Bukan Menantu Idaman

Bukan Menantu Idaman
masa lalu


__ADS_3

3 tahun yang lalu .


" ini untuk mu berjanjilah padaku akan selalu bersamaku , ya momo" kata seorang perempuan cantik dia bernama Larasati memberikan sebuah hoodie yang sama dengannya berwarna ungu


Momo yang dia panggil itu adalah pacarnya yaitu Fahmi .


" oke aku pakai ya " kata Fahmi / Momo


" wah sekarang kita samaan for bareng yuk " kata Laras.


" sini " kata Fahmi meraih ponsel Laras dan mengambil beberapa foto .


cekrek


cekrekk


cekrekk


Laras dan Fahmi melihat hasil fotonya berbagai macam gaya mereka ambil.


"bagus ya , aku mau kamu simpan juga biar gak lupain aku " kata Laras


" emang aku mau kemana lupain kamu ada ada saja " kata Fahmi


" janji ya jangan lupain aku kemana pun kita pergi nanti " kata Laras


" iya janji " kata Fahmi .


hari demi hari mereka lewati hingga suatu saat fahmi berangkat bekerja dan berpamitan padanya .saat itulah Laras pergi mengikuti orang tua nya pindah ke kota .


di taman bunga tepat pukul 15.00 sore.


" hai sudah lama disini " kata Laras

__ADS_1


" hai baru juga datang , ini untuk mu " kata Fahmi memberikan coklat kesukaan Laras.


" ha ha ha tau saja Terimakasih ya momo" kata Laras


" oh ya besok aku mau bekerja jadi untuk sementara kita gak bisa ketemu dulu " kata Fahmi membuka percakapan.


Laras seketika diam memandang Fahmi dengan raut wajah sedih .


" ada apa , aku hanya bekerja mimi bukan cari pacar lagi " kata Fahmi


" bukan begitu momo" jawab Laras


" lantas apa katakan Mimi" jawab Fahmi


" aku akan pergi ke kota keluarga pindah kesana " jawab Laras sedih


" ke kota mana ? kamu jangan sedih bila aku ada rezeki pasti aku akan datang kesana" jawab Fahmi menenangkan Laras


" sungguh kamu mau datang Momo" tanya Laras dengan air mata yang masih tertahan.


" ke Jakarta" jawab singkat Laras


" baiklah itu tak masalah doakan aku punya banyak uang nanti akan aku susul kesana" kata Fahmi menekan halus hidung Laras.


keduanya tertawa terbahak-bahak hingga sore.


" lihat itu " menunjukkan seorang penjual harum manis.


" harumanis aku mau " pinta Laras


" tunggu disini ya " kata Fahmi


Laras menjawab anggukan saja Fahmi menemui penjual haru manis Dan membeli satu .

__ADS_1


" ini makanlah Mimi sayang" kata Fahmi dengan gemas .


" ah Momo bisa saja ha ha ha " kata kata dengan senyum termanis nya


mereka menikmati sore itu dengan sangat gembira karena sore itu adalah hari terakhir mereka bertemu .


" sudah sore ayo kita pulang , aku akan membantu ibu dan ayah bersiap siap" kata Laras.


" sama aku juga dong nanti " kata Fahmi .


" kita sama sama bersiap siap pergi namun tak searah " kata Laras sedih


" sudahlah tak apa apa aku kan sudah bilang akan mengunjungi mu disana " kata Fahmi


" iya baiklah" kata Laras


" ayo aku antar pulang " kata Fahmi mengandeng Laras pergi dari taman .


keduanya berjalan bergandengan tangan .


" sudah sampai silahkan Mimi sayangku" kata Fahmi sampai didepan rumah Laras.


" kamu hati hati ya Fahmi " kata Laras melambaikan tangan .


setelah Laras masuk Fahmi bergegas pulang kerumahnya.


keesokan harinya Fahmi berangkat bekerja begitu pun Laras pergi ke Jakarta.


kira kira apa yang terjadi selanjutnya akankah mereka bisa bersatu atau akan ada penghianatan atau bagaimana ??


Fahmi sampai ditempat bekerja di dalam kamar dia murung tak jelas , hingga hampir kecelakaan di tempat bekerja.


di Jakarta Laras pun duduk termenung didepan rumah barunya, ia merasa bosan dengan tempat barunya itu tak ada kegiatan apa pun teman pun tak ada !

__ADS_1


bersambung


__ADS_2