Bukan Menantu Idaman

Bukan Menantu Idaman
minta maaf


__ADS_3

Namu di detik berikutnya mereka dikejutkan dengan kedatangan sosok perempuan yang kini kulitnya hitam kucel gendut rambut yang sedikit berantakan seperti tak pernah disisir.


siapa dia ?


sari dan Sasa tau siapa dia mereka berdua memasang muka datar namun tidak dengan Fahmi ia nampak penasaran dan juga jijik melihat penampilan perempuan itu.


perempuan itu mendekat dengan susah payah karena hamil besar membuat nya berjalan sedikit kesulitan.


sampai perempuan itu mendekat sari pun bertanya kepada nya .


" dari mana kamu tau ?" tanya sari datar


" mbak itu gak penting aku kesini cuma mau minta maaf sama mbak " kata Mia


" apa maaf katamu , mikir dong gara gara kamu mbak sari jadi stres hampir gila tapi Untung nya perceraian nya dipercepat jadi dia gak lagi sakit hati " kata sasa


sasa selesai bicara sari berdiri menghampiri Mia .


" kita bicara diluar" kata sari berjalan tanpa menoleh kearah Mia.

__ADS_1


Mia pun mengikuti langkah kaki sari .


sebenarnya sari tak tega melihat mia seperti itu namun bagaimana lagi melihat wajahnya saja sari sudah muak dengan semua muka dua nya.


sampai di teras lantai bawah ,Sari duduk di kursi panjang yang ada disana .


" ada apa datang kesini aku harap sekali ini kami datang kesini " kata sari menatap lurus ke depan.


" aku mau minta maaf mbak , aku menyesal telah berbuat jahat karena menurut ibunya mas Agus . ternyata aku salah menilai mereka mbak " kata Mia kemudian terisak.


" tidak perlu minta maaf semua sudah terjadi. aku gak apa-apa semoga kami bahagia sama dia " kata sari hendak berdiri namun di tahan oleh Mia.


" ada apalagi" tanya sari kemudian terduduk lagi.


" mbak harus tau ibunya mas Agus itu cuma ingin uang bukan menantu yang pintar Bekerja atau rajin lihatlah mbak Sera dia juga tersiksa sama seperti ku tapi anehnya dia lebih disayang ibu dari pada aku . sekarang mbak sudah selamat dari rumah neraka itu aku harap mbak bisa bahagia kedepannya, aku senang bisa menyelamatkan mbak dari sana meskipun caraku yang salah , sekali lagi aku minta maaf mbak aku Janji Setelah ini tidak akan menemui mbak lagi . terimakasih atas kesempatan ini aku bisa bicara dan meminta maaf pada mbak " kata Mia kini semakin menjadi jadi


" sudahlah tak perlu bahas ini aku yakin suatu saat jika kami lebih baik dari mbak Sera itu semua akan terbalik padamu , sudah malam cepat pulang nanti suamimu mencari mu , aku sudah memaafkan mu dan terima kasih tanpa sadar kami menyelamatkan dari keluarga yang kurang baik dan toxic itu. terimakasih" kata sari


" mbak apa boleh kita berteman ,aku sendirian semua temanku meninggal kan aku itu semua karena hasutan ibu Sri yang jahat itu aku jadi seperti ini " kata Mia penuh penyesalan

__ADS_1


" memang penyesalan datang di akhir bulan di awal kamu yakinlah kedepannya bisa mengahadapi ibu Sri " kata sari


" baiklah sekarang aku sudah lega mbak mau memaafkan aku aku pamit pulang " kata Mia beranjak dari duduknya.


" kamu pulang naik apa ? " tanya sari


" tadi naik ojek mbak " kata Mia


" naik becak saja atau taksi biar aman"kata sari


" terimakasih sudah menghawatirkan aku mbak tapi dompetku ketinggalan dan uang yang ku bawa gak cukup untuk naik becak atau pun taksi " kata Mia


sari pun jadi melas melihat Mia yang sekarang seperti dirinya sedikit kesulitan soal keuangan pasal terlihat dari penampilan nya yang sekarang tak terawat.


sari mengambil dua lembar warna merah dari sakunya.


" ini ada sedikit pakai lah dulu ," kata sari , Mia merasa tak enak hati ingin menolak namun karena sari memaksa akhirnya ia menerima nya.


" Terimakasih mbak " kata Mia

__ADS_1


" ya hati hatilah dijalan " kata sari , sari pun kembali naik ke atas disana semua temanya sudah tidak ada hanya tinggal kopi miliknya saja .sari kembali duduk disana sendiri.


__ADS_2