Bukan Menantu Idaman

Bukan Menantu Idaman
dia kan ??


__ADS_3

sore hari tepat nya Fadil pulang dari kerja.


ia melihat seorang tengah mencari sesuatu didepan kos nya .


" cari siapa mas " tanya Fadil yang tidak mengenal Agus


" mau cari tempat kos mas . ibu kos nya ada nggak tadi dia bilang ada dua kamar yang kosong " kata Agus panjang lebar


" oh mau ngekos disini , ayo saya antar mas didalam sana tempat ibu " kata Fadil berjalan duluan.


Agus mengekor dibelakang Fadhil.


Agus baru pertama kali masuk di kosa Bu Rina .ya nama ibu kos adalah Bu Rina sementara suaminya bernama pak Indra .


" sebentar ya saya panggil kan " kata Fadil masuk kedalam satu ruangan disana keluar lah seorang ibu ibu paruh baya


" itu dia Bu " terdengar suara Fadil dari agak jauh .


" oh kamu ayo sini masuk duduk dulu di dalam" kata Bu Rina


" saya Bu Rina pemilik kos disini , jadi gimana jadi Ndak ngekos " kata Bu Rina


" boleh lihat dulu Ndak Bu " tanya Agus


" boleh ayo silahkan masuk kebetulan baru juga dibersihkan sama pak Indra suami saya " Kat Bu Rina sangat ramah terhadap siapa pun yang tinggal di kos an nya .


Bu Rina mengajak Agus naik ke lantai tiga sementara Fadhil sudah kembali ke kamar nya di lantai dua .


tak lama sari Sasa dan Fahmi baru saja sampai mereka pisah memasuki kamar masing masing.

__ADS_1


sari menghempas kan tubuhnya nya dan kasih empuk yang bisa membuat pegal-pegal ditubuh nya hilang .


tidak dengan Fahmi dan Sasa mereka saling berebut kamar mandi duluan .


" kak aku dulu Napa ngalah kek sama adik nya " kata Sasa mode manyun .


" gak boleh dimana mana kakak yang duluan adik itu belakang Ngan , ya gak dhil" tanya Fahmi melihat Fadhil yang baru datang menahan tawa .


" kalau seperti tom and Jerry saja mas , udah kah sa sini aku temenin duduk " kata Fadhil menarik tangan Sasa.


" nah Sono pacaran dulu aku mandi duluan bye bye " kata Fahmi masuk kamar mandi terdengar air kran tandanya Fahmi sudah mulai mandi .


" ah segarnya" tiba tiba ada yang menegang pikiran nya seakan didalam.kqmar mandi berdua berolahraga bersama.


"astaghfirullah sadar sadar ," gumam Fahmi tersadar dari pikiran kotornya .


" bisa bisanya gue kayak gitu " kata Fahmi tersenyum senyum sendiri


Fahmi keluar dengan rambut basah nya memakai celana pendek dengan kaos hitam miliknya .sari yang baru keluar terpana melihat pemandangan yang sangat indah itu .


Fahmi menyadari sari .


" sari udah mau mandi " kata Fahmi membuat lamunan sari buyar


" ah itu , ah iya kamu udah selesai" kata sari sedikit kaku karena ketahuan .


Fahmi tersenyum tipis melihat tingkah sari yang menurut nya menggemaskan itu


" Bau sana mandi " kata Fahmi mendorong sari masuk kedalam kamar mandi .

__ADS_1


" iya iya aku mau mandi ini " kata sari kemudian menutup pintu nya.


Sasa pun sedang telepon dengan seseorang dengan suara nyaring entah apa yang di bahas nya seperti nya asik sekali.


" Ah segarnya " kata sari mulai ritual mandinya .


Sari menikmati setiap guyuran air yang mengalir ditubuhnya .


15 menit kemudian .....


" Lama banget sih mbak aku kan mau pergi jadi terlambat deh" kata Sasa menggerutu kesal .


" ya maaf aku kan menikmati mandi ku sa " kata sari tersenyum menggoda Sasa.


" hahaha mau pergi kata " kata Sari berjalan menjemur handuknya.


" sudah selesai" tanya Fahmi mendekat


" Baru saja , ada apa " tanya sari


" keluar yuk " kata Fahmi masih setia berdiri di samping sari menjemur handuknya


" gak ah males " kata sari kemudian pergi meninggalkan Fahmi sendirian.


Saat Fahmi melangkah pergi ia mendengar suara dua orang sedang berbicara dari lantai atas .


" ko kayak familiar ya suaranya" kata Fahmi masih setia mendengarkan nya .


" nah kan Bu Rina ngomong sama siapa tuh , eh mereka turun " kata Fahmi bersembunyi dari balik tembok dekat dapur , mengintip sedikit.

__ADS_1


" itu kan " kata Fahmi membekap mulutnya sendiri.


bersambung


__ADS_2