Bukan Menantu Idaman

Bukan Menantu Idaman
lembaran baru untuk ku


__ADS_3

sari kembali tenang setelah beberapa saat menangis .perlahan Fahmi melepaskan pelukannya.


" kita pulang sari sudah malam dan kami baru saja sembuh " kata Fahmi mengandeng yang sari berjalan .


" iya ayo aku sudah merasa kedinginan sekarang" kaya sari menaruh kedua tangan didepan dada .


" pakai jaketku saja " kata Fahmi melepas jaket yang ia kenakan .


" lalu kamu bagaimana" kata sari menerima jaket milik Fahmi


" aku tak apa yang penting kamu gak kenapa-kenapa" kata Fahmi terus berjalan ke depan diikuti sari dibelakang.


" kita naik becak mau ?" kata Agus membalikkan badannya.


" boleh " kata sari .


Fahmi berjalan lebih dulu mencari pangkalan becak .


" becak " kata Fahmi sedikit berteriak .


becak yang dipanggil pun segera menghampiri mereka berdua.


" antar kami ke jalan x ya pak" kata Fahmi

__ADS_1


" siap , naik mbak " kata tukang becak .


sari dan Fahmi naik mereka menikmati perjalanan pulang dengan naik becak .


" gimana sar menurutmu" kata Fahmi membuka suara terlebih dahulu


" hmm ya gitu deh hatiku sakit , tapi setelah naik becak jadi beda ,so makasih ya udah ngajak naik becak tau aja aku capek heheh " kata sari


" tenang saja apa sih yang gak buat kamu" kata Fahmi .


sari yang mendengar kata Fahmi pun seketika wajahnya berubah merah merona, malu ia memalingkan wajahnya ke sisi kiri.


" sudah sampai mas mbak " kata tukang becak laku berhenti .


" oh ya makasih ya pak " kata Fahmi membayar becak , becak pun pergi sari dan Fahmi segera naik kelantai atas dimana kamar kos mereka .


" iya sama sama ya udah sana istirahat soal tadi jangan dipikirkan oke .jaga kesehatan mi besok udah mulai kerja .kamu harus semangat jangan lemah dan pantang menyerah .buka lembaran baru "kata Fahmi memberi penuturan.


" iya siap bos " kata sari memberi hormat layaknya anak Pramuka


" hahaha sari sari sudah sana " kata Fahmi lalu ia masuk kekamarnya sendiri.


merasa dirinya lengket Fahmi mandi terlebih dahulu .

__ADS_1


sari masuk kedalam kamarnya ia terduduk didepan sisi pintu menelungkup menyembunyikan wajahnya.


seketika bulir bening menetes perlahan mengingat kejadian beberapa jam yang lalu.


kenapa harus begini aku pikir dia orang baik ,bahkan lebih baik dari Fahmi tapi ternyata aku salah . hiks..hiks...hiks....


sari terus merutuki kebodohan nya dulu percaya diri dicintai oleh Agus . kini ia tahu seperti apa si Agus ini .


"mulai sekarang aku harus terbiasa sendiri jadi mandiri, membuka lembaran baru semangat sari kamu harus bisa.ya aku bisa " kata sari memberi semangat kepada dirinya sendiri.


" badanku lengket aku harus mandi" kata sari berdiri dari duduknya kemudian meraih handuknya dan baju ganti berjalan keluar .


ceklek


sari membuka pintu ia terkejut melihat Fahmi habis mandi berdiri di depan pintu nya .


" ada apa ?" kata sari mengernyitkan dahi nya .


menatap Fahmi dengan keheranan ,


" kami mau kemana disuruh istirahat malah mau keluyuran" kata Fahmi penuh selidik


" aku mau mandi rasanya tubuhku lengket gerah aku juga capek mungkin dengan mandi badanku kembali fresh" kata sari

__ADS_1


" oh ya sudah ,maaf tadi aku pikir kau kemana" kata Fahmi sambil mesem mesem sendiri.


sari merasa Fahmi sedikit berbeda bukanya menjawab lagi ia pergi begitu saja kedalam kamar mandi .


__ADS_2