
dret...dret ...dret panggilan telepon dari seseorang.
" hallo kamu dimana aku sudah menunggu ditempat biasa" ucap seseorang yang tak lain adalah Mia
" tunggu sebentar aku akan sampai" ucap Seva diseberang jalan.
" hai " ucap Seva setelah menemukan tempat yang dijanjikan
" lama sekali kau dari mana , cepat kita harus kesana " ucap.mia
" baiklah ayo " ucap Seva tanpa duduk dahulu.
sampai lah di sebuah butik terkenal .
Mia dan Seva masuk kedalam
" selamat siang mba ada yang bisa saya bantu" ucap salah satu karyawan disana.
" iya mbak gaun yang saya pesan kemarin mana besok mau dipakai soalnya " ucap Mia
" baik tunggu sebentar ya mbak ." ucap berlalu dari hadapan Mia dan Seva.
" iya mbak " ucap Mia lalu duduk di sebuah sofa di butik itu .
karyawan itu datang dan memberikan sebuah paper bag kepada Mia
" ini mbak silahkan" ucap karyawan itu .
" terimakasih kalau gitu kami pamit " ucap Mia dengan senyum nya .
" sama sama " ucapnya lagi
keluar dari butik Mia langsung pulang begitu juga seva .
" aku pulang dulu ya terimakasih sudah mengantarku " ucap Mia
" iya sama sama aku juga mau pulang " ucap Seva.
sampai dirumah Seva melihat Fahmi sedang diruang tamu sendiri
" Abang aku pulang " ucap Seva
" dari mana saja katanya besok mau ke pernikahan teman ko gak siap siap " ucap Fahmi
" sudah semua ko " ucap Seva
" besok Abang pulang loh " ucap Fahmi
" cepat sekali sih bang baru juga sampai tadi pagi " ucap Seva lesu
" Abang kan kerja ikut orang , kalau kangen datang aja kerumah " ucap Fahmi
" hmm iya baiklah terserah Abang "
__ADS_1
" nanti bantu Abang cari oleh-oleh ya " ucap Fahmi lagi .
" iya " ucap Seva berjalan masuk kamarnya .
" wah cantik sekali calon istri ku , tapi kamu jadi kedua kan sari belum pisah dariku " ucap Agus .
"iya dong sayang , kamu harus menceraikan nya , aku pastikan akan menjadi istri sekali Gus calon ibu dari anakmu " ucap Mia penuh bangga .
" sementara belum bisa sayang kan aku harus cari kesalahan nya juga " ucap Agus
" " aku gak mau berbagi suami demi kebaikan kita semua aku mau mengalah sementara" ucap Mia
" nah gitu dong " ucap Agus mencium kening Mia .
" ko cuma kening aku maunya sini ( menunjuk bibirnya) " ucap Mia
" baiklah sini " ucap Agus
setelah mencium bibirnya Agus menjadi semakin liar merajalela menyentuh kemana mana ......
skip
keesokan harinya.....
" bang cepat udah telat nih " ucap Seva dari depan .
" iya tunggu " ucap Fahmi yang baru keluar dari kamar
" kalian udah mau berangkat , ibu titip salam untuk temanmu itu ya " ucap ibu Seva yang menunggunya di ruang tamu .
" udah yuk berangkat" ucap Fahmi .
" ayok bang " ucap seva.
dari rumah Seva menuju rumah Mia menempuh perjalanan 30 menit saja .Fahmi membonceng Seva mengendarai motor nya Seva kecepatan sedang.
" yang mana rumahnya " ucap Fahmi
" itu bang didepan ada tendanya " menunjuk rumah Mia yang sudah teihat .
" ayok bang udah mulai itu para tamu udah masuk kita hampir ketinggalan" ucap Seva buru buru berjalan kedepan.
" sabar Napa sih cemot " ucap Fahmi
" apaan cemot " ucap Seva
" cewe lemot " ucap Fahmi tanpa dosa
" apaan sih bang gak jelas " ucap Seva mulai memasuki tempat resepsi itu .
" itu temanmu " ucap Fahmi melihat Mia dari tempat duduknya yang agak jauh di belakang
" iya dan itu suaminya " ucap Seva membuat Fahmi bengong melihat suami Mia
__ADS_1
" oh itu " ucap Fahmi dalam batin ( itu kayak pacar sari tapi kan sari udah nikah dan .....?? )
" astaga " terkejut melihat Agus bersama perempuan lain di pelaminan bersama perempuan lain .
" ada apa bang " Seva yang mendengar Fahmi terkejut .
" gak ada kok " ucap Fahmi
diam diam Fahmi mengfoto Mia dan Agus dari duduk nya .
kemudian berjalan keluar alasan kepalanya tiba tiba pusing .
" aku keluar dulu kepala tiba tiba pusing " ucap Fahmi
" iya bang tapi jangan tinggalin ya " ucap Seva tanpa curiga .
" iya " setelah menjawab Fahmi beranjak keluar dari sana . sampai diparkiran melihat kembali foto tadi .
" apa aku gak salah lihat ya , tapi kalau iya ko bisa bisanya seperti itu aku jadi gak tega sama sari " ucapnya sambil melihat foto tadi yang di ambil dari pernikahan Mia dan Agus .
" Abang " ucap Seva melambaikan tangannya
" sudah selesai" ucap Fahmi
" sudah ayok kita pulang katanya sakit " ucap Seva
" udah enggak kok . kalau mau pulang ayok tapi kita mampir di toko seberang sana ya " ucap Fahmi
" sekalian buat aku ya " ucap Seva
" iya deh iya " ucap Fahmi sambil menyalakan motornya .
motor pun berjalan ke arah toko yang dimaksud Fahmi . berjarak 2 kilo meter dari rumah Mia .
" bang kelewat " ucap Seva menepuk pundak Fahmi
" eh iya lupa Abang " ucap Fahmi seraya tersenyum
" gimana sih " ucap Seva turun lalu masuk duluan
" kira kira cewe suka makan apa ya " ucap Fahmi berjalan dibelakang Seva
" buat siapa bang " ucap Seva kepo
" buat teman Abang lah " ucap Fahmi
seva tersenyum manis
" apa senyum senyum " ucap Fahmi heran melihat Seva begitu melihat nya
" jangan jangan pacar Abang ya ciieee " ucap Seva
" apaan sih cuma temen ko ,( Aminin aj Seva semoga abang bisa sama dia walaupun nantinya jadi janda gak apa-apa ) dalam hati Fahmi sambil tersenyum lebar
__ADS_1
" nah kan bener ," ucap Seva membuyarkan lamunan Fahmi
" apa sih anak kecil mana tahu " ucap Fahmi mendahului Seva .