
Pagi hari setelah mandi ,Joanna sibuk memilih pakaian yang akan dikenakannya, pakaian-pakaian yang tergantung rapi itu sudah seperti butik yang memiliki banyak koleksi mahal. setelah mencoba beberapa pakaian dia lebih memilih memakai setelan yang elegan.
Setelah berpakaian dan berdandan Joanna keluar kamar hendak ke lantai bawah, dia berhenti sejenak di depan kamar yang di gunakan oleh Gabriel, dia tidak tahu jika Gabriel tidur di kamar tamu.
Dia menuruni tangