Bukan Menantu Idaman

Bukan Menantu Idaman
masih terasa pusing


__ADS_3

ke esokan harinya .....


Fahmi tak bangun-bangun membuat sari khawatir, ia mengedit pintu pelan.


tok


tok


tok


" Fahmi buka pintunya" kata sari dari luar.tak ada sahutan namun pintu kamar tidak dikunci sari pun masuk .


" ya ampun belum bangun " kata sari masih di ambang pintu.


sari masuk dan mengoyang goyang kan tubuh Fahmi pelan.


Fahmi menjawab dengan pelan ," hmm " jawabnya .


" kamu sakit ,kita periksa ya " kata sari sambil mengecek suhu tubuh Fahmi dengan telapak tangan nya.


" enggak usah cuma demam aja ko nanti juga sembuh " kata Fahmi


" tapi badanmu panas sekali" kata sari


" enggak usah kami berangkat kerja sama nanti terlambat loh " kata Fahmi


" kamu sakit trus aku kerja yang jagain kamu siapa " tanya sari .


" aku akan izin hari ini gak kerja " kata sari mengeluarkan ponselnya dari dalam tasnya .


diruangan Cece telepon diatas meja berbunyi.


kring


kring

__ADS_1


kring


" ya hallo ada yang bisa dibantu " tanya seseorang dibalik telepon


"ce ini saya , saya hari ini izin sekali an sama Fahmi dia sedang sakit ce " kata sari dari balik telepon.


" oh iya ya udah titip salam sama Fahmi ya semoga cepat sembuh " kata Cece


" iya ce terima kasih" jawab sari kemudian memasukkan kembali kedalam tas nya .


" aku akan keluar sebentar" kata sari berjalan keluar kamar.


sari membeli makanan dan juga obat dengan untuk Fahmi , setelah dari sana ia membeli beberapa buah .


setelah Dapat sari langsung pulang .


sementara.......


" kamu itu mas kasih uang cuma segini , dapat apa ha buat makan satu bulan saja gak cukup " kata Mia kesal akhir akhir ini Agus selalu memberi uang kurang kepada nya.


" sudah lah terima saja Mia dulu sari juga segitu dia gak pernah tuh ngomel selalu nurut pula " kata Agus kini mulai tersulut emosi .


" sari sama aku jangan kau samakan mas aku ya aku sari ya sari , beruntung sekali dia bisa lepas dari lelaki macam kamu ya , bisa mati dia hidup sama orang seperti mu " kata Mia .


" sudahlah aku pusing " kata Agus setelah mengatakan itu ibu Sri datang .


" minta uang dong ibuk mau belanja kebutuhan makanan kita sudah menipis" kata Bu Sri , setelah nya Agus mengeluarkan dompet dan mengambil beberapa lembar uang berwarna merah.


Bu Sri tersenyum sumringah menerima uang itu .


" Terimakasih anakku memang bisa di andalkan" katanya lalu setelah itu pergi keluar.


" tuh sama ibu aja ada dikasih, sama aku cuma segini apaan ini " tutur Mia berlalu dari hadapan Agus .


Agus hanya bisa menghela nafas kasar.

__ADS_1


" hah " Agus pun pergi keluar .


di kost an sari dengan telaten menyuapi Fahmi dengan sabar.


" kok kamu gak kerja ini sudah siang " katanya sambil mengunyah sarapannya.


" aku gak kerja hari ini , tadi aku sudah ijin ko tenang saja " kata sari .


" minum dulu setelah ini minum obat lalu tidur ya " kata sari membereskan sisa makanan dan piring kotor ia bawa keluar dan mencucinya .


selesai mencuci sari mandi dan beristirahat dikamar sekedar merapikan kamar nya yang berantakan.


tak sampai selesai sari perlahan ketiduran.


tiba tiba ponsel nya bunyi,


kring


kring


kring


" haduh siapa sih " tuturnya meraih ponsel didalam tas nya


" ya hallo "


" ini aku sar boleh minta tolong nggak "


" oh Fahmi ada apa "


" aku mau ke kamar mandi tapi gak bisa berdiri susah kepalaku pusing"


" iya sebentar aku akan kesana"


setelah mematikan ponselnya ia segera datang ke kamar Fahmi . terlihat Fahmi sedang kesusahan sari yang baru membuka pun terkejut dengan sigap langsung membantu nya .

__ADS_1


__ADS_2