Bukan Menantu Idaman

Bukan Menantu Idaman
kota B


__ADS_3

disisi lain sari sudah mulai membersihkan kamar kos yang di carinya Fahmi dengan senang hati membantu nya .


" Fahmi makasih ya udah bantuin aku " ucap sari pada Fahmi .


" sama sama sar apa sih yang nggak buat temenku ini " ucap Fahmi


" setelah ini kamu sendiri aku mau ke rumah saudara ku " ucap Fahmi


" dimana rumah saudara mu " ucap sari .


di kota B


kita B tempat kos Mia kebetulan se arah dengan rumah saudara Fahmi .


" hati hati kalau kesana , di kota B aku ada kenalan dia teman mas Agus " ucap sari


" oh ya " ucap Fahmi .


" iya " ucap sari lanjut membereskan bajunya .


keesokan harinya....


" pagi " ucap Fahmi yang sudah berdiri didepan pintu kamar sari .


" alamak pagi pagi udah disini mau kemana masih jam 4 subuh loh ini " ucap sari bingung melihat Fahmi sudah sangat rapi .


" mau ke kota B lah kamu lupa , mau dibawain oleh oleh apa? " ucap Fahmi


" apa ajalah terserah kamu "ucap sari .


" ok lah aku berangkat dulu ya " ucap Fahmi .


" iya hati hati ya " ucap sari di jawab anggukan oleh Fahmi .


dalam sekejap Fahmi sudah hilang dari pandangan.


perjalanan dari kota A ke kota B menempuh waktu 3 jam .


setelah kepergian Fahmi sari segera berangkat bekerja takut terlambat .sampai di resto disambut Bu tiri dan Sasa.


Sasa merasa tak percaya jika sari balik lagi .


" ini serius aku gak mimpi kan ? " ucap Sasa melihat kedatangan sari .


" mimpi mimpi sini aku cubit tanganmu" ucap Bu tiri yang tengah berdiri disampingnya.


" Auh, sakit Bu ! " ucap Sasa merasa sakit di lengannya


" hahaha kalian ini ada ada saja " ucap sari merasa senang bertemu lagi dengan temanya yang konyol itu .


" welcome back sari " ucap seseorang dari belakang


" loh ce ada disini " ucap sari pada seseorang itu yang tak lain bos nya .biasa ia memanggil nya ce .


" ia semenjak kamu keluar aku disini " ucapnya lagi .


" oh gitu " ucap sari


" gimana kabar kamu baik kan ,mertua kamu semua baik kan sama kamu " ucap ce seakan menganggap sari seperti anaknya sendiri.


" baik, semua baik " ucapnya dengan nada berat seakan menangis namun ia tahan .


" ada apa " ucap Sasa


" nggak ada udah yuk mulai bekerja" ucap sari mencairkan suasana .


" let's go" ucap semua orang serentak yang ada disana .

__ADS_1


sari bekerja dengan sangat hati-hati dan teliti.


sementara Agus setelah sari bekerja tak lagi bekerja ia memilih tinggal di kos an Mia .


untuk apa bekerja kalau semua kebutuhan ditanggung oleh Mia .


" sayang masak apa hari ini " ucap Agus pada Mia .


" kesukaan kamu lah mas apalagi" ucap Mia


" pagi pagi sudah menggoda ya " ucap Agus sesekali memperhatikan baju Mia yang tipis sehingga terlihatlah bentuk tubuh Mia yang sexy itu .


" ah enggak kamu aja yang nafsuan " ucap Mia


" semenjak sama kamu aku emang begitu " ucapnya membuat Mia tersenyum lebar dan penuh kemenangan.


( bagus sari akan segera tersingkir kan ) bayinya .


" kita nikah segera aja bang Mali dilihat orang satu rumah berduaan terus " ucap Mia .


" boleh besok juga Kita menikah " ucap Agus.


" sayang emang the best deh " ucap sari senang lalu mencium Agus dan kembali melanjutkan masak.


selesai masak Agus dan Mia makan bersama saling suap suapan layaknya orang yang lai bucin parah.


" udh capek akhirnya sampai juga " ucap Fahmi turun dari bus.


" Fahmi aku disini " keponakan Fahmi .


"aku pikir akan terlambat" ucap Fahmi


" enggaklah yuk gas panas nih " ucapnya keponakan nya itu.


