
semua orang terdiam sejenak saat hakim mulai berbicara .
dan saat itulah ibunya Agus datang dan menuduh sari selingkuh agar sidangnya cepat selesai.
" sudah lah pak cepat putuskan disini sari yang bersalah dia yang selingkuh malah Anak saya yang di tuduh gimana sih " kata Bu Sri
" mohon tenang ibu kami akan diskusi kan " kata salah satu wakil hakim .
selesai berbicara pak hakim dan wakilnya tampak serius .
5 menit kemudian ....
" baiklah setelah kami diskusikan disini tertuduh bukanlah yang salah melainkan yang menuduh yang bersalah , maka dengan ini saudari sari dan saudara Agus resmi bercerai " itulah keputusan hakim .kembali ketukan suara palu .
tok tok tok....
semua orang Bubat begitu pun dengan sari segera keluar dari gedung .
langkah nya terhenti kala mendengar namanya diapanggil.
__ADS_1
sari menoleh siapa yang memanggil nya
" ada apa ya " kata sari memutar tubuhnya ternyata yang memanggil nya adalah Fahmi.
" eh Fahmi kirain siapa , ada apa ??" tanya sari ,
" wah ada yang sedang sumringah nih " kata Fahmi.
" apaan sih ,aku tuh cuma lega aja sekarang rasanya otakku kembali fresh tau nggak Pokoknya sekarang aku lebih baik dari sebelumnya yang penuh beban " kata sari
" bye bye beban" kata Sasa yang entah muncul dari mana.
" loh ko kamu disini " tanya Fahmi
" hahahaha " keduanya kompak ketawa bersama.
" aku seneng deh lihat mbak tertawa lagi seperti ini , kaya dulu sebelum SI SIALAN itu datang " kata Sasa sedikit membesar kan suaranya agar Agus dan keluarga nya dengar .
ibu Sri yang mendengar suara sasa tak suka ia langsung melabrak Sasa dan kedua temannya .
__ADS_1
"apa katamu , justru temen kamu ini bisanya bikin susah anak saya , udah gak bisa punya anak , pengangguran lagi untung anakku udah cerai sama dia " kata Bu Sri .
" emang ibu ini matre kere pula udah tau anaknya punya keluarga masih aja di mintai ingat Bu gak selamanya anak ibu itu menurut padamu dan gak selamanya anak itu bisa mengasih apa yang ibu mau . harus nya anda itu bersyukur karena mbak sari itu bekerja dan gak terlalu banyak nyusahin gak kaya dua mantu ibu ini udah pengangguran gak bisa apa apa lagi " kata Sasa yang sudah tersulit emosi mengeluarkan unek-unek nya.
" heh berani ya kamu ngatain mereka gak bisa apa-apa mereka tuh bisa ngasih aku uang apapun yang aku minta selalu dikasih gak kaya si sari pelit udik orang kampung lagi " kata Bu Sri makin menghina ,sari yang mendengar hanya diam saja .
" biar orang kampung tapi dia rajin bahkan pintar cari uang sendiri" kata Sasa tak mau kalah lagi .
Agus pun melerai keduanya.
" sudah sudah apaan sih kalian ini malu dilihat banyak orang, ibu juga udah tua harusnya banyak bertobat bukan malah pinter berdebat disini , ah sudahlah pusing aku sama kalian " kata Agus berlalu pergi dari sana sesegera mungkin ia kembali .
malam harinya ....
sari terduduk diam di kamar sendiri entah kemana kedua teman nya itu tak nampak batang hidungnya.
krukk.....
" ah paper sekali " kata sari beranjak dari kamar mengambil mie yang kemaren dibelinya .
__ADS_1
keluar kamar ternyata disana Fahmi tengah duduk melamun sendiri.
" melamun wah ada yang sedang , eh tapi mukanya serius amat , aja kerjain ah " batin sari tersenyum menyeringai.