Bukan Menantu Idaman

Bukan Menantu Idaman
buah strawberry


__ADS_3

Fahmi menatap sinis Agus ia tak suka orang seperti itu bermuka dua .


sok sok an perhatian namun banyak belati tajam ia simpan dibelakang yang siap ditusukkan pada sari .


sebelum itu terjadi Fahmi dengan cepat membuat sari mengerti yang sebenarnya terjadi . berkat Fahmi lah sari tak sampai terlalu banyak terkena belati itu karena ia sudah tahu lebih dulu dan berpura pura tidak tahu dan tidak terjadi apa-apa.


". loh mas tau dari mana aku sakit " tanya sari


" dari temanku kemaren mas datang ketempat kerjamu disana ketemu Sasa " jawab Agus enteng


" oh Sasa " sari mengangguk angguk kan kepalanya


" iya , sudah makan " tanya Agus


" belum mas , ini masih udah agak siang mas gak siap siap kerja ntar bos nya nyariin " kata sari


" mas ijin hari ini sampai kamu sembuh " Agus


" tapi kan ....( belum selesai ngomong Fahmi sudah memberikan kode untuk tidak memberi tahu pada Agus ) " sari


" ada apa " tanya Agus


" eh enggak mas , tadinya mau minta tolong Fahmi aku pengen buah mas " sari


" biar aku aja kamu mau buah apa " tanya Agus


" buah apa ya ?? buah strawberry aja mas ada gak ya " sari


" mana ada sari yang lain deh " Agus


" ya udah terserah mas aja " ( nampak wajah kekecewaan batu sekali mint udah gak bisa nurutin sementara sama Mia apapun diturutin itulah saat ini yang ada dipikiran nya ) " sari

__ADS_1


" ya udah masa keluar dulu Fahmi aku nitip bentr ya ,oh ya kami gak kerja " Agus


" gak mas aku jadwal libur hari ini " Fahmi


" oh " Agus berlalu keluar dari ruangan sari .


setelahnya Fahmi melihat sari sesenggukan ia mendekati nya .


" ada apa " Fahmi


" kamu lihat sendiri dia gak adil sama aku " jawab sari dengan Isak tangisnya


" sudah sudah aku Carikan dulu ya kami tenang aja aku pasti dapet " Fahmi mencoba menenangkan sari setelah dirasa sari tenang barulah ia keluar sebentar.


hari ini bagaikan hari yang sangat beruntung bagi Fahmi didepan rumah sakit itu ada seorang penjual buah kebetulan ada buah strawberry juga.


" Alhamdulillah" Fahmi mendekati penjual buah


" bang buah strawberry nya berapa an ??" Fahmi


" dua ya bang " Fahmi


" oh ya " bapak penjual


" ini dek " penjual


" makasih pak " setelah membayar nya Fahmi pergi dan segera menemui sari


.


"sari aku dapat " menunjukkan buah strawberry yang tadi dibeli

__ADS_1


" wah dapet dari mana " jawab sari sumringah


" didepan ada " kata Fahmi memberikan buahnya


" wah pinter sekali sahabat ku ini " kata sari sambil.memakan satu persatu buah strawberry


" itu suamimu kemana ?" tanya Fahmi


" keluar cari buah tadi kusuruh beli katanya gak ada gak musim tapi pas kamu keluar dapet " sari


" hehe bisa aja kami sari " Fahmi


tak berselang lama Agus pun sampai membawa buah anggur untuk nya ,


" buah anggur " tanya sari


" iya maaf GAK Nemu strawberry nya "


" iya gak apa-apa makasih " sari


" gimana keadaan anak kita sehat kan ?"tanya Agus membuat sari terdiam sejenak mengingat kemaren malam saat dirinya mengetahui yang sebenarnya dan karena Agus lah ia berada di rumah sakit sekarang.


" aku gagal mas ," sari menjadi lebih jutek


" gagal ? " tanya Agus


" iya aku keguguran !" ketua sari dalam hati menyumpahi Mia agar dia merasakan apa yang ia rasakan kini


" bagaimana bisa sari kamu gak hati hati kan " kata Agus terlihat mukanya mulai mendung ada sebuah penyesalan


" ada mas gak usah sedih belum rezeki " kata sari ia tahu apa yang dipikirkan Agus saat ini .

__ADS_1


" maaf sari saat kamu hamil aku gak ada disampingmu bahkan sampai dirumah sakit kalau bukan karena Sasa aku juga gak akan tahu " kata Agus


" udah lah mas namanya juga musibah semoga saja orang yang bikin aku kaya gini kena imbasnya dan lebih parah dariku " ketus sari membuat Agus diam sejenak .


__ADS_2