" bang besok temenin aku yuk " ucap keponakan Fahmi yang tak lain perempuan bernama Seva.


" temenku mau nikah bang " ucap Seva


" oh gitu ,boleh deh " ucap Fahmi .


kebetulan Seva adalah teman Mia dan Mia pun tak lupa juga mengundang nya .


sampai dirumah Seva .


" wah keponakan mudah sampai nih " ucap ayah Seva yang tak lain paman Fahmi .


" iya paman " ucap Fahmi


" ayo masuk pasti capek ya " ucap paman


" pasti paman jauh banget didalam bus lama " ucap Fahmi berjalan masuk .


" enak perjalanan nya Fahmi " tanya budhe yang tak lain ibunya Seva


" ya gitulah budhe" ucap Fahmi sambil duduk istirahat melepaskan sepatu nya .


" istirahat dulu paman mau keluar sebentar" ucap paman


" iya paman" ucap Fahmi masuk kamar yang telah disiapkan budhe nya .


" seva bantu ibu masak !!" teriak bude dari arah dapur .


" iya Bu " ucap Seva yang tengah duduk diruang tamu


Fahmi masuk kamar dan langsung tidur.


disisi lain Agus tengah asik goyang ngebor dikamar mandi dengan Mia .

__ADS_1


skip satu jam kemudian.


Mia dan Agus keluar dari kamar dan makan siang bersama.


" mas habis ini aku keluar ya mau ketemu temanku " ucap Mia .


" ya tapi jangan lama-lama" ucap Agus


( maafkan aku sari aku harus mengikuti kata ibu kalau tidak dia akan memenjarakan ibu )


batin Agus sesekali melirik Mia .


setelah selesai makan Mia langsung pamit keluar, Agus menggunakan kesempatan itu untuk menelpon sari .


derttt...dertt telepon sari bergetar .


"hallo" ucap seseorang dari seberang sana


" hallo kamu sedang apa sudah makan apa.belum " ucapnya


"( tumben perhatian biasanya gak gini ) batin sari . belum mas, mas sendiri gimana udah makan ? " ucap sari


seketika raut muka Agus berubah menjadi berbeda .


" suda kamu jangan telat makan ya aku mau kerja lagi " ucapnya bohong .


" iya mas kamu hati hati ya " ucap sari


" iya nanti uang gaji aku kirim ya , kamu simpa yang baik " ucap Agus walaupun sedang dengan Mia ,Agus selalu kirim uang walaupun jumlah nya tak banyak namun tetep dikasih padanya .


dan sari menerima walaupun sedikit Tetap ia sukuri.


" yang hemat jangan boros " ucap Agus lagi


" iya iya " ucap sari setelah panggilan selesai sari melanjutkan pekerjaan nya .


Agus merasa bersalah pada sari disaat ia membantu nya mencari uang , ia malah akan menikah lagi secara diam-diam hanya karena tuntutan dari ibunya .


ibunya suka dengan hal yang mewah makanya sekali Mia kasih uang langsung ia terima dengan sangat gembira .


Fahmi yang baru bangun langsung menuju Ruang makan .


" masakan budhe selalu enak " ucap Fahmi sambil melahap makanan dimeja


" iya masakan budhe mu memang enak, seperti direstoran " ucap paman.


" kamu bisa aja Fahmi" ucap budhe


" aku juga bantu gak dapet puji nih " ucap Seva memonyongkan bibirnya .


" gak masakan kamu asin " ucap fahmi membuat Seva semakin ngambek .


" ah udahlah aku keluar aja Fahmi mah gak asik " ucap Seva beranjak dari sana


" mau kemana " ucap Fahmi


" bang Fahmi kepo aja deh " ucap Seva


" gak gitu jangan cemberut masakan Seva enak ko " ucap fahmi membujuknya agar tak cemberut lagi .


" benarkah" ucapnya dengan senyum lebar.


" iya " ucap Fahmi .


" makasih udah aku mau keluar nanti dia marah kalau aku gak datang " ucap Seva .


" pak buk aku keluar duli ya " ucap Seva setelah itu menghilang dari hadapan mereka yang masih dimeja makan .

__ADS_1


Seva bertemu dengan Mia mereka ada janji ketempat fitting baju pengantin.


__ADS_2