Bukan Menantu Idaman

Bukan Menantu Idaman
buah untuk sari


__ADS_3

sesabar sabarnya seseorang pasti ada batasnya begitupun dengan sari.


apa dia juga akan sabar ketika tahu kelakuan Agus yang selama ini disembunyikan nya itu .


kini sari melamun sendirian di tangga menggunakan piyama polkadot waran biru gelap .


seseorang memperhatikan dari jarak agak dekat namun karena sari melamun jadi tidak terlalu memperhatikan sekitar nya .


" sari sedang apa ?" tanya Fahmi baru datang dengan segelas kopi ditangannya


" gak apa apa ko , bawa apa itu mau dong " tanya sari


" ini kopi kamu gak boleh minum kopi " jawab Fahmi


" kamu minum susu ini " kata Fahmi menunjukkan satu dus susu khusus ibu hamil


" dapet dari mana " tanya sari penasaran


" hehehe tadi beli . beli ya buat kamu lah " kata Fahmi


" ya ampun Fahmi baik banget suami ku aja gak pernah menyuruh atau beliin atau ngirm susu buat aku kamu yang cuma temen seperhatian ini sama aku .makasih ya " kata sari matanya berkaca-kaca namun ia sembunyikan agar Fahmi tak tahu .


" iya sama sama , mau dibuatin?" tanya sari


" boleh tapi dikit aja ya " kata sari lagi


" oke siap Bu " kata fahmi .


tak butuh waktu lama susu nya pun jadi .


" ini sari " ucapnya menyodorkan gelas berisi susu hamil tersebut.

__ADS_1


" aku akan pulang seperti nya aku butuh dia ( suami ku )" kata sari


" boleh ku antar " kata Fahmi nampak khawatir


" tidak perlu dia ada disini tapi aku gak tau di nge kost dimana?" kata sari


Fahmi sedikit terkejut mendengar penuturan sari


" ada disini ? bagaimana mungkin ,sejak kapan kenapa aku gak tahu ? . apa sari tau kalau perempuan itu ikut kesini juga ? " batin Fahmi


" Fahmi " panggil sari namun tak ada jawaban


" Fahmi ,Fahmi hallooo " ucap sari


" eh iya ada apa ?" tanya Fahmi


" kamu melamun ?" kata sari


flash back of


*kemaren malam


" hallo mas aku kan hamil masa kamu gak temenin aku sih aku disini juga bekerja untuk kita loh " kata sari manja


" mas disini nanti mas kasih tahu ya ngekos dimana nya " kata Agus


" beneran mas disini ?" kata sari lagi dengan wajah sumringah


" iya mas disini kan mas kerja jadi sopir dek , jadi gak perlu kamu pulang nanti malah mabok dijalan " kata Agus sedikit memberikan perhatian


" ah iya mas benar juga , mas sudah makan belum ?" tanya sari penuh perhatian

__ADS_1


" sudah ko sudah tenang saja sari . kamu juga harus banyak istirahat ya jangan terlalu lelah " kata Agus lagi


" iya mas iya " jawab sari setelah itu ia mematikan ponselnya. ia akan tidur awal begitu senang mendapat perhatian dari Agus suaminya* .


flash back on


"aku masuk kamar dulu ya " kata sari


" iya cepat istirahat jangan banyak pikiran ya " kata Fahmi


" oke bos haahah lucu ya " kata sari kini terlibat lebih banyak tersenyum


" tumben ada apa dengannya ?" batin Fahmi


melihat punggung sari yang mulai tak kelihatan terhalang pintu kamarnya.


" Dahlah aku mau tidur juga " kata Fahmi .


" oh iya tadi aku mau keluar ya beli sesuatu hmm kali aja dia suka jarang aunlihat dia makan buah " kata Fahmi bangkit lagi dan mengambil jaketnya .


disebuah pasar tradisional


masih sangat ramai dikunjungi.


Fahmi segera menuju pedagang buah ia memilih beberapa buah yang akan di berikan pada sari besok pagi .


namun matanya malah tertuju pada pasangan yang seperti nya tak asing baginya . iya dia adalah Agus dan Mia .


seketika Fahmi berubah menjadi masam dan emosi namun ia tahan . ia sadar kini banyak orang disekitarnya.


Fahmi tak pernah kehabisan ide ia mengambil foto dan Video sebagai bukti nya nanti yang akan ia tunjukkan pada sari .

__ADS_1


__ADS_2