CEO & DOLL

CEO & DOLL
BAB 74


__ADS_3

Setelah Nuna tertidur pulas,Rose keluar kamar menuju kamar Luca.perlahan dia membuka pintu kamar dan terlihat Luca sedang tertidur lelap di temani oleh Camila, Rose menghampiri putranya itu dan menciumnya perlahan.


Rose memandang Luca sejenak lalu keluar dan berjalan menuju kamar Zact, setelah sampai di depan pintu kamar, Rose mengusap pintu di hadapannya itu dengan air mata yang mulai menetes.


Tangannya yang gemetar memutar gagang pintu,saat pintu terbuka lebar, dia memandang ke arah ranjang besar milik Zact,tangis Rose pecah membayangkan Zact yang tertidur lelap di ranjangnya.


Dia berjalan perlahan menuju tempat tidur dan duduk di tepi ranjang, tangannya mengusap bantal milik Zact dengan air mata yang terus menetes.


"Zact ... kamu harus kembali, aku sangat merindukanmu" kata Rose sambil memeluk bantal Zact.


Rose kemudian berbaring,matanya yang terasa berat karena kebanyakan menangis akhirnya terlelap.


Keesokan harinya Nuna yang terbangun dan terkejut karena tak melihat Rose.


Dia mencoba mencarinya di kamar mandi namun tidak ada , panik Nuna segera berlari keluar mencari keberadaan Rose , Nuna menuju kamar Luca.


"Ada apa?" tanya Camila setelah melihat kepanikan di wajah Nuna.


"Ah itu bibi, apa kak Rose ada di sini?"


"Tidak ... Aku belum melihatnya sama sekali" jawab Camila sembari memakaikan baju Luca.


"Kakak juga tidak ada di kamar" kata Nuna dengan penuh kekhawatiran.


"Apa kamu sudah mencarinya di kamar mandi?"


"Sudah bibi tapi tidak ada"


"Bob temani Nuna mencari Rose" Seru Camila yang mulai ikut mengkhawatirkan Rose.

__ADS_1


Nuna dan Bob bergegas keluar dan mencari Rose, saat di lantai bawah seorang pelayan menghampiri Nuna.


"Nona ada yang ingin saya beritahukan" Ucap pelayan.


"Cepat katakanlah, aku sedang mencari Rose" kata Nuna sembari menengok kanan kiri.


"Nyonya Rose ada dikamar Tuan".


Mendengar itu Nuna langsung bisa bernafas lega.


"Terima kasih telah memberitahuku"


Pelayan itu mengangguk lalu kembali bekerja.


Nuna kemudian mencari Bob untuk memberitahunya jika Rose sudah ketemu.


"Paman aku sudah tahu kak Rose dimana" Kata Nuna setelah bertemu Bob.


"Itu ... Di kamar kak Zact"


"Apa dia tidur?"


"Ya ... Kata pelayan dia sedang tidur"


"Baiklah ... Biarkan saja dia beristirahat, ayo kembali ke kamar Luca dan beritahu bibimu"


Mereka kemudian kembali masuk ke rumah menuju kamar Luca.


"Apa Rose sudah ketemu?" Tanya Camila setelah melihat Nuna dan Bob memasuki kamar.

__ADS_1


"Ya ... Dia di kamar Zact " kata Bob sembari menggantikan Camila menggendong Luca.


"syukurlah ...Dia pasti sangat mengkhawatirkan Zact ,semoga tuhan mengasihaninya dan mengembalikan Zact padanya" Harap Camila dengan mata berkaca-kaca.


Rose akhirnya terbangun dan menyadari jika hari telah pagi.


Dia kembali ke kamar dan segera mandi, Nuna yang mendengar suara air dari kamar mandi duduk menunggu.


Setelah menunggu cukup lama ,Rose keluar juga dari kamar mandi.


"Kak apa kamu mau sesuatu?" tawar Nuna.


"Ya aku mau sesuatu"


"Hmm katakanlah kakak mau apa"


"Aku mau ke rumah sakit" kata Rose


"Ah itu ... Kakak lebih baik beristirahat dulu"


"Tidak ... Aku akan ke rumah sakit"


"Baiklah kakak ... Aku akan menemanimu"


"Terima kasih" Ucap Rose sembari mengeringkan rambutnya.


Di rumah sakit Anna dan Clarkson melihat Zact dari balik pintu.


wajahnya yang tampan nampak pucat pasi.

__ADS_1


Rose pun sampai di rumah sakit dan langsung berjalan menuju ruangan Zact.


__ADS_2