
" huek huek "
" kamu kenapa ?" tanya Agus
"aku gak tahu dari tadi mual terus kepala ku juga pusing " ucap Mia
( bisa barengan ya sama sari hmmm)
" kita periksa ya kerumah sakit " ucap Agus sedikit khawatir
" ya udah aku siap siap dulu " ucap Mia
15 menit kemudian....
sampailah Agus dan Mia dirumah sakit.
"bagaimana keadaan istri saya dok" ucap Agus
" selamat ya pak istrinya bapak sedang hamil " ucap sang dokter
" beneran dok " ucap Mia
" iya ibu anda sedang hamil" kata dokter itu.
Agus yang mendengar pun tak kalah senangnya kala mendapatkan kabar gembira tersebut.
" aku senang mendengar nya " ucap Agus selama dalam perjalanan pulang.
...****************...
sari pun sampai didepan restoran lgi lagi ia merasa pusing dan ingin muntah kembali segera ia berlari kedalam langsung menuju kamar mandi .
" kamu sakit sar " tanya teman yang lain
" gak tau nih badanku rasanya lemes banget " ucap sari
" udah dibilangin jangan kerja malah kerja " ucap Sasa yang baru datang
" aku gak mau libur libur lagi sa " ucap sari
" kamu itu sakit tapi tetep aja ngeyel" ucap Fahmi
" tau gak kita tuh khawatirkan kamu " ucap Fahmi
" iya maaf " kata sari langsung merubah mimik wajahnya sesal.
" nanti kita kedokter aku antar gak ada tapi tapi an atau alasan apa pun " ucap Fahmi
" iya " jawab sari singkat .
tak terasa hari semakin cepat sore hari sari sudah selesai bekerja dan hendak pulang .
" tunggu sar " sari pun menoleh siapa yang berbicara padanya
" ada apa ? " tanya sari
" ayo ikut kita langsung ke rumah sakit " ucap Fahmi
__ADS_1
" tapi aku udha nggak apa apa Lo " kata sari memang benar dia tidak apa-apa sekarang
" ya udah kalau gitu kita jalan bareng pulangnya " ucap Fahmi
" ayok "
" tungguin woi jangan tinggalin aku " kata Sasa berlari dari dalam restoran
" alamak Mak lampir lupa gak di tungguin " ucap Fahmi menepuk jidatnya sendiri
" hahahah lucu deh Fahmi " ucap sari
" hahaha " Fahmi pun ikut tertawa .
disaat mereka bertiga dalam perjalanan pulang salah satu diantara mereka melihat seseorang yang dia yakin itu Agus .
tapi anehnya Agus gak sendirian ada Mia dibelakang nya yang memeluk erat tubuhnya.
" mbak " ucap Sasa melongo
" apa " jawab sari
" bukanya itu kak Agus ya " ucap Sasa
sari dan Fahmi pun menoleh seseorang yang ditunjuk Sasa namun karena Agus naik motor jadi Fahmi dan sari tak melihat wajah Agus .
" maksudnya motirnya ya sa" ucap sari
" bukan mbak tapi itu tadi kak Agus " ucap Sasa
" sa udah deh mas Agus itu lagi kerja di jadi sopir Atua kang ojek lah " Kat sari
" sama aja sari " ucap Fahmi
sampai lah mereka di kost an sari kembali muntah muntah .
membuat Sasa dan Fahmi tak jadi mandi memilih menemani sari
" kamu gak apa-apa kita periksa ya " ucap Fahmi
" mual rasanya dan kepala ku pusing " ucap sari
" ya udah kita periksa cepat mandi dulu " ucap Fahmi
" hmm " hanya dijawab senada oleh sari
sari telah siap ia menunggu Fahmi selesai.
" ayok " kata Fahmi menutup pintu kamar nya dan menguncinya .
sampai di rumah sakit Fahmi menyuruh sari duduk saja ia tak tega melihat sari yang terlihat sangat lemas .
selesai mendaftar Fahmi duduk menemani sari hingga namanya dipanggil.
" bagaimana keadaan nya dok " kata Fahmi
" selamat ya pak istrinya hamil " kata dokter
__ADS_1
" apa hamil dok " kata Fahmi jantung nya langsung berdegup kencang
sari yang mendengar pun tak kalah kagetnya bercampur bahagia .
" istrinya dijaga ya pak dan tong jangan sampai dia kelelahan " Kata dokter lagi
" iya baik dokter terimakasih " kata Fahmi sebelum keluar dari ruangan dokter .
sejenak Fahmi melamun jika sari tau soal Agus dan Mia bagaimana cara nya agar Fahmi bisa menghibur sari nantinya . terlebih sari sedang hamil muda itu sangat rentan .
" aku harus mengabari mas Agus dulu " kata sari mengambil ponsel nya dari dalam tas .
" dia pasti senang bisa jadi ayah " Kat Fahmi
" pastinya " kata sari
*mas aku hamil 📩
apa kamu hamil sar 📩
iya mas aku hamil tapi kami seperti tidak bahagia 📩
aku bahagia sari 📩
mas sedang apa masih kerja ya 📩*
sari mengirim lagi pesan namun tak ada jawaban dari Agus membuat sari berpikir mungkin dia sedang sibuk .
disisi lain Agus mulai frustasi bagaimana bisa barengan gini .
Mia yang melihat Agus gelisah bertanya padanya .
"ada apa mas kok gelisah " kata Mia
" sari hamil " kata Agus
sontak mimik wajah Mia berubah menjadi benci dengan sari pasti dirinya akan disingkirkan dan ditinggalkan oleh Agus .
" kamu harus buat dia keguguran mas " kata Mia
" itu tidak mungkin Mia semua ini salah ku yang tega menduakan Mia dan itu semua Karena mu " Kat Agus mulai emosi
" apa mas aku gak salah jelas jelas mas mau menikahi aku dan melakukan hal terlarang itu " kata Mia tak kalah kesalnya
" kalau mas gak mau bikin dia keguguran aku akan ngomong sama dia bahwa aku dan mas sudah menikah dan aku minta dia menceraikan mu mas "
" jangan Mia kau mohon jangan " kata Agus memohon
" aku tidak peduli lagian keluarga mu juga gak suka dengan sari untuk apa mas pertahanan rumah tangga mu dengan ya " Kat Mia lagi
" itu bukan urusanmu Mia cukup diam saja " kata Agus
" mana bisa aku diam suamiku berbagi cinta dengan wanita lain , tak akan aku biarkan cepat atau lambat sari akan tau hal ini " kata Mia
obat sari sudah ditebus Fahmi akhirnya merekapun berdua pulang .
dalam hati Fahmi masih mengingat kata kata dokter" istrinya" Fahmi tersenyum getir mengingat nasib yang kini tak berpihak padanya .
__ADS_1
"aku tak yakin dirimu kuat jika tau kebenaranya sari , aku tak tega kamu dikhianati oleh nya tapi aku bisa apa " kata Fahmi dalam hati