
Zact dan Letta sampai di rumah Gabriel, mereka masuk dan Gabriel menyambut mereka dengan senang.
Gabriel menggendong Sora dan menyapa anak-anak dengan lembut.
"Halo Luca ... Halo Moran" sapa Gabriel
Luca langsung memberikan senyuman padanya dan Gabrielpun merasa sangat bahagia karenanya, meski hanya sebuah senyuman itu sangatlah berarti untuknya.
"Luca aku sudah menyiapkan banyak makanan untukmu , ayo ikuti suster dia akan menunjukkannya"
Luca yang penasaran langsung mengikuti suster dan langsung meloncat-loncat mendapatkan banyak makanan ke sukaannya.
Gabriel kemudian mempersilahkan Zact dan Letta duduk.
"Kakak sudah makan?, aku membelikan ini untukmu" tanya Letta sambil memberikan makanan yang dia beli untuk Gabriel.
"Terima kasih ... Kebetulan aku belum makan" jawabnya sambil meraih paper bag berisi makanan.
"Gabriel aku sudah mendengar ke inginanmu dari Letta"
"Ya ... Lalu apa kamu keberatan?"
"Tidak ... Mungkin berat namun aku tahu perasaanmu dan itu juga hakmu " kata Zact sambil menghela nafas.
__ADS_1
"Syukurlah atas pengertianmu, aku pikir ini akan berjalan dengan banyak drama dan masalah namun kamu memberikan jalan dengan mudah"
"Kalau aku melakukan itu maka yang menjadi korban adalah Luca , aku tidak mau itu terjadi padanya, yang perlu kita lakukan saat ini adalah membuatnya nyaman terlebih dulu dan tidak membuatnya kebingungan apalagi memaksanya"
"Ya kamu benar ,aku tidak akan memaksanya, aku mohon bantuan dan kerja samanya "
"Tentu ... Maka dari itu aku bersama anak-anak akan menginap di sini, apa kamu tidak keberatan?"
"Tidak sama sekali ,aku akan sangat senang karena itu benar-benar sangat membantu untukku lebih dekat dengan Luca"
"Aku merasa sangat lega semua berjalan baik" kata Letta merasa terharu.
"Ya ... Kalian istirahatlah , aku akan makan ini" kata Gabriel
Setelah meletakan Moran di ranjang, Letta langsung memeluk Zact dengan perasaan yang mengharu biru.
"Zact aku tidak tahu harus berkata apa lagi selaon berterima kasih,kamu benar-benar memberikan kebahagiaan kakak yang selama ini dia selalu inginkan"
Zact memberikan kecupan di keningnya dan mengusap rambutnya pelan.
"Aku melakukannya karena memang harus seperti itu, jadi kamu tidak perlu berterima kasih padaku ,aku hanya mengembalikan apa yang memang menjadi miliknya"
"Ya ,aku berharap semua mendapatkan kebagaiaan meski harus ada yang berkorban"
__ADS_1
"Benar, mari beristirhat aku sangat lelah" kata Zact sambil membawanya ke tempat tidur.
Keesokam harinya mereka semua sarapan ,Luca nampak lahap memakan sarapannya.
Setelah sarapan Zact pamit pergi bekerja.
"Aku akan berangkat, kamu bisa menginap di sini selama seminggu, aku akan datang sesekali" kata Zact pada Letta.
"Baiklah, hati-hati di jalan" kata Letta sambil memeluk Zact seperti enggan untuk di tinggalkan.
"Aku berangkat" pamit Zact dan memberikan kecupam hangat untuknya.
Setelah Zact pergi, Letta kembali masuk ke rumah dan memperhatikan Gabriel yang bermain dengan Luca.
Mereka mulai dekat satu sama lain meski terkadang Gabriel sulit memahami Luca,namun itu semua adalah sebagian proses dari pendekatan.
Letta menghampiri kakaknya yang sedang asyik bermain dengan putranya itu.
"Kakak bukannya sangat menyenangkan jika kita pergi ke kebun binatang? Selain menyenangkan itu juga bisa memberi mereka edukasi" saran Letta
"Ya kamu benar ,apa kita berangkat sekarang?"
"Boleh ... Aku akan memberitahu suster agar membantuku menyiapkan keperluan yang harus di bawa"
__ADS_1
Gabriel mengangguk dan kembali bermain dengan Luca, Sora yang baru bangun segera di mandikan oleh suster dan di berikan sarapan sebelum berangkat.