Bukan Menantu Idaman

Bukan Menantu Idaman
positif 2


__ADS_3

" huek huek "


" kamu kenapa ?" tanya Agus


"aku gak tahu dari tadi mual terus kepala ku juga pusing " ucap Mia


( bisa barengan ya sama sari hmmm)


" kita periksa ya kerumah sakit " ucap Agus sedikit khawatir


" ya udah aku siap siap dulu " ucap Mia


15 menit kemudian....


sampailah Agus dan Mia dirumah sakit.


"bagaimana keadaan istri saya dok" ucap Agus


" selamat ya pak istrinya bapak sedang hamil " ucap sang dokter


" beneran dok " ucap Mia


" iya ibu anda sedang hamil" kata dokter itu.


Agus yang mendengar pun tak kalah senangnya kala mendapatkan kabar gembira tersebut.


" aku senang mendengar nya " ucap Agus selama dalam perjalanan pulang.


...****************...


sari pun sampai didepan restoran lgi lagi ia merasa pusing dan ingin muntah kembali segera ia berlari kedalam langsung menuju kamar mandi .


" kamu sakit sar " tanya teman yang lain


" gak tau nih badanku rasanya lemes banget " ucap sari


" udah dibilangin jangan kerja malah kerja " ucap Sasa yang baru datang


" aku gak mau libur libur lagi sa " ucap sari


" kamu itu sakit tapi tetep aja ngeyel" ucap Fahmi


" tau gak kita tuh khawatirkan kamu " ucap Fahmi


" iya maaf " kata sari langsung merubah mimik wajahnya sesal.


" nanti kita kedokter aku antar gak ada tapi tapi an atau alasan apa pun " ucap Fahmi


" iya " jawab sari singkat .


tak terasa hari semakin cepat sore hari sari sudah selesai bekerja dan hendak pulang .


" tunggu sar " sari pun menoleh siapa yang berbicara padanya


" ada apa ? " tanya sari


" ayo ikut kita langsung ke rumah sakit " ucap Fahmi

__ADS_1


" tapi aku udha nggak apa apa Lo " kata sari memang benar dia tidak apa-apa sekarang


" ya udah kalau gitu kita jalan bareng pulangnya " ucap Fahmi


" ayok "


" tungguin woi jangan tinggalin aku " kata Sasa berlari dari dalam restoran


" alamak Mak lampir lupa gak di tungguin " ucap Fahmi menepuk jidatnya sendiri


" hahahah lucu deh Fahmi " ucap sari


" hahaha " Fahmi pun ikut tertawa .


disaat mereka bertiga dalam perjalanan pulang salah satu diantara mereka melihat seseorang yang dia yakin itu Agus .


tapi anehnya Agus gak sendirian ada Mia dibelakang nya yang memeluk erat tubuhnya.


" mbak " ucap Sasa melongo


" apa " jawab sari


" bukanya itu kak Agus ya " ucap Sasa


sari dan Fahmi pun menoleh seseorang yang ditunjuk Sasa namun karena Agus naik motor jadi Fahmi dan sari tak melihat wajah Agus .


" maksudnya motirnya ya sa" ucap sari


" bukan mbak tapi itu tadi kak Agus " ucap Sasa


" sa udah deh mas Agus itu lagi kerja di jadi sopir Atua kang ojek lah " Kat sari


" sama aja sari " ucap Fahmi


sampai lah mereka di kost an sari kembali muntah muntah .


membuat Sasa dan Fahmi tak jadi mandi memilih menemani sari


" kamu gak apa-apa kita periksa ya " ucap Fahmi


" mual rasanya dan kepala ku pusing " ucap sari


" ya udah kita periksa cepat mandi dulu " ucap Fahmi


" hmm " hanya dijawab senada oleh sari


sari telah siap ia menunggu Fahmi selesai.


" ayok " kata Fahmi menutup pintu kamar nya dan menguncinya .


sampai di rumah sakit Fahmi menyuruh sari duduk saja ia tak tega melihat sari yang terlihat sangat lemas .


selesai mendaftar Fahmi duduk menemani sari hingga namanya dipanggil.


" bagaimana keadaan nya dok " kata Fahmi


" selamat ya pak istrinya hamil " kata dokter

__ADS_1


" apa hamil dok " kata Fahmi jantung nya langsung berdegup kencang


sari yang mendengar pun tak kalah kagetnya bercampur bahagia .


" istrinya dijaga ya pak dan tong jangan sampai dia kelelahan " Kata dokter lagi


" iya baik dokter terimakasih " kata Fahmi sebelum keluar dari ruangan dokter .


sejenak Fahmi melamun jika sari tau soal Agus dan Mia bagaimana cara nya agar Fahmi bisa menghibur sari nantinya . terlebih sari sedang hamil muda itu sangat rentan .


" aku harus mengabari mas Agus dulu " kata sari mengambil ponsel nya dari dalam tas .


" dia pasti senang bisa jadi ayah " Kat Fahmi


" pastinya " kata sari


*mas aku hamil 📩


apa kamu hamil sar 📩


iya mas aku hamil tapi kami seperti tidak bahagia 📩


aku bahagia sari 📩


mas sedang apa masih kerja ya 📩*


sari mengirim lagi pesan namun tak ada jawaban dari Agus membuat sari berpikir mungkin dia sedang sibuk .


disisi lain Agus mulai frustasi bagaimana bisa barengan gini .


Mia yang melihat Agus gelisah bertanya padanya .


"ada apa mas kok gelisah " kata Mia


" sari hamil " kata Agus


sontak mimik wajah Mia berubah menjadi benci dengan sari pasti dirinya akan disingkirkan dan ditinggalkan oleh Agus .


" kamu harus buat dia keguguran mas " kata Mia


" itu tidak mungkin Mia semua ini salah ku yang tega menduakan Mia dan itu semua Karena mu " Kat Agus mulai emosi


" apa mas aku gak salah jelas jelas mas mau menikahi aku dan melakukan hal terlarang itu " kata Mia tak kalah kesalnya


" kalau mas gak mau bikin dia keguguran aku akan ngomong sama dia bahwa aku dan mas sudah menikah dan aku minta dia menceraikan mu mas "


" jangan Mia kau mohon jangan " kata Agus memohon


" aku tidak peduli lagian keluarga mu juga gak suka dengan sari untuk apa mas pertahanan rumah tangga mu dengan ya " Kat Mia lagi


" itu bukan urusanmu Mia cukup diam saja " kata Agus


" mana bisa aku diam suamiku berbagi cinta dengan wanita lain , tak akan aku biarkan cepat atau lambat sari akan tau hal ini " kata Mia


obat sari sudah ditebus Fahmi akhirnya merekapun berdua pulang .


dalam hati Fahmi masih mengingat kata kata dokter" istrinya" Fahmi tersenyum getir mengingat nasib yang kini tak berpihak padanya .

__ADS_1


"aku tak yakin dirimu kuat jika tau kebenaranya sari , aku tak tega kamu dikhianati oleh nya tapi aku bisa apa " kata Fahmi dalam hati


__ADS_2