Bukan Menantu Idaman

Bukan Menantu Idaman
pernikahan mia


__ADS_3

dret...dret ...dret panggilan telepon dari seseorang.


" hallo kamu dimana aku sudah menunggu ditempat biasa" ucap seseorang yang tak lain adalah Mia


" tunggu sebentar aku akan sampai" ucap Seva diseberang jalan.


" hai " ucap Seva setelah menemukan tempat yang dijanjikan


" lama sekali kau dari mana , cepat kita harus kesana " ucap.mia


" baiklah ayo " ucap Seva tanpa duduk dahulu.


sampai lah di sebuah butik terkenal .


Mia dan Seva masuk kedalam


" selamat siang mba ada yang bisa saya bantu" ucap salah satu karyawan disana.


" iya mbak gaun yang saya pesan kemarin mana besok mau dipakai soalnya " ucap Mia


" baik tunggu sebentar ya mbak ." ucap berlalu dari hadapan Mia dan Seva.


" iya mbak " ucap Mia lalu duduk di sebuah sofa di butik itu .


karyawan itu datang dan memberikan sebuah paper bag kepada Mia


" ini mbak silahkan" ucap karyawan itu .


" terimakasih kalau gitu kami pamit " ucap Mia dengan senyum nya .


" sama sama " ucapnya lagi


keluar dari butik Mia langsung pulang begitu juga seva .


" aku pulang dulu ya terimakasih sudah mengantarku " ucap Mia


" iya sama sama aku juga mau pulang " ucap Seva.


sampai dirumah Seva melihat Fahmi sedang diruang tamu sendiri


" Abang aku pulang " ucap Seva


" dari mana saja katanya besok mau ke pernikahan teman ko gak siap siap " ucap Fahmi


" sudah semua ko " ucap Seva


" besok Abang pulang loh " ucap Fahmi


" cepat sekali sih bang baru juga sampai tadi pagi " ucap Seva lesu


" Abang kan kerja ikut orang , kalau kangen datang aja kerumah " ucap Fahmi


" hmm iya baiklah terserah Abang "

__ADS_1


" nanti bantu Abang cari oleh-oleh ya " ucap Fahmi lagi .


" iya " ucap Seva berjalan masuk kamarnya .


" wah cantik sekali calon istri ku , tapi kamu jadi kedua kan sari belum pisah dariku " ucap Agus .


"iya dong sayang , kamu harus menceraikan nya , aku pastikan akan menjadi istri sekali Gus calon ibu dari anakmu " ucap Mia penuh bangga .


" sementara belum bisa sayang kan aku harus cari kesalahan nya juga " ucap Agus


" " aku gak mau berbagi suami demi kebaikan kita semua aku mau mengalah sementara" ucap Mia


" nah gitu dong " ucap Agus mencium kening Mia .


" ko cuma kening aku maunya sini ( menunjuk bibirnya) " ucap Mia


" baiklah sini " ucap Agus


setelah mencium bibirnya Agus menjadi semakin liar merajalela menyentuh kemana mana ......


skip


keesokan harinya.....


" bang cepat udah telat nih " ucap Seva dari depan .


" iya tunggu " ucap Fahmi yang baru keluar dari kamar


" kalian udah mau berangkat , ibu titip salam untuk temanmu itu ya " ucap ibu Seva yang menunggunya di ruang tamu .


" udah yuk berangkat" ucap Fahmi .


" ayok bang " ucap seva.


dari rumah Seva menuju rumah Mia menempuh perjalanan 30 menit saja .Fahmi membonceng Seva mengendarai motor nya Seva kecepatan sedang.


" yang mana rumahnya " ucap Fahmi


" itu bang didepan ada tendanya " menunjuk rumah Mia yang sudah teihat .


" ayok bang udah mulai itu para tamu udah masuk kita hampir ketinggalan" ucap Seva buru buru berjalan kedepan.


" sabar Napa sih cemot " ucap Fahmi


" apaan cemot " ucap Seva


" cewe lemot " ucap Fahmi tanpa dosa


" apaan sih bang gak jelas " ucap Seva mulai memasuki tempat resepsi itu .


" itu temanmu " ucap Fahmi melihat Mia dari tempat duduknya yang agak jauh di belakang


" iya dan itu suaminya " ucap Seva membuat Fahmi bengong melihat suami Mia

__ADS_1


" oh itu " ucap Fahmi dalam batin ( itu kayak pacar sari tapi kan sari udah nikah dan .....?? )


" astaga " terkejut melihat Agus bersama perempuan lain di pelaminan bersama perempuan lain .


" ada apa bang " Seva yang mendengar Fahmi terkejut .


" gak ada kok " ucap Fahmi


diam diam Fahmi mengfoto Mia dan Agus dari duduk nya .


kemudian berjalan keluar alasan kepalanya tiba tiba pusing .


" aku keluar dulu kepala tiba tiba pusing " ucap Fahmi


" iya bang tapi jangan tinggalin ya " ucap Seva tanpa curiga .


" iya " setelah menjawab Fahmi beranjak keluar dari sana . sampai diparkiran melihat kembali foto tadi .


" apa aku gak salah lihat ya , tapi kalau iya ko bisa bisanya seperti itu aku jadi gak tega sama sari " ucapnya sambil melihat foto tadi yang di ambil dari pernikahan Mia dan Agus .


" Abang " ucap Seva melambaikan tangannya


" sudah selesai" ucap Fahmi


" sudah ayok kita pulang katanya sakit " ucap Seva


" udah enggak kok . kalau mau pulang ayok tapi kita mampir di toko seberang sana ya " ucap Fahmi


" sekalian buat aku ya " ucap Seva


" iya deh iya " ucap Fahmi sambil menyalakan motornya .


motor pun berjalan ke arah toko yang dimaksud Fahmi . berjarak 2 kilo meter dari rumah Mia .


" bang kelewat " ucap Seva menepuk pundak Fahmi


" eh iya lupa Abang " ucap Fahmi seraya tersenyum


" gimana sih " ucap Seva turun lalu masuk duluan


" kira kira cewe suka makan apa ya " ucap Fahmi berjalan dibelakang Seva


" buat siapa bang " ucap Seva kepo


" buat teman Abang lah " ucap Fahmi


seva tersenyum manis


" apa senyum senyum " ucap Fahmi heran melihat Seva begitu melihat nya


" jangan jangan pacar Abang ya ciieee " ucap Seva


" apaan sih cuma temen ko ,( Aminin aj Seva semoga abang bisa sama dia walaupun nantinya jadi janda gak apa-apa ) dalam hati Fahmi sambil tersenyum lebar

__ADS_1


" nah kan bener ," ucap Seva membuyarkan lamunan Fahmi


" apa sih anak kecil mana tahu " ucap Fahmi mendahului Seva .


__ADS_2