CEO & DOLL

CEO & DOLL
BAB 91


__ADS_3

Malu-malu dan perlahan Luca mengintip dari belakang kaki Zact,matanya yang besar dan jernih menatap mainan di tangan Gabriel.


"Ayo kemari lah" bujuk Gabriel.


Luca yang masih ragu diam dan tak bergerak dan hanya menatap mainan dinosaurus itu dengan tatapan polosnya.


Zact berjongkok dan berbisik di telinga Luca yang akhirnya membuatnya berjalan menuju Gabriel dan ragu-ragu mengambil mainan di tangannya.


"Apa kamu menyukainya?" tanya Gabriel sambil mengusap pipi Luca.


Luca mengangguk dan mulai memainkan dinosaurus itu dengan senyum yang mengembang.


"Apa yang kamu katakan padanya sehingga dia mau mendekat padaku"


"Ah itu ... Luca sangat menyukai hal-hal yang berhubungan dengan dinosaurus,jadi aku bilang padanya jika kamu memiliki banyak dinosaurus di rumahmu" jelas Zact yang membuat Gabriel semakin tahu jika Zact benar-benar menyayangi Luca dengan tulus karena dia sangat memahaminya.


Setelah mengobrol sebentar Gabriel kemudian pamit karena dia harus segera kembali ke kantor.


Zact bersama Luca berjongkok di samping makam Rose.


"Luca berikan salam pada ibu" kata Zact dengan lembut.


"Hallo ibu" kata Luca dengan mata berkaca-kaca.


Zact yang melihat Luca akan menangis langsung memeluknya dan menenangkannya.

__ADS_1


"Luca jika kamu menangis , ibu akan sedih, apa Luca mau melihat ibu bersedih?"


Mendengar itu Luca langsung menggelengkan kepalanya dan segera mengusap air matanya.


"Ibu ... Aku tidak akan menangis lagi, ibu jangan bersedih,aku janji!" kata luca sambil memberikan senyum yang menggemaskan


Terharu Zact langsung memeluk Luca dengan erat.


"Baiklah ayo kita pulang, sebelum itu berpamitan dulu dengan ibu"


"Ibu aku dan ayah pulang dulu, aku akan datang lagi, aku sayang ibu"


Zact kemudian menggendong Luca dan segera pulang ke rumah, Karena kelelahan di sepanjang perjalanan Luca tertidur lelap.


Sesampainya di rumah,Zact menggendong Luca menuju kamarnya, saat hendak masuk ibunya memanggilnya.


Zact mengangguk dan kemudian masuk ke kamar dan menidurkan Luca di kasur.


Karena kelelahan dan merasa tubuhnya lengket, Zact mandi terlebih dahulu untuk menyegarkan diri.


Setelah mandi dan berpakaian Zact segera menuju ruang kerjanya, di sana ibunya duduk santai dengan ponsel di tangannya.


"Ibu ..." panggil Zact setelah masuk ruangan.


"Sini duduklah"

__ADS_1


Zact kemudian berjalan mendekat pada ibunya dan duduk di sampingnya.


"Apa yang ingin ibu bicarakan" tanya Zact penasaran.


Anna kemudian membuka ponselnya dan mencari sesuatu di galeri ponselnya, tak butuh waktu lama dia menemukan foto yang di carinya lalu menunjukkan kepada Zact.


"Ini siapa bu ..." Tanya Zact tak mengenali seseorang di foto tersebut.


"Apa kamu benar-benar tidak mengenalnya?"


Zact kemudian memperhatikan lagi dengan seksama foto itu ,dia nampak Familiar namun dia tidak bisa mengingat siapa orang ini.


"Bukankah dia terlihat sangat cantik dan menarik Zact?"


"Entahlah ..."


"Hmm ... Zact jika aku memberi tahu siapa gadis ini pasti kamu tidak akan pernah menyangka"


"Ibu membuatku semakin penasaran saja"


"Hahaha ... Jadi kamu penasaran?"


"Ya ... Jadi cepat katakan siapa dia ibu"


"Hmmm ... kamu benar-benar telah melupakannya , padahal dulu kamu sama sekali tidak bisa jauh darinya"

__ADS_1


Mendengar kata-kata ibunya, Zact mulai mengingat-ingat siapa orang yang di maksud ibunya, cukup lama berpikir akhirnya Zact mengingat seseorang yang berada di masa lalunya, lebih tepatnya waktu mereka masih kecil.


__ADS_2