
dimalam yang dingin tiba tiba saja sari mimpi buruk tentang suaminya Agus ...
" kamu jahat mas tega kamu giniin aku aku kerja buat masa depan kita , kamu malah main dibelakang aku " ucap sari dalam keadaan mata masih tertutup rapat sambil sesenggukan.
Fahmi mendengar mulai membuka matanya dan melihat wajah sari.
" astaga pasti dia tak bahagia dengan pernikahannya,sudah pasti tuh cowo angkuh gak bisa bikin sari nyaman " ucap Fahmi dalam hati lalu mendekati sari dan menggoyang goyangkan badan sari pelan .
" sar.... sari bangun ...sar bangun sar..." ucap Fahmi .
" astaghfirullah " ucap sari seraya bangun memegang dadanya yang masih berdetak kencang.
" kamu gak apa-apa" ucap Fahmi pada sari .
" aku gak apa apa, tapi perasaan ku gak enak kenapa ya " ucap sari
" kamu ada masalah sama di Agus " ucap Fahmi
" enggak ada , cuma aku merasa ada yang aneh kemaren kemaren aku mau kerja gak dibolehin sama sekali nah ini malah begitu mudahnya aku pengen kesini di kasih kesempatan" ucap sari yang masih merasakan jantungnya berdegup kencang
" kamu harus hati-hati jangan percaya 100% padanya " ucap Fahmi mengingatkan sari
" begitu ya " ucap sari masih terlihat Ling Ling memikirkan arti mimpinya .lalu ia menoleh tas dan meraih ponsel lalu mengirim pesan pada Agus
" mas kamu sedang apa, sudah pulang apa belum " begitu isi pesan yang dikirim sari .
namu tak ada jawaban padahal jam baru menunjukkan pukul 22.00 malam.
lalu sari menelpon beberapa kali namun tetap tak ada jawaban sama sekali.
hati dan pikiran mulai resah baru juga ditinggal sudah mendapatkan firasat tidak enak .
" berdoa saja semoga semua baik baik saja sari " ucap Fahmi
" iya kamu benar tapi aku selalu berdoa tiap mau tidur sungguh " ucap sari kembali menarik selimutnya .
" ya sudah tidurlah aku akan berjaga malam ini" ucap Fahmi
" tapi kan besok kamu harus kerja " ucap sari
" besok aku libur jadi bisa bantu kamu cari kos " ucap Fahmi
" nih minum air putih dulu " ucapnya lagi memberikan sebotol minuman
" terimakasih" menerima botol minuman air putih.
" iya setelah itu tidurlah " ucap Fahmi
" tapi ...." belum selesai bicara sudah dipotong oleh Fahmi
__ADS_1
" tapi apa , aku tidak akan aneh-aneh beneran deh " ucap Fahmi
" iya janji ya " ucap sari
" iya " ucap Fahmi ( jika dia menyakitimu aku tak akan sungkan merebut mu darinya ) batin Fahmi memandangi sari seakan tahu apa yang dirasakan sari .
" dah cepat tidur " ucap Fahmi .
" iya duh bawel sekali kau ini " ucap sari sbil merebahkan tubuhnya lagi dan memejamkan matanya tak lama lalu membuka kembali.
" ingat ya jangan macem-macem" ucap sari was was.
" apa sih udah ceper tidur atau mau aku cium nih " ucap Fahmi menggoda sari
" masih aja kaya dulu hahaha " ucap sari mengingat dulu ketika masih berangkat pulang kerja barengan waktu itu Fahmi pernah menciumnya .
" hehehe masih ingat rupanya dah ceper tidur cantik " ucap Fahmi lagi namun tak ada jawaban ternyata Gladys sudah tidur pulas saking pulsanya di goyangkan badanya pun tak merasa sama sekali.
" sari sari " ucapnya membenarkan poni sari yang berantakan..
tak lama Fahmi pun ikut terlelap dalam tidur kali ini dirinya bermimpi sari menangis sendirian seketika keringat dingin mengucur deras di keningnya.
" astaghfirullah huh ...huh...huh..." Fahmi terbangun dan melihat sari masih tidur lelap disampingnya....
keesokan paginya.....
sari masih tidur belum bangun juga.
selang beberapa menit Fahmi pergi sari terbangun melihat sekeliling tidak ada siapa-siapa sari segera beranjak ke kamar mandi sekedar cuci muka lalu balik lagi membereskan kamar .
" udah bangun " suara seseorang dari arah belakang sari , sari pun menoleh .
" eh dari Manado cariin gak ada " ucap sari lalu disambut senyuman dari Fahmi .
" keluar sebentar nih " sambil memperlihatkan makanan yang dibawanya.
" sepagi ini cari makan buat siapa , kamu lapar " ucap sari .
" ya buat kita masa buat siapa lagi sih sar " ucap Fahmi berlaku mengambil sendok dan garpu di dapur kecil dekat kamar kos nya yang dulu dibuat dari masak . setelah sari menikah dan tidak lagi bekerja dapur itu sering digunakan Fahmi masak .
" tapi aku belum lapar " ucap sari .
" jangan makan telat tuh lihat badanmu semenjak nikah ko kurus gitu dulu kamu agak gendutan " ucap Fahmi seketika sari melihat dirinya dalam batin " dia yang hanya teman selalu memperhatikan ku sementara suamiku apa lah hanya asik pada game nya .ah sudahlah ngapain aku bedain toh lelaki itu sama aja kan " ...
" hey pake ngelamun ceper mandi habis itu makan " ucap Fahmi menyadarkan lamunan sari .
" iya iya , emang bau ya aku " ucap nya sbil mencium bajunya yang tak bau .
" heheh ya nggak sih tapi kan harus mandi pagi biar seger " ucap Fahmi .
__ADS_1
" huh alasan aja " ucap sari sambil menjewer telinga Fahmi .
disisi lain Agus tengah buka kedai disana sudah ada Mia yang setiap hari datang .
" kamu ngapain sih kesini terus " ucap Agus kesal
" mau kamu jadi suamiku" ucap Mia
" aku sudah punya istri Mia gak mungkin sama kamu " ucap Agus
" dasar munafik udah punya istri tapi suka dengan tubuhku " ucap Mia
" karena kau menggodaku " ucap Agus lagi
" kalau begitu panggil saja aku jika ku butuh , aku siap kapanpun kau mau " ucap Mia
" nanti malam aku akan kerumah mu disana orang tua mu tidak ada kan" ucap Agus penuh smirk , ( aku hanya akan memanfaatkan mu " batin Agus . " bagus dengan begini kamu akan jadi milikku" batin mia .
" baiklah aku pergi sayang " ucap Mia akan pergi tak lupa mencium bibir Agus " cup" .
" iya sayang " ucap Agus lagi .
setelah kepergian Mia Agus pun mulai bekerja .
disisi lain Mia sedang mempersiapkan makan siang untuk Agus .
" aku harus terkesan menarik Dimata Agus pokok nya sari harus ku singkirkan" ucap Mia tersenyum puas melihat Agus perlahan mulai menerima nya kembali.
tepat pukul 12.00 siang Mia datang ketempat kerja Agus kebetulan agak sepi Mia main masuk .
" Gus udah makan siang belum nih aku bawakan makan siang untuk mu " ucap Mia
" belum nih kebetulan aku laper sini aku makan sekarang" ucap Agus
" wah rasanya enak " ucap Agus membuat Mia tersenyum lebar .
" iya dong aku harus pandai masak untuk calon suamiku " ucap Mia .
" Gus gimana kalau kita nikah siri aja lagian kan sari kerjanya jauh mana bisa bikinin masakan tiap hari untukmu , lagian suami suruh dirumah ko ngotot mau kerja " ucap Mia
" iya kamu bener juga nanti kita bahas ini ya aku mau kerja lagi " ucap Agus selesai makan.
" ya udah aku mau balik lagi nanti sore aku kesini ya " ucap Mia .
" iya " ucap Agus mengecup bibir Mia , Mia dengan senang hati menerima ciuman itu .
" udah nanti dilihat orang " ucap Agus .
" tapi aku pengen " ucap Mia menjadi manja .
__ADS_1
" nanti malam kita habiskan berdua " ucap Agus disambut senyuman oleh Mia
" baiklah aku tunggu " ucap Mia laku pergi.