
malam pukul 22.00 masih berkumpul dimeja makan .
" sudah malam ayo tidur kami kemaren habis kambuh cepat tidur " kata sari
" katanya pacaran ko kamu aku sih , pake panggilan sayang dong " kata Sasa
" apa sih gak ada ko " kata sari malu malu
" malu malu tapi mau " kata Fahmi membuat wajah sari memerah
blush
" ha ha ha " tawa Fahmi
" kan malu dia " kata Fahmi lagi
" udah ayok tidur "kata Fahmi menarik sari menjauhh dari Sasa dan Fadil .
" kita mau kemana kan kamar nya disana " kata sari
" naik ke atas sebentar aku mau jelasin sesuatu" kata Fahmi menarik sari dalam rangkulan nya.
" ah iya aku sampai lupa " kata sari mengikuti langkah kaki Fahmi biar samaan .
sampai di atas sari duduk di sebelah Fahmi sesaat mereka saling temu pandang.
Fahmi menatap wajah sari sendu .
" ada apa " tanya sari gugup
" aku cinta sama sari sayang Banget " kata Fahmi tiba tiba membuat sari ingin tertawa namun ia tahan , sari memikirkan perasaan Fahmi .
" apa sih kamu harusnya gak suka sama aku , tau sendiri aku bekas orang" kata sari menatap lurus ke depan
" tau nggak kenapa aku sayang sama kamu sampai sekarang" tanya Fahmi pada sari , sari menoleh ke arah Fahmi
__ADS_1
" kenapa? " tanya sari
" sebenarnya aku sakit , walaupun tubuhku terlihat sehat tapi aku sakit sar "
" tapi bukan sakit hati loh ya , ini serius kamu tau kan akhir-akhir ini aku sering keluar darah dari hidung Ku dan sering minum obat juga tau kan ?" tanya Fahmi sari pun mengangguk paham .
" iya " jawab singkat sari
" aku sudah sakit beberapa bulan lalu sar , untung baru stadium awal bagaimana kalau sudah stadium akhir aku bisa apa , gak ada lagi kesempatan untuk ku bersama mu seperti janji ku dulu " mata Fahmi Melihat bintang di atas yang terlihat indah .
" jadi kamu sakit apa Fahmi apakah parah kenapa aku gak tau " tanya sari
" iya aku sengaja gak kasih tau biar kamu gak sedih " kata Fahmi menunduk
" jangan sedih aku akan selalu disini untuk mu " kata sari
" mau jadi teman ku selamanya ,bersama terus selamanya ya mau ya " kata Fahmi memohon
" kamu sakit apa sampai memohon begini , aku gak tau kita jalani saja dulu seperti sebelumnya" kata sari
" a apa kangker ya Allah" kata sari langsung menutup mulutnya tak percaya dengan yang Fahmi katakan.
seketika air mata yang tadi tertahan kini luruh seketika.
" jangan nangis sayang aku disini bersama mu untuk itulah aku akan berusaha sembuh " kata Fahmi
" janji ya mau sembuh untuk ku mau kan " kata sari melingkar jari kelingking nya pada jari kelingking Fahmi .
" iya janji " kata Fahmi serta ikut menangis.
kini keduanya berpelukan berkecamuk pada pemikiran masing-masing.
...****************...
di rumah sakit tangisan seorang bayi baru lahir terdengar keras di seluruh ruangan .
__ADS_1
" Alhamdulillah anak kita sehat " kata Agus
" Alhamdulillah akhirnya kita jadi orang tua ya mas " tangis haru Mia pecah
" iya sayang " kata Agus .
kini dirinya harus keruang bayi untuk mengdzankan bayi nya .
sementara Mia sedang dibersihkan oleh perawat .
diluar ibu Sri terlihat sangat senang kini rumah nya akan ramai lagi dengan kelahiran cucu nya yang ke dua .
" Alhamdulillah cucuku lahir dengan selamat " kata Bu Sri
" iya Bu kita ajak tinggal dirumah ya Bu kalau dek Agus " Alhamdulillah cucuku lahir dengan selamat " kata Bu Sri
" iya Bu kita ajak tinggal dirumah ya Bu kalau dek Agus kerja ya biar dia kerja sendiri masa iya Mia di ajak juga kan lumayan buat disuruh-suruh dirumah " kata Sera .
sera masih tetap sama ia sangat malas dalam mengerjakan pekerjaan rumah.
apalagi mengurus anak ia serahkan semua pada Bu Sri tanpa sungkan sama sekali.
" enak dong kamu , gak semua juga harus beres beres percuma aku punya menantu tapi pada gak becus ngurus rumah" Kata Bu Sri , seketika wajah Sera menjadi merah padam namun ia tahan .
kalau dirumah sudah pasti Sera bersuara melawan perkataan mertuanya itu .
Agus pun keluar dari ruang bayi kini ia kembali ke kamar rawat inap.
" gimana cucuku nak apa sudah cantik " tanya Bu Sri antusias ingin melihat
" sudah Bu tenang saja sedang tidur dia sangat cantik " kata Agus
" seperti bude nya ini pasti eh jangan bude tua dong kalau bude , mamah itu yang pantas" kata Sera dengan bangga nya
" udah tua aneh aneh " kata Agus .
__ADS_1
" sudah sudah Kalian ini ko ribut ini rumah sakit " kata Bu Sri.