CEO & DOLL

CEO & DOLL
BAB 87


__ADS_3

Berita menggemparkan hari ini tentang kembalinya Gabriel Rowen ke Sanor.


Dia datang dengan produk barunya yang berteknologi tinggi,handphone yang hanya di produksi secara limited edition itu di gadang-gadang akan di jual kepada orang-orang khusus.


Seperti biasa Gabriel yang perkasa muncul dengan karismanya yang luar biasa.


Menggendong putri cantiknya yang bernama Sora, dia tetap tampil memukau di hadapan publik.


Belum di ketahui sepeninggalan putri Joanna apakah dia sudah kembali menikah atau belum.


Namun yang publik tahu Gabriel kembali dan pastinya akan kembali merebut puncak kejayaan di dunia bisnis.


Zact mematikan televisi setelah melihat berita tentang kembalinya Gabriel, dia melirik jam di tangannya lalu segera pulang ke rumah.


Di rumah Zact segera membersihkan diri lalu bermain bersama Moran.


Dia membawa bayi lucu itu ke taman dan menunjukkan bunga-bunga dan kupu-kupu.


Moran yang menginjak usia 3 bulan sangat menyukai bunga-bunga, jadi neneknya menanam banyak bunga untuknya.


Sekarang taman di penuhi dengan macam-macam bunga yang berwarna-warni, Zact memetik satu bunga untuk Moran, dia sangat senang mendapat bunga dari ayahnya itu.


Dia tersenyum begitu manis sehingga Zact tak kuasa untuk tidak menciumnya.

__ADS_1


Sedang asyik bermain dengan Moran, Bodyguardnya memberitahu jika Gabriel datang menemuinya, Zact mengernyitkan dahinya, dia cukup terkejut dengan kedatangan Gabriel yang begitu tiba-tiba dan secepat itu menemuinya.


Zact menggendong Moran masuk, dari kejauhan dia melihat Gabriel yang duduk dengan tenang di ruang tamu, Zact berjalan menghampirinya.


"Tak ku sangka kamu akan kembali dan datang ke sini begitu cepat" Zact membuka obrolan.


Gabriel membuka kaca mata hitamnya dan menoleh ke arah Zact dengan senyum misteriusnya.


"Bukankah seharusnya kamu membuka obrolan dengan menanyakan kabar?"


"Sepertinya kamu terlihat sangat sehat jadi aku tidak perlu basa-basi menanyakan itu dan ... Bukankah tuan Rowen tidak suka basa-basi?"


"Hahaha ... Kamu begitu sangat mengenalku"


"Hmm ... Ada apa kamu datang ke sini"


"Baiklah ... Dia sedang tidur siang, jika kamu mau menunggu tunggulah"


"Tidak masalah ... Aku akan menunggunya, apa dia putrimu dengan Rose?"


"Ya ..."


"Hmm dia cantik mirip ibunya, lalu di mana Rose"

__ADS_1


Belum sempat menjawab Moran tiba-tiba menangis begitu keras,Zact kemudian meninggalkan Gabriel untuk membawa putrinya ke kamar untuk menenangkannya, Moran ingin minum susu dan Zact yang hafal kebiasaan putrinya itu buru-buru menyuruh suster yang menjaga Moran segera membuatkan Moran susu.


Sementara itu Zact masih berusaha menenangkan Moran yang masih menangis karena belum mendapatkan susunya.


Suster menghampiri Zact dan menawarkan agar Zact menyerahkan Moran padanya.


"Tuan berikan Nona kecil kepada saya , dia mungkin haus dan juga mengantuk, aku akan menidurkannya"


Zact kemudian memberikan Moran kepada suster.


"Sus aku akan pergi, jika ibu pulang beritahu dia aku akan pulang cukup larut jadi tidak perlu menungguku untuk makan malam"


Suster mengangguk mengerti .


Zact kembali ke ruang tamu dan duduk berhadapan dengan Gabriel.


"Maaf ... Anakku sedikit rewel karena mengantuk"


"Tak masalah... Oh ya aku juga ingin bertemu dengan Rose aku ingin menanyakan banyak hal tentang Luca padanya"


Zact menarik nafas dengan berat sebelum mengajak Gabriel untuk mengunjungi suatu tempat.


"Ikutlah denganku, aku akan mempertemukan mu dengan Rose"

__ADS_1


Gabriel pun mengikuti Zact ke luar dan masuk ke dalam mobilnya.


Tak banyak bertanya Gabriel hanya diam dan duduk selagi Zact menyetir mobil.


__ADS_2