CEO & DOLL

CEO & DOLL
BAB 110


__ADS_3

1 bulan kemudian ...


Letta datang ke rumah Gabriel untul mengunjungi Sora dan Gabriel.


Dia juga membawa Luca bersamanya, setelah satu bulan pernikahannya dengan Zact, Letta mulai dekat dengan Zact dan Moran.


Gabriel merasa senang dengan kedatangan mereka, dia langsung berjalan mendekat dan berbicara dengan Luca.


"Luca apa kabarmu" tanya Gabriel sambil membenarkan topi Luca.


"Baik" jawabnya malu-malu


"Ikutlah denganku , aku punya sesuatu untukmu" bujuk Gabriel.


Luca yang juga mulai dekat dengan Gabriel mengangguk dan Gabriel segera menggendongnya.


Letta menemani Sora bermain dengan boneka-bonekanya.


Gabriel sangat exited menunjukan sesuatu yang akan membuat Luca merasa senang.


Dia membawanya ke suatu ruangan dan menyalakan lampunya.


Mata bulat Luca langsung melebar melihat kamar yang di hias dengan ornamen dinosaurus yang di lengkapi dengan teknologi canggih.


"Apa kamu menyukainya?" tanya Gabriel sambil berjongkok di samping Luca.


Luca berjalan masuk dan matanya berputar mengelilingi setiap sudut kamar.


"Ini keren" kata Luca dengan mata yang berbinar-binar.

__ADS_1


"Apa kamu mau tinggal di sini?"


Mendengar pertanyaan itu Luca diam sejenak dan terlihat berpikir.


"Aku mau ... Tapi aku ingin tinggal bersama ayah Zact"


"Hmm begitu ya ... tapi aku ingin Luca tinggal di sini sendiri, karena kasurnya hanya cukup untukmu saja, bagaiman kalau Luca tinggal di sini untuk beberapa hari saja"


"Aku harus bilang sama ayah dulu"


"Baiklah ... kalau begitu ayo turun dan bermain dengan Sora" kata Gabriel mencoba memahami Luca dan tak ingin memaksakan.


Mereka kemudian turun dan menyusul Sora dan Letta.


"Ehem ... Letta aku ingin bicara denganmu"


Letta mengangguk dan duduk di samping Gabriel.


"Bagaimana jika aku mengambil hak asuh Luca"


"Kenapa tiba-tiba sekali?"


"Ini bukan hal yang tiba-tiba, aku telah memikirkannya sejak lama, aku pikir Luca akam lebih baik di sini, sebentar lagi kamu akan memiliki seorang bayi dan itu pasti sangat merepotkan"


"Tapi kak ..."


"Ini hanya perasaan seorang ayah ... Aku hanya ingin anakku kembali ke pelukanku , sudah cukup hukaman yang aku jalani selama ini dengan berpisah darinya beberapa tahun ini, aku ingin sekali benar-benar membesarkan anakku" jelas Gabriel dengan wajah sedih.


"Aku akan mencoba berbicara dengan Zact"

__ADS_1


"Terima kasih, tapi jangan memaksanya itu tidak akan baik untuk hubunganmu"


"Iya kak aku akan bicara dari hati ke hati, aku yakin dia akan mengerti"


Setelah pulang ke rumah, Letta menyiapkan makan malam untuk Zact, setelah itu dia mandi dan menunggu suaminya pulang.


Pukul 19:40 Zact sampai di rumah,Letta membantunya membukakan dasinya dan menyiapkan pakaian untuk Zact.


Zact mandi sebentar sebelum makan malam, Letta dengan tenang menunggunya, setelah berpakaian mereka turun untuk makan malam.


"kamu pasti kelelahan" kata Letta khawatir melihat mata Zact yang merah.


"Tidak aku hanya survey lapangan untuk melihat pembangunan gedung baru, di sana banyak debu sehingga mataku terasa sedikit perih" jelas Zact.


"Setelah makan aku akan meneteskan obat mata untukmu"


"Ya terima kasih ... Apa Luca ikut ke rumah Gabriel?"


"Iya ... Dia sangat senang di sana dan sempat tidak mau pulang"


"Oh ya ... Itu bagus , Gabriel pasti senang Luca di sana seharian"


"Ya dia sangat senang"


"Kenapa kamy terlihat tidak semangat, apa kamu tidak enak badan?"


"Tidak aku baik-baik saja, ayo kita habiskan makanannya terus istirahat"


"Iya"

__ADS_1


Letta akan berbicara dengan Zact tentang Luca sambil berbaring sehingga bisa berbicara dari hati ke hati.


__ADS_2