Bukan Menantu Idaman

Bukan Menantu Idaman
kembali


__ADS_3

sampai di kost an .....


tepat jam 07.00 pagi sari istirahat sejenak dan membereskan barang bawaannya dan tak lupa oleh oleh untuk kedua teman kost nya Sasa dan Fahmi .


" makasih ya udah jemput aku " ucap sari


" iya sama sama butuh apa pun aku siap bantuin kamu " ucap Fahmi


" heheh bisa aja suamiku aja gak pernah begitu bahkan akhir akhir ini beda banget " menaiki tangga dengan sedikit berlari


Fahmi berdiam sebentar melamun dimana dirinya beberapa hari lalu pulang ke kota B dimana keponakan nya tinggal .


jangan jangan dugaanku benar lagi ,tapi bagaimana bisa aku membuktikan nya . aja aku punya ide aku akan tanyakan pada Seva aja . kasihan lihat sari dia baik tapi suaminya .....ah sudah lah yang terpenting aku harus cari buktinya dulu .


" Fahmi Fahmi " tak ada jawaban sari pun menjitak dahi Fahmi .


plakkk


" aw sakit " ucapnya memegangi dahinya


" makanya jangan melamun kami kenapa sih , yuk buruan berangkat nanti kita terlambat" ucap sari yang sudah siap berangkat .


" kemana?" ucap Fahmi


" kerja lah " ucap sari


" hari ini gak kerja sar semua diliburkan" ucap Fahmi


" hah serius" ucap sari tak percaya


" iya " ucap Fahmi


" kalau kamu ada masalah cerita aja aku pasti bantu " ucap Fahmi


" aku butuh seseorang untuk membantu misiku aja " ucap sari ragu ragu


" misi ? , misi apa " ucap Fahmi


sari pun duduk disebelah Fahmi dan mulai cerita tentang apa yang dialami nya ketika pulang kemaren .


" oh begitu trus kamu mau cari bukti gitu " ucap Fahmi


" entahlah tapi aku rasa ada yang dapat sembunyikan dariku " ucap sari masih dalam keadaan khawatir dan cemas.


" semoga saja dugaan ku salah" ucap sambil berjalan mondar mandir.


" aku mau bantu kalau kamu mau aku pastikan itu real " ucap Fahmi membuat sari menghentikan langkahnya.


" benarkah ? , tapi jangan sampai ada yang tahu ." ucap sari


" iya aku pastikan tak akan ada yang tau selain kita , aku akan minta bantuan keponakan ku kebetulan pas aku kesana dia menghadiri pernikahan temanya dan ...." ucap nya terpotong oleh sari


" dan apa ??" ucapnya penasaran

__ADS_1


" dan ya hampir mirip yang kemaren aku tunjukkan padamu " ucap Fahmi


" itu temanya mas Agus Mia nama nya , dan cwo ya emang mirip tapi itu gak mungkin " ucap sari merasa semakin gelisah jika itu semua benar benar terjadi.


" gak usah takut masih ada aku " ucap Fahmi


" ini bukan masalah takut atau enggak , ini masalah nya hati dan pengorbanan " ucapnya lagi .


" ya sudah istirahat dulu aku mau keluar sebentar" ucap Fahmi beranjak dari tempat duduknya.


" iya baiklah" masuk ke kamar .


***********


di meja makan dua insan sedang melepas rindu


sesekali terdengar suara ******* .


" uuhhhhhhh" ucap salah satunya


" permen yang manis " ucap perempuan itu menjilati permen seperti makan es krim .


hampir satu jam akhirnya merasa kelelahan dan tertidur di sofa .


sementara Mia tidak ia langsung mandi dan memasak untuk makan siang .


" tidurlah yang nyenyak habis ini aku mau makan es krim lagi " ucap Mia lalu pergi meninggalkan Agus tertidur.


" masak apa ...hmm.aromanya enak sekali bikin lapar " ucap Agus


" masak kesukaan mu dong mas apalagi," ucap Mia bergelayut manja di lengan Agus


" baiklah aku mandi dulu kita makan bersama" ucap Agus melepaskan tangan Mia pelan


" cepatlah habis ini anterin aku " ucap Mia


15 menit cukup untuk Agus menyelesaikan ritual mandi nya .


" ambilkan makanan" ucap Agus langsung duduk di meja makan sehabis mandi .


" baiklah" ucap Mia mengambil nasi dan lauk pauknya.


" cepat makan aku siap siap dulu " ucap Mia meninggalkan Agus dimeja makan sendiri .


Beberapa menit berlalu Agus sudah selesai makan ,Mia terlihat sudah selesai bersiap siap .


" udah ayok " ucap Agus menggandeng tangan Mia .


" ucah ayok " ucap Mia .


************


di kost an sari merebahkan tubuhnya menatap langit langit kamar dipandang i sejenak lama kelamaan ketiduran hingga ada yang mengetuk pintu pun tak terdengar olehnya.

__ADS_1


tok


tok


tok


" kemana sih ," ucap seseorang itu


tak ada tanda-tanda pintu dibuka kemudian ia mengetuk pintu kembali


tok


tok


tok


selama pintu diketuk sari pun masih tetap sama tertidur pulas hingga seseorang terpaksa masuk kedalam kamarnya .


" apa dia belum bangun atau jangan Jangan keluar " ucap seseorang diluar sana.


" lebih baik aku masuk saja deh"


ceklek


terlihatlah seseorang berpakaian setelan Hoodie sedang tidur di kasurnya dengan mata terpejam.


" astaghfirullah pantesan" ucap seseorang lalu mendekati sari yang tengah tertidur .


" bangun sari , ini sudah sore " katanya sambil menggoyangkan tubuh sari agar terbangun, benar saja tak lama tubuh sari bergerak perlahan , dan membuka matanya.


" huahhhmmmm duh masih ngantuk bentar lagi aja " ucapnya kembali pada posisi semula.


" gak bisa bangun sekarang " ucapnya langsung menarik selimut sari .


" aku masih ngantuk keluar sana " kata sari


" gak mau bangun ya hmm baiklah kalau gitu aku ikut tidur juga " ucapnya lagi sudah berbaring dibelakang sari .


belum lama berbaring sudah mendapatkan tendangan keras dari sari hingga jatuh ke lantai.


buckk


" aduh sakit sekali" ucap seseorang itu .


" kau jahat sekali padaku padahal aku sudah menyiapkan makan malam untuk mu " ucapnya sambil mengusap bokongnya .


" siapa suruh masuk sembarangan" ucapnya mengucek matanya.


" loh Fahmi ko bisa masuk dasar kamu ya mulai nakal " ucapnya sambil menjewer telinga Fahmi ,lagi lagi Fahmi menahan sakit .


" aduh duh duh , sakit tau sekali sekali dicium gitu loh " ucapnya sambil tersenyum manis


" apa katamu .......( belum sempat menjewer telinga Fahmi dia sudah lari keluar duluan) ha takut kan " ucap sari lalu bangun dan bergegas ke kamar mandi memulai ritual mandi nya .

__ADS_1


__ADS_2