
sampai di kost an .....
tepat jam 07.00 pagi sari istirahat sejenak dan membereskan barang bawaannya dan tak lupa oleh oleh untuk kedua teman kost nya Sasa dan Fahmi .
" makasih ya udah jemput aku " ucap sari
" iya sama sama butuh apa pun aku siap bantuin kamu " ucap Fahmi
" heheh bisa aja suamiku aja gak pernah begitu bahkan akhir akhir ini beda banget " menaiki tangga dengan sedikit berlari
Fahmi berdiam sebentar melamun dimana dirinya beberapa hari lalu pulang ke kota B dimana keponakan nya tinggal .
jangan jangan dugaanku benar lagi ,tapi bagaimana bisa aku membuktikan nya . aja aku punya ide aku akan tanyakan pada Seva aja . kasihan lihat sari dia baik tapi suaminya .....ah sudah lah yang terpenting aku harus cari buktinya dulu .
" Fahmi Fahmi " tak ada jawaban sari pun menjitak dahi Fahmi .
plakkk
" aw sakit " ucapnya memegangi dahinya
" makanya jangan melamun kami kenapa sih , yuk buruan berangkat nanti kita terlambat" ucap sari yang sudah siap berangkat .
" kemana?" ucap Fahmi
" kerja lah " ucap sari
" hari ini gak kerja sar semua diliburkan" ucap Fahmi
" hah serius" ucap sari tak percaya
" iya " ucap Fahmi
" kalau kamu ada masalah cerita aja aku pasti bantu " ucap Fahmi
" aku butuh seseorang untuk membantu misiku aja " ucap sari ragu ragu
" misi ? , misi apa " ucap Fahmi
sari pun duduk disebelah Fahmi dan mulai cerita tentang apa yang dialami nya ketika pulang kemaren .
" oh begitu trus kamu mau cari bukti gitu " ucap Fahmi
" entahlah tapi aku rasa ada yang dapat sembunyikan dariku " ucap sari masih dalam keadaan khawatir dan cemas.
" semoga saja dugaan ku salah" ucap sambil berjalan mondar mandir.
" aku mau bantu kalau kamu mau aku pastikan itu real " ucap Fahmi membuat sari menghentikan langkahnya.
" benarkah ? , tapi jangan sampai ada yang tahu ." ucap sari
" iya aku pastikan tak akan ada yang tau selain kita , aku akan minta bantuan keponakan ku kebetulan pas aku kesana dia menghadiri pernikahan temanya dan ...." ucap nya terpotong oleh sari
" dan apa ??" ucapnya penasaran
__ADS_1
" dan ya hampir mirip yang kemaren aku tunjukkan padamu " ucap Fahmi
" itu temanya mas Agus Mia nama nya , dan cwo ya emang mirip tapi itu gak mungkin " ucap sari merasa semakin gelisah jika itu semua benar benar terjadi.
" gak usah takut masih ada aku " ucap Fahmi
" ini bukan masalah takut atau enggak , ini masalah nya hati dan pengorbanan " ucapnya lagi .
" ya sudah istirahat dulu aku mau keluar sebentar" ucap Fahmi beranjak dari tempat duduknya.
" iya baiklah" masuk ke kamar .
***********
di meja makan dua insan sedang melepas rindu
sesekali terdengar suara ******* .
" uuhhhhhhh" ucap salah satunya
" permen yang manis " ucap perempuan itu menjilati permen seperti makan es krim .
hampir satu jam akhirnya merasa kelelahan dan tertidur di sofa .
sementara Mia tidak ia langsung mandi dan memasak untuk makan siang .
" tidurlah yang nyenyak habis ini aku mau makan es krim lagi " ucap Mia lalu pergi meninggalkan Agus tertidur.
" masak apa ...hmm.aromanya enak sekali bikin lapar " ucap Agus
" masak kesukaan mu dong mas apalagi," ucap Mia bergelayut manja di lengan Agus
" baiklah aku mandi dulu kita makan bersama" ucap Agus melepaskan tangan Mia pelan
" cepatlah habis ini anterin aku " ucap Mia
15 menit cukup untuk Agus menyelesaikan ritual mandi nya .
" ambilkan makanan" ucap Agus langsung duduk di meja makan sehabis mandi .
" baiklah" ucap Mia mengambil nasi dan lauk pauknya.
" cepat makan aku siap siap dulu " ucap Mia meninggalkan Agus dimeja makan sendiri .
Beberapa menit berlalu Agus sudah selesai makan ,Mia terlihat sudah selesai bersiap siap .
" udah ayok " ucap Agus menggandeng tangan Mia .
" ucah ayok " ucap Mia .
************
di kost an sari merebahkan tubuhnya menatap langit langit kamar dipandang i sejenak lama kelamaan ketiduran hingga ada yang mengetuk pintu pun tak terdengar olehnya.
__ADS_1
tok
tok
tok
" kemana sih ," ucap seseorang itu
tak ada tanda-tanda pintu dibuka kemudian ia mengetuk pintu kembali
tok
tok
tok
selama pintu diketuk sari pun masih tetap sama tertidur pulas hingga seseorang terpaksa masuk kedalam kamarnya .
" apa dia belum bangun atau jangan Jangan keluar " ucap seseorang diluar sana.
" lebih baik aku masuk saja deh"
ceklek
terlihatlah seseorang berpakaian setelan Hoodie sedang tidur di kasurnya dengan mata terpejam.
" astaghfirullah pantesan" ucap seseorang lalu mendekati sari yang tengah tertidur .
" bangun sari , ini sudah sore " katanya sambil menggoyangkan tubuh sari agar terbangun, benar saja tak lama tubuh sari bergerak perlahan , dan membuka matanya.
" huahhhmmmm duh masih ngantuk bentar lagi aja " ucapnya kembali pada posisi semula.
" gak bisa bangun sekarang " ucapnya langsung menarik selimut sari .
" aku masih ngantuk keluar sana " kata sari
" gak mau bangun ya hmm baiklah kalau gitu aku ikut tidur juga " ucapnya lagi sudah berbaring dibelakang sari .
belum lama berbaring sudah mendapatkan tendangan keras dari sari hingga jatuh ke lantai.
buckk
" aduh sakit sekali" ucap seseorang itu .
" kau jahat sekali padaku padahal aku sudah menyiapkan makan malam untuk mu " ucapnya sambil mengusap bokongnya .
" siapa suruh masuk sembarangan" ucapnya mengucek matanya.
" loh Fahmi ko bisa masuk dasar kamu ya mulai nakal " ucapnya sambil menjewer telinga Fahmi ,lagi lagi Fahmi menahan sakit .
" aduh duh duh , sakit tau sekali sekali dicium gitu loh " ucapnya sambil tersenyum manis
" apa katamu .......( belum sempat menjewer telinga Fahmi dia sudah lari keluar duluan) ha takut kan " ucap sari lalu bangun dan bergegas ke kamar mandi memulai ritual mandi nya .
__ADS_1