Bukan Menantu Idaman

Bukan Menantu Idaman
dia siapa


__ADS_3

" HENTIKAN !! " seru seseorang yang baru saja naik tangga lantai dua.


" BERANINYA KAU MEMBUAT KERIBUTAN DI TEMPAT KU " seru nya lagi .dia adalah suami pemilik kost an ini .


Anggara pun menghentikan aksinya , dengan angkuhnya hendak menghajar bapak kos tersebut.


" dasar tua Bangka " kata Anggara hendak melayangkan pukulan namun gagal dengan sigap bapak kos menghalangi tangan Anggara dan menariknya kebelakang hingga ia tak bisa berkutik lagi


" sialan lepaskan saya , belum tau kamu siapa saya " kata Anggara


" saya tidak peduli siapa kamu , cepat pergi dari sini atau saya Laporkan kalian berdua karena telah membuat keributan disini" kata bapak kost .


" siapa sih Lo berani banget sama gue pake belain anak udik ini lagi " kata Anggara


" saya pemilik tempat ini sudah saya katakan tadi tuli kah kau hah " kata bapak kos kembali mengeratkan genggaman tangannya sampai Anggara merasa kesakitan.


Laras pun panik.


" pak saya minta maaf jika terjadi keributan di sini tapi saya tidak bermaksud berbuat seperti itu sungguh " kata Laras dianda kepanikan nya.


" saya mohon pak lepaskan teman saya " serunya lagi .


" baik saya akan lepaskan tapi cepat minta maaf pada Fahmi " kata bapak kost


" Fahmi aku minta maaf kalau Anggara membuat kamu begini say tolong ya " kata Laras hendak menolong nya namun sari , Sasa dan ibu kost datang .

__ADS_1


" TIDAK PERLU " kata ibu kost


" biar anak anak saya yang membantunya " serunya lagi .


" maaf ya Fahmi " kata Laras merasa bersalah


" sudahlah bawa tuh pacar mu , cepat pergi dari sini dan jangan pernah kesini lagi "


" kalau saya lihat kamu berdua kesini lagi saya penggal kepala mu " kata bapak kost menunjukkan kemarahan nya .


" baik pak saya permisi" kata Laras menolong Anggara yang tadi didorong bapak kost hingga tersungkur.


Anggara dan Laras segera pergi dari sana .


" kak kamu gak apa-apa " tanya Sasa pada Fahmi


" tunggu sebentar Fahmi " kata sari sedikit panik. ia bingung setiap kali lihat Fahmi seperti menahan sakit ia teringat Fahmi tak pernah cerita ia ada sakit apa pun.


" kamu ini sakit apa sih Fahmi ya ampun " kata sari langsung keluar setelah menemukan obatnya.


" Fahmi ini cepat minum " kata sari , Fahmi segera meraih obat yang ada ditangan sari dan meminumnya.


setelah minum obat Fahmi dibantu berdiri dan di antar sampai dalam kamar sari dan Sasa hanya diperbolehkan menunggu di depan kamar saja .


" sari Sasa tolong jagain Fahmi sesekali jenguk lah dia aku pikir selama disini dia hanya dekat dengan kalian " Kata ibu kost berpesan sebelum pergi

__ADS_1


" tidak denganku Bu tapi , dengan mbak sari kan dia pacar nya " jawab Sasa


blus


sari pun mendadak gugup dan wajahnya merah seperti buah tomat uang sudah matang .


" tuh kan apa ku bilang " kata Sasa semakin membuat sari merasa malu .


" sudah sudah kalian ini seperti anak kembar saja sering buat kegaduhan" kata ibu kost


" memang begitu kan Bu kenyataan nya " jawab sari


" ya iya ya sudah ibu pergi " kata Bu kost menyusul suaminya turun.


" terimakasih ya Bu atas bantuan nya tadi " kata sari


" sip itu mah biasa disini , kalian sudah saya anggap seperti anak sendiri" kata Bu kost kemudian melangkah kan kakinya pergi .


sari dan Sasa diam hanya saling pandang .


" jagain itu mbak kak Fahmi nanti tuh l@##nte datang lagi " kata Sasa


" tapi tadi itu siapa sih mbak ?" tanya Sasa


mereka kini terdiam sesaat duduk didepan kamar Fahmi dengan pemikiran masing-masing.

__ADS_1


" jangan jangan" kata Sasa dan sari mereka saling pandang dengan sejuta pertanyaan .


bersambung


__ADS_2