Bukan Menantu Idaman

Bukan Menantu Idaman
gendut tetap ku sayang


__ADS_3

sari menyelesaikan makannya dan segera pulang .


masih tersisa air mata di bagian bulu matanya setelah menjauh dari penjual bakso ia menghapus nya kembali.


sari berjalan begitu santai nya menikmati angin yang berhembus di malam hari dan jalanan yang cukup padat .


sari memasukkan kedua tangannya kedalam saku jaket yang dia kenakan.


*kalau di ingat ingat ko sedih juga ya , ada apa sebenarnya dengan diriku ini .


gak seharusnya aku begitu sebelumnya aku sudah mengalami nya bukan.


lantas kenapa tak bisa hilang kenapa aku masih saja cengeng*


batin sari kini matanya kembali menetes kan air matanya perlahan lahan .


ia segera mengusap nya agar tak terlihat sedang menangis


" lebih baik aku cepat pulang " kata sari mempercepat langkah kakinya.


dibelakang Fahmi masih setia memantau mengikuti langkah sari kemana pun ia pergi .


" seperti nya dia mau pulang aku harus sampai duluan di kost " kata Fahmi ia berbelok arah mengambil jalan pintas yang cepat agar sampai di kost an .


benar Fahmi baru saja duduk di kursi depan kamar mereka sari baru saja menaiki tangga.


sari sampai di lantai dua sempat bertemu pandang dengan Fahmi namun ia menunduk merasa ada yang salah.


" sudah pulang " tanya Fahmi dengan duduk santai nya menanyai sari ia sesekali fokus pada benda pipih yang ada ditangannya .

__ADS_1


" sudah " jawab sari singkat Kemudian ikut duduk di bangku kursi yang kosong namun tak terlalu dekat dengan Fahmi .


" oh tunggu aku lupa " kata Fahmi beranjak dari duduk mengambil batagor yang tadi dia beli .


" cepat makan nanti dingin " kata Fahmi


" hah tapi aku " kaya sari gugup


" tadinya aku mau kasih ke kami tapi kamu pergi ya sudah ,cepat makan keburu dingin gak enak " kata Fahmi kemudian kembali fokus pada ponselnya.


" hah jadi tadi dia ...


oh my God aku salah sangka padanya maaf Fahmi aku sempat salah paham padamu "


batin sari


memandang batagor yang ada didepan nya sesekali ia memperhatikan Fahmi dengan benda pipih nya .


Fahmi melirik sari ia menyadari muka masam sari .


" maaf buruan makan " kata Fahmi seakan tau perasaan sari


" iya " jawab sari singkat


sari memakan batagor dengan pelan , Fahmi dengan setia menunggu nya sampai batagor pun habis tak tersisa.


" haduh kenyang banget btw makasih batagor nya ya " kata sari kemudian meminum air putih.


" iya sama sama " jawan Fahmi

__ADS_1


Fahmi dan sari asik dengan ponsel nya masing masing.


datanglah dua orang manusia yang suka buat keramaian.


" hallo kami datang " katanya dengan membawa banyak makanan dan 4 buah minum ditangan nya .


" buset banyak amat lu mau pesta sa" tanya sari


" Alhamdulillah rezeki datang " kata Fahmi


" tau saja lah kita waktunya nongkrong gitu loh " kata Sasa


" tadi Sasa yang maksa ya sudah kita beli sebanyak ini " kata Fadil


" iya gak apa-apa lain kali minum saja gak apa-apa kok " kata sari mencomot satu makanan.


" iya mbak maaf " kata Sasa


" ntar gendut an gimana mau " tanya sari


" hahah bagus dong kalau gendut aku suka " jawab Fadil


" gendut kebanyakan lemak suka ?" tanya Fahmi


" kalau udah cinta dan sayang apapun keadaan tetap menerima " kata Fahmi


" iya mas bener deh " kata Fadil dengan gaya ala ala cewek


sari dan Sasa hanya tersenyum sumringah melihat tingkah kedua nya .

__ADS_1


bersambung


__ADS_2