sambil berjalan mondar mandir dari dari tadi .
" sabar dek mungkin masih dirumah temen nya " ucap Sera yang dari tadi duduk bersama nya .
tak berselang lama terdengar suara motor agus didepan rumah.
" nah itu dia dek , ini udah nunggu lama dari mana saja sih dek " ucap Sera.
"ya maaf habis rame banget tadi dipasar" ucap Agus .
" nih oleh oleh nya hati hati dijalan kayanya rame tuh jalan " ucapnya sambil menyodorkan sebuah kardus kecil .
" banyak banget mas , kak Sera mau nggak " ucapnya membuka kardus itu .
" boleh " ucap Sera.
" nih kak " ucap sari memberikan 2 bungkus plastik berisi kue khas di kota B .
" makasih sari oh ya hati hati kalau balik mana udah malam usahakan jangan tidur ya " ucap Sera
" iya kak" ucap sari masuk ke kamar membereskan baju bajunya yang akan dibawanya.
satu jam kemudian....
sari berpamitan sebelum pergi suqti masalah terjadi entah apa salahnya tiba tiba sari dituduh .
__ADS_1
" kamu tahu gak kalau dirumah itu bilangin sama orang itu bertanya jangan diam saja " ucap ayah mertuanya bernama pak ji
" istri mu itu gak punya mulut ya !!
mau berangkat gak bilang dulu sama ibu lihat ibumu kaya gini gara gara siapa ? ya istrimu !!
" ucap pak ji
Agus hanya diam saja begitu pun dengan sari yang tak tahu apa masalah.
" salahku apa coba diruma semua aku kerjakan masak juga aku bahkan belanja pun juga aku pake uangku bahkan aku tak pernah meminta untuk dikembalikan" batin sari
" dia gak tau apa apa pak sudah lah jangan menuduhnya" ucap Agus
" terus saja bela sana biar ibumu mati saja " ucap pak ji
terus menuduh sari tanpa sebab ,
Bu Sri tampak tergeletak lemas tak sadarkan diri di ruang tv itu semua orang berkumpul disana.
Agus pun keluar duduk di ruang tamu ," aku balik besok saja ya mas " ucap sari lirih .
" ia tunggu sampai semua baik ya " ucapnya
" hmm" ucap sari
suasana hening sejenak setelah Bu Sri sadar ia bangun dan duduk didekat sari .
" berangkat kapan nak " ucap Bu Sri yang tadi pingsan tak sadarkan diri dan tak atau kejadian saling menyalahkan terjadi.
" besok subuh buk " ucap sari
" ya sudah kamu tidur saja biar besok tidak telat " ucap Bu Sri
kring
kring
kring
alarm yang dipasang sari menyala keras .
sari bangun mengumpulkan nyawa .
" huahmm mas bangun anterin " ucap sari menggoyangkan lengan Agus .
" hmm ,jam berapa" ucapnya sambil meregangkan otot-otot nya
" huahhh" sekali sekali menguap
" udah jam 4 nih mas , bentar aku cuci muka dulu " ucapnya bangun dari tidurnya beranjak ke kamar mandi.
Agus pun bangun dan bersiap siap mengantar sari sampai di terminal.
" mas aku berangkat dulu ya " ucap sari
" iya hati hati doa in nanti mas dapat pekerjaan" ucap Agus
" iya mas pasti ,ya udah aku pamit " ucapnya lalu mencium tangan suaminya sebelum naik ke bus .
" akhirnya dia berangkat juga " batin Agus setelah bus yang membawa istrinya pergi dari hadapannya hingga tak terlihat lagi .
dret
dret
__ADS_1
dret
suara ponsel Agus
" hallo " ucapnya
" gimana mas dia udah berangkat" ucapnya seorang perempuan diseberang sana yang tak lain Mia istri sirinya .
" sudah " ucapnya singkat
" yes bisa berduaan lagi deh " ucap nya dengan sumringah
" langsung kesini aja ya mas dah kangen nih " ucap Mia
" iya , mas kesana tunggu saja sebentar lagi sampai " ucap Agus mematikan telepon dan langsung tancap gas menuju kos nya Mia .
didalam bus masih berpikir keras ingin balik lagi dan menyelidiki semua namun apalah daya ia terikat kerja yang tak bisa ditinggali.
" aku minta tolong seseorang" bergumam sendiri.
tak lama kemudian ia tertidur didalam bus.
seseorang menyentuh tubuhnya dengan menggunakan jari jemarinya
" mbak sudah hampir dekat " ucapnya berlalu begitu saja
sari yang merasa dibangun kan segera membuka matanya perlahan dan meregangkan otot-otot nya .
" udah sampai mana ini " ucapnya lirih lalu membuka aplikasi google map .
" masih satu jam lagi " ucapnya lagi menutup ponsel nya
sari mengotak Atik ponselnya, melihat beberapa menit lalu ada pesan dari Fahmi
"sari kamu sudah sampai mana "
begitu lah isi pesan tersebut ,sari segera membalas nya .
" aku hampir dekat ko " balas sari
Ting
ponselnya kembali mendapatkan notice pesan.
" aku jemput ya ,tunggu aku disana" ucapnya setelah itu tak bisa dihubungi lagi .
sari menghela nafas kasarnya, ia melihat keluar jendela meratapi nasibnya yang tak sesuai ekspektasi yang ia harapkan selama ini .
tak lama kemudian bus pun berhenti disebuah terminal kota.
" udah sampai pak " ucap sari pada salah satu crew bus itu
" sudah sampai mbak " ucapnya
" oh iya terimakasih pak " ucapnya lalu turun lagi dan lagi ia meregangkan otot-otot tubuhnya.
" Alhamdulillah aku udah sampai " ucapnya lalu masuk melintas dalam ruangan disana banyak warung yang sudah buka namun sari tak ingin beli apa pun melainkan ingin cepat sampai , sampai didepan terminal sudah disambut seseorang dengan senyum ramahnya.
" aku pikir nunggu lama , ternyata kami gercep " ucap sari
" iya dong biar gak telat kan " ucapnya
" hehe iya " ucap sari
Fahmi memberikan helm satunya pada sari setelah sari naik dibelakang nya fahmi menyalakan motornya dan pergi dari sana
__ADS_1