
Pukul 01:35 mereka sampai di kota Rushamb , mobil Zact berhenti di sebuah Ruko.
Zact membangunkan Rose dengan suara lembut, Rose membuka matanya yang sembab.
"Kita sudah sampai" tanya Rose sembari membuka sabuk pengaman,matanya menyusuri pemandangan di sekitarnya, Rose turun dari mobil dan memperhatikan Ruko dua lantai di hadapannya itu.
"Apa ini milikmu Zact??" tanya Rose dengan kagum.
"hmm tempat ini milik ibu ,dulu aku tinggal di sini, ibuku juga suka membuat kue jadi dia menjualnya agar kami bisa bertahan hidup setelah ayah tiada" kata Zact bercerita.
Rose terharu mendengar perjuangan ibu Zact membesarkannya.
Zact kemudian menurunkan koper Rose dan mengajaknya masuk.
Ketika memasuki ruko Zact segera menyalakan lampu, mata Rose terbelalak melihat ke indahan toko itu dan walaupun sudah di tinggal lama masih tampak rapi.
"Ada seseorang yang datang membersihkannya seminggu dua kali, nanti aku akan memperkenalkannya" kata Zact.
Rose mengangguk lalu mengikuti Zact dari belakang yang menuju lantai atas.
Di sana ada 3 kamar, Zact menunjukkan kamar Rose.
"ini kamarmu dan di sana kamarku" tunjuk Zact pada kamar yang berada di pojok.
"rumah yang indah Zact" puji Rose.
"Ibuku yang menata ini semua, jika nanti dia pulang aku akan membawanya ke sini dan memperkenalkan mu padanya". Rose mengangguk dan Zact menyuruhnya segera beristirahat.
__ADS_1
Rose kemudian hendak masuk kamar namun tiba-tiba langkahnya berhenti lalu berbalik badan.
"Zact terima kasih" Ucap Rose penuh syukur.
Zact yang hendak berbalik menuju kamar lalu menoleh dan mengacungkan jempol tanda ok.
Keduanya lalu masuk ke dalam kamar masing-masing.
Keesokan paginya Zact tengah sibuk di dapur membuat sarapan.
Rose yang mencium bau masakan segera bangun dan mencuci muka kemudian keluar untuk melihat siapa yang sedang memasak.
Saat melihat sosok Zact yang sedang menyiapkan makanan di meja Rose nampak sedikit terkejut, dia mengira jika yang memasak adalah orang yang menjaga rumah ini.
"Wah Zact aku tidak mengira jika kamu yang menyiapkan semua ini" kata Rose menghampiri Zact mencoba membantunya.
"Duduklah" kata Zact sembari mendudukkan Rose.
"Ah tidak ... Ini bukanlah apa-apa, ibuku sering membuatkannya untukku, jadi cobalah Graddlecake ini semoga tidak mengecewakanmu". Kata Zact kemudian duduk dan meminum tehnya.
Rose kemudian memotong kue itu dan memakannya dengan antusias, Rose mengerjap-ngerjap tak percaya jika Kue buatan Zact sangat lezat.
"Zact ini luar biasa!!!" pekik Rose dengan pujiannya.
Mendengar pujian dari Rose membuat Zact tersipu.
"Makanlah setelah itu kita but daftar yang kamu perlukan untuk belanja" Ucap Zact.
__ADS_1
Rose mengangguk dan kembali memakan kue buatan Zact dengan gembira.
Setelag sarapan Rose mencuci semua peralatan makan, Zact mencoba membantu namun di tolak oleh Rose.
" Sekarang giliranku Zact, kamu sudah membuatkanku sarapan yang enak, jadi biarkan aku membereskan ini semua" kata Rose .
Zact menurut lalu memutuskan untuk mandi sebelum pergi berbelanja.
Di Diamor Gabriel berada di ruang UGD , dia bersama Raja Frederick menunggu di luar , Joanna masih dalam penanganan, dia dalam keadaan kritis.
Raja Frederick nampak kacau, sesekali air mata jatuh membasahi pipi, Gabriel hanya terdiam , pikirannya berada di sanor memikirkan hubungannya dengan Rose yang benar-benar berakhir.
Satu jam menunggu pintu UGD terbuka dan keluar seorang dokter bersama asisten dan suster-suster.
Raja Frederick dan Gabriel segera berdiri dan menghampiri Dokter.
"Tuan Frederick putri anda mungkin tidak bisa bertahan lebih lama lagi" kata Dokter yang membuat Raja Frederick berdiri lemas dan hendak terjatuh namun ditahan oleh Gabriel.
"Lakukanlah apapun itu agar dia bisa bertahan" kata Raja Frederick dengan tangis yang tertahan.
"pencangkokan jantung yang di lakukan beberapa bulan lalu tidak menunjukan banyak peningkatan, meski putri joanna telah meminum obat anti penolakan" kata Dokter menjelaskan.
Raja Frederick lagi-lagi sangat terpukul mendengar kata-kata Dokter, Joanna juga belum bisa di jenguk ucap Dokter sebelum pergi.
Gabriel membawa Raja Frederick kembali ke tempat duduk.
Di Rushamb Zact dan Rose berbelanja ke pasar terdekat , mereka saling melempar candaan di sela-sela waktu belanja.
__ADS_1
Zact melihat sebuah gantungan jendela yang sangat indah, dia diam-diam membelinya tanpa sepengetahuan Rose.
Rose yang tengah asyik memilih barang tidak memperhatikan Zact yang menghilang sebentar dan kembali.