
disisi lain sari sudah mulai membersihkan kamar kos yang di carinya Fahmi dengan senang hati membantu nya .
" Fahmi makasih ya udah bantuin aku " ucap sari pada Fahmi .
" sama sama sar apa sih yang nggak buat temenku ini " ucap Fahmi
" setelah ini kamu sendiri aku mau ke rumah saudara ku " ucap Fahmi
" dimana rumah saudara mu " ucap sari .
di kota B
kita B tempat kos Mia kebetulan se arah dengan rumah saudara Fahmi .
" hati hati kalau kesana , di kota B aku ada kenalan dia teman mas Agus " ucap sari
" oh ya " ucap Fahmi .
" iya " ucap sari lanjut membereskan bajunya .
keesokan harinya....
" pagi " ucap Fahmi yang sudah berdiri didepan pintu kamar sari .
" alamak pagi pagi udah disini mau kemana masih jam 4 subuh loh ini " ucap sari bingung melihat Fahmi sudah sangat rapi .
" mau ke kota B lah kamu lupa , mau dibawain oleh oleh apa? " ucap Fahmi
" apa ajalah terserah kamu "ucap sari .
" ok lah aku berangkat dulu ya " ucap Fahmi .
" iya hati hati ya " ucap sari di jawab anggukan oleh Fahmi .
dalam sekejap Fahmi sudah hilang dari pandangan.
perjalanan dari kota A ke kota B menempuh waktu 3 jam .
setelah kepergian Fahmi sari segera berangkat bekerja takut terlambat .sampai di resto disambut Bu tiri dan Sasa.
Sasa merasa tak percaya jika sari balik lagi .
" ini serius aku gak mimpi kan ? " ucap Sasa melihat kedatangan sari .
" mimpi mimpi sini aku cubit tanganmu" ucap Bu tiri yang tengah berdiri disampingnya.
" Auh, sakit Bu ! " ucap Sasa merasa sakit di lengannya
" hahaha kalian ini ada ada saja " ucap sari merasa senang bertemu lagi dengan temanya yang konyol itu .
" welcome back sari " ucap seseorang dari belakang
" loh ce ada disini " ucap sari pada seseorang itu yang tak lain bos nya .biasa ia memanggil nya ce .
" ia semenjak kamu keluar aku disini " ucapnya lagi .
" oh gitu " ucap sari
" gimana kabar kamu baik kan ,mertua kamu semua baik kan sama kamu " ucap ce seakan menganggap sari seperti anaknya sendiri.
" baik, semua baik " ucapnya dengan nada berat seakan menangis namun ia tahan .
" ada apa " ucap Sasa
" nggak ada udah yuk mulai bekerja" ucap sari mencairkan suasana .
" let's go" ucap semua orang serentak yang ada disana .
__ADS_1
sari bekerja dengan sangat hati-hati dan teliti.
sementara Agus setelah sari bekerja tak lagi bekerja ia memilih tinggal di kos an Mia .
untuk apa bekerja kalau semua kebutuhan ditanggung oleh Mia .
" sayang masak apa hari ini " ucap Agus pada Mia .
" kesukaan kamu lah mas apalagi" ucap Mia
" pagi pagi sudah menggoda ya " ucap Agus sesekali memperhatikan baju Mia yang tipis sehingga terlihatlah bentuk tubuh Mia yang sexy itu .
" ah enggak kamu aja yang nafsuan " ucap Mia
" semenjak sama kamu aku emang begitu " ucapnya membuat Mia tersenyum lebar dan penuh kemenangan.
( bagus sari akan segera tersingkir kan ) bayinya .
" kita nikah segera aja bang Mali dilihat orang satu rumah berduaan terus " ucap Mia .
" boleh besok juga Kita menikah " ucap Agus.
" sayang emang the best deh " ucap sari senang lalu mencium Agus dan kembali melanjutkan masak.
selesai masak Agus dan Mia makan bersama saling suap suapan layaknya orang yang lai bucin parah.
" udh capek akhirnya sampai juga " ucap Fahmi turun dari bus.
" Fahmi aku disini " keponakan Fahmi .
"aku pikir akan terlambat" ucap Fahmi
" enggaklah yuk gas panas nih " ucapnya keponakan nya itu.
" bang besok temenin aku yuk " ucap keponakan Fahmi yang tak lain perempuan bernama Seva.
" temenku mau nikah bang " ucap Seva
" oh gitu ,boleh deh " ucap Fahmi .
kebetulan Seva adalah teman Mia dan Mia pun tak lupa juga mengundang nya .
sampai dirumah Seva .
" wah keponakan mudah sampai nih " ucap ayah Seva yang tak lain paman Fahmi .
" iya paman " ucap Fahmi
" ayo masuk pasti capek ya " ucap paman
" pasti paman jauh banget didalam bus lama " ucap Fahmi berjalan masuk .
" enak perjalanan nya Fahmi " tanya budhe yang tak lain ibunya Seva
" ya gitulah budhe" ucap Fahmi sambil duduk istirahat melepaskan sepatu nya .
" istirahat dulu paman mau keluar sebentar" ucap paman
" iya paman" ucap Fahmi masuk kamar yang telah disiapkan budhe nya .
" seva bantu ibu masak !!" teriak bude dari arah dapur .
" iya Bu " ucap Seva yang tengah duduk diruang tamu
Fahmi masuk kamar dan langsung tidur.
disisi lain Agus tengah asik goyang ngebor dikamar mandi dengan Mia .
__ADS_1
skip satu jam kemudian.
Mia dan Agus keluar dari kamar dan makan siang bersama.
" mas habis ini aku keluar ya mau ketemu temanku " ucap Mia .
" ya tapi jangan lama-lama" ucap Agus
( maafkan aku sari aku harus mengikuti kata ibu kalau tidak dia akan memenjarakan ibu )
batin Agus sesekali melirik Mia .
setelah selesai makan Mia langsung pamit keluar, Agus menggunakan kesempatan itu untuk menelpon sari .
derttt...dertt telepon sari bergetar .
"hallo" ucap seseorang dari seberang sana
" hallo kamu sedang apa sudah makan apa.belum " ucapnya
"( tumben perhatian biasanya gak gini ) batin sari . belum mas, mas sendiri gimana udah makan ? " ucap sari
seketika raut muka Agus berubah menjadi berbeda .
" suda kamu jangan telat makan ya aku mau kerja lagi " ucapnya bohong .
" iya mas kamu hati hati ya " ucap sari
" iya nanti uang gaji aku kirim ya , kamu simpa yang baik " ucap Agus walaupun sedang dengan Mia ,Agus selalu kirim uang walaupun jumlah nya tak banyak namun tetep dikasih padanya .
dan sari menerima walaupun sedikit Tetap ia sukuri.
" yang hemat jangan boros " ucap Agus lagi
" iya iya " ucap sari setelah panggilan selesai sari melanjutkan pekerjaan nya .
Agus merasa bersalah pada sari disaat ia membantu nya mencari uang , ia malah akan menikah lagi secara diam-diam hanya karena tuntutan dari ibunya .
ibunya suka dengan hal yang mewah makanya sekali Mia kasih uang langsung ia terima dengan sangat gembira .
Fahmi yang baru bangun langsung menuju Ruang makan .
" masakan budhe selalu enak " ucap Fahmi sambil melahap makanan dimeja
" iya masakan budhe mu memang enak, seperti direstoran " ucap paman.
" kamu bisa aja Fahmi" ucap budhe
" aku juga bantu gak dapet puji nih " ucap Seva memonyongkan bibirnya .
" gak masakan kamu asin " ucap fahmi membuat Seva semakin ngambek .
" ah udahlah aku keluar aja Fahmi mah gak asik " ucap Seva beranjak dari sana
" mau kemana " ucap Fahmi
" bang Fahmi kepo aja deh " ucap Seva
" gak gitu jangan cemberut masakan Seva enak ko " ucap fahmi membujuknya agar tak cemberut lagi .
" benarkah" ucapnya dengan senyum lebar.
" iya " ucap Fahmi .
" makasih udah aku mau keluar nanti dia marah kalau aku gak datang " ucap Seva .
" pak buk aku keluar duli ya " ucap Seva setelah itu menghilang dari hadapan mereka yang masih dimeja makan .
__ADS_1
Seva bertemu dengan Mia mereka ada janji ketempat fitting baju pengantin.