Bukan Menantu Idaman

Bukan Menantu Idaman
mengingat kan imbalan


__ADS_3

sampai lah keduanya ditempat tujuan, Fahmi menurun kan sari . nafas Fahmi sedikit tersengal Sengal karena mengendong sari setengah jalan setengah berlari.


" makasih Fahmi ,baik dek " kata sari sambil menunjuk mengangkat kedua tangan membentuk hati .


Fahmi seketika tersenyum sumringah.


" sudah ayo makan aku lapar " kata sari langsung masuk ke kedai .


" mang gado gado nya dua , makan sini " kata sari


" minum nya apa neng " tanya nya


" es jeruk dua mang " kata sari sambil duduk ,


" oke siap tunggu ya neng" kata mamang .


" Fahmi sini ngapain disitu " panggil sari melihat Fahmi sedang memperhatikan seseorang hingga tak duduk.


Fahmi pun segera duduk namun pandangan tak lepas dari seseorang itu .


" lihat apaan sih " kata sari duduk menghampiri Fahmi , Fahmi yang melihat Tingkah sari pun dengan gemas memegang kepala sari dan menunjukkan pemandangan yang ia lihat tadi .


seketika wajah sari tersenyum , di saat Fahmi melepas tangannya dari kepala sari ia sempat mendengar suara jantung Fahmi yang berdegup kencang.


seketika sari memandang Fahmi seksama disana terlihat dirinya gugup


" ada apa ," tanya Fahmi


" kamu gugup ya ?, kenapa " tanya sari tanpa basa basi seketika wajah Fahmi memerah menahan malu .


malu ketahuan ?

__ADS_1


iya pastinya kini dirinya merasa gugup karena sudah lama tak jalan bareng seperti ini rasanya ia punya pacar lagi .


"ketahuan deh ! bagaimana bisa dia tau kalau aku gugup . jangan jangan tadi dari tadi dia memperhatikan ku terus "batin Fahmi


" hayo ngaku " seru sari malah menggoda Fahmi .


Fahmi yang digoda justru tertawa tak tahan menahan nya dari tadi hingga sari pun juga ikutan tertawa dugaannya benar.


" ha ha ha ha " seri kedua nya.


" kan apa ku bilang " kata sari


" berarti dari tadi ?" tanya Fahmi


" iya ha ha ha lucu sekali" kata sari .


Fahmi kembali tersenyum namun kali ini berbeda senyum dengan penuh tanda tanya .


Fahmi sedikit melirik sari makan belepotan.


" astaga sari pelan pelan," kata Fahmi sambil mengelap bibir sari dengan tisu .


" oh belepotan ? ya maaf abis lapar banget . habis ini aku mau jajan yang itu " kata sari menunjuk salah satu pedagang didekat nya , Fahmi mengikuti tangan sari yang menunjuk.


Fahmi menelan kasar ludah nya sendiri.


" kau yakin ini batagor aja banyak loh porsinya" kata Fahmi memperlihatkan milik nya yang belum habis.


" astaga Fahmi lihat punya hampir habis " kata sari mengangkat piring milik nya .


" lapar apa doyan " kata Fahmi geleng-geleng, kemudian lanjut memakan nya

__ADS_1


Fahmi menghabiskan miliknya sampai tak tahu sari sudah pesan soto yang tadi dia tunjuk.


selesai pun Fahmi bingung mencari keberadaan sari ia membayar apa yang dipesan tadi .


" kemana itu bocah bener bener deh " kata Fahmi sambil melihat-lihat.


" bang pesan dua ya bungkus saja " kata sari


" astaghfirullah sari " kata Fahmi kini mengetahui keberadaan sari ia pun mengacak acak rambut sari.


" aduh apaan sih Fahmi mah berantakan kan jadinya" kata sari


" ngapain kesini ,?"tanya Fahmi menarik turun kan salah satu alisnya .


" ha ha ha buat kita berdua " kata sari.


" iya deh nanti aku habis kan , asal imbalan ku dikasih setelah gendong tadi " kata Fahmi


" imbalan nya apaan " tanya sari


" ada deh nanti juga tahu " kata Fahmi.


" gitu ya sekarang" kata sari .


" sari " sari pun menoleh ke arah sumber suara bersamaan dengan Fahmi .


kira kira siapa ?


kepo kan ?


jangan lupa Tinggalkan jejak nya 😁

__ADS_1


__ADS_2