CEO & DOLL

CEO & DOLL
BAB 47


__ADS_3

Zact pulang bersama Rose, Nuna yang menunggunya di rumah langsung berlari setelah melihat mereka turun dari mobil.


"Kakak baik-baik saja?" tanya Nuna sembari memegang kedua tangan Rose.


Rose mengangguk dan menggandeng Nuna masuk, di ruang tengah mereka duduk dan pelayan segera membawakan minuman untuk mereka.


"Rose maaf jika hari itu aku tidak menawarkan mu undangan itu, maka sekarang kamu sudah berada Di Rushamb dan tidak ada kekacauan semacam ini"


Sesal Zact pada Rose.


"Zact sungguh aku baik-baik saja, semua telah terjadi, aku tadi ketakutan karena aku pikir tidak akan ada yang mempercayai atau memperdulikan aku"


"Jangan pernah berpikir seperti itu, banyak yang menyayangi juga memperdulikan mu"


"Betul yang di katakan kakak Zact, kakak tidak perlu khawatir akan hal itu, kami semua akan selalu berada di samping kakak" kata Nuna sambil memeluk Rose yang terharu.


Di tempat lain Gabriel dan Joanna berbicara di kamar tentang hal yang terjadi.


"Aku sangat cemburu dan takut kamu akan kembali bersamanya" Kata Joanna sambil terisak.


"Ya aku akan melakukan hal itu jika kamu terus mengusiknya" ancam Gabriel


"Maka berhentilah bersikap dingin padaku"


"Jika kamu tahu aku memiliki sikap yang buruk seperti itu, kenapa kamu tidak menyerah saja"


"KARENA AKU BENAR-BENAR MENCINTAIMU!!" Teriak Joanna.


"Maka kamu harus tahu aku tidak bisa mencintaimu!! kamu tahu jika aku melakukan pernikahan ini semata-mata hanya untuk membalas budi atas ayahmu yang telah menyelamatkanku!!! Aku sudah memberikan dia keturunan yang dia inginkan, lalu kalian masih mau menuntut ku hal lain, apa kalian pernah berpikir betapa menderitanya aku harus mengorbankan cintaku?? tidak!! kalian tidak akan pernah berpikir seperti itu, karena yang kalian pikir hanya tentang ego kalian sendiri!!!"


Joanna semakin terguncang mendapat makian dari Gabriel, dia menangis sejadi-jadinya, tiba-tiba dia merasa sesak dan jantungnya terasa sakit.


Gabriel yang awalnya diliputi dengan amarah ,seketika panik melihat Joanna kesakitan dan sampai tersungkur ke bawah.


Gabriel segera menghubungi pengawalnya untuk menyiapkan mobil.


Gabriel membopong Joanna dan lari kebawah.


Semua pelayan di rumah kaget melihat Joanna yang di bopong Gabriel sambil berlari.


"Kenapa dengan Nyonya , tuan terlihat panik" tanya salah satu pelayan kepada Daisha.


"Kembalilah bekerja dan jangan banyak bertanya" omel Daisha yang langsung membuat pelayan itu cemberut dan pergi.


Pengawal membawa mobil dengan kecepatan tinggi namun penuh dengan kewaspadaan.


Gabriel yang duduk di kursi belakang dengan Joanna yang berada di pangkuannya, panik dan merasa bersalah.


Dia tidak bisa mengendalikan diri jika menyangkut tentang Rose, sehingga lupa tentang penyakit Joanna.

__ADS_1


Joanna yang tak sadarkan diri membuatnya semakin cemas.


"Apa kamu tidak bisa lebih cepat lagi" ucap Gabriel kepada pengawalnya.


Pengawal hanya mengiyakan perkataan Gabriel, karena dia tahu jika tuannya itu sedang khawatir.


Di sela-sela perjalanan Gabriel telah menghubungi dokter yang menangani Joanna dan mereka langsung segera menyiapkan tempat rawat untuknya.


Sesampainya di rumah sakit, Perawat dan Dokter telah menunggu dan dengan sigap membawa Joanna ke UGD.


Gabriel membuang nafas berat, dia berdiri bersandar dengan cemas.


Pengawal datang membawakan sebotol air mineral untuknya.


"Tuan duduk dan minumlah agar lebih tenang" kata Jhoni pengawal kepercayaan Zact.


Gabriel duduk dan meraih air minum itu, dia membuka dan meneguknya setengah.


Dia bersandar pada dinding dan memejamkan matanya dengan gundah.


Setelah kurang lebih setengah jam menunggu Dokter keluar dan menemui Gabriel.


Dia duduk di sampingnya dan mulai menyampaikan hasil pemeriksaannya.


"Nyonya Rowen tidak dalam keadaan baik, transplantasi jantung yang dia lakukan selama ini tidak berjalan baik, setelah meminum obat setiap hari tidak terlihat perubahan yang signifikan, kita hanya bisa berharap adanya keajaiban karena semakin dia memaksakan kehamilannya ini maka itu sangat membahayakan dirinya,tolong jaga dirinya dan tidak membuat dia dalam keadaan tertekan" Kata Dokter yang di jawab dengan anggukan oleh Gabriel.


Dia memandang sekelilingnya dan mendapati Gabriel yang duduk dengan mata terpejam.


Joanna bangun dari tempat tidur dan menghampiri Gabriel dan membangunkannya dengan lembut.


"Gabriel ..."


Mendengar suara Joanna, Gabriel langsung terbangun.


Dia melihat Joanna yang duduk di sampingnya.


"Kenapa kamu bangun dari tempat tidur? kembalilah berbaring dan istirahat, aku akan menunggumu disini" kata Gabriel yang langsung di tolak oleh Joanna.


"aku tidak mau lama-lama disini, bawa aku pulang" pinta Joanna dengan wajah memelas.


"Dokter bilang keadaanmu tidak baik , kamu harus di rawat"


"Aku baik-baik saja"


"Apa kamu ingin berdebat terus denganku?"


Tanya Gabriel yang langsung di jawab dengan gelengan kepala oleh Joanna.


Gabriel membantu Joanna kembali ke tempat tidurnya untuk berbaring,lalu Gabriel keluar ruangan untuk memanggil Dokter.

__ADS_1


SATU BULAN KEMUDIAN


__________________________


Zact bersama kedua orang tuanya dan Rose melakukan peresmian "Bryan Enterprise".


Banyak wartawan yang datang meliput bisnis baru sang superstar.


"Terima kasih telah menghadiri undangan peresmian bisnis baru kita,semoga kedepannya bisa berjalan dengan lancar,sukses dan melahirkan bintang-bintang baru yang berbakat dan bersinar"


Setelah mengucapkan beberapa kata Gabriel memotong pita tanda diresmikannya Bryan Enterprise, semua orang yang hadir bertepuk tangan dan memberikan selamat kepada Zact.


Rose yang terlihat anggun dengan Gaun selutut menarik perhatian para wartawan, mereka salah fokus dengan perut Rose yang membesar.


"Zact apa tunanganmu sedang hamil" tanya wartawan


Zact tersenyum dan menggandeng tangan Rose lalu mengusap perut besar Rose dengan penuh kasih sayang.


"Iya ini milikku" Kata Zact dengan senyum yang tersungging.


"Wahh apa kalian akan segera menikah setelah anak ini lahir?"


"Hahaha tunggu saja kabar baik itu, bisakah kalian bertanya yang sehubungan dengan bisnis baruku ini? itu akan lebih baik" kata Zact sopan yang langsung di berikan tepuk tangan oleh para wartawan tanda setuju.


Setelah melakukan wawancara Zact,Rose dan kedua orang tuanya saling berbincang dengan para tamu undangan.


Berita tentang Zact meresmikan bisnis baru menjadi berita yang sedang hangat untuk di perbincangkan , karena Zact juga mengkonfirmasi kehamilan tunangannya itu.


Para Penggemar bersorak gembira di berbagai grup dan medsos.


Kehamilan Rose yang di dengungkan di berita-berita yang beredar sampai juga ke telinga Gabriel.


Dalam berita itu disebutkan jika kandungan Rose berusia 6 bulan.


Gabriel yang tak percaya begitu saja dengan berita itu mencari-cari video cuplikan peresmian itu.


Di dalam video itu terlihat perut Rose yang membesar.


Jantung Gabriel berdetak kencang melihat fakta-fakta di depannya.


Perasaan marah dan kecewa menderanya, dia merasa di khianati.


Jika kandungan Rose berumur 6 bulan maka Rose benar-benar mengkhianatinya pikir Gabriel.


Air mata jatuh tak tertahankan, perasaannya seketika hancur.


Gabriel bersandar pada kursi kerjanya, matanya yang memerah menatap kosong pada video yang berputar di laptopnya.


Kenangan-kenangan indah bersama Rose muncul dalam benaknya dan berakhir dengan kenangan-kenangan pahit di antara mereka.

__ADS_1


__ADS_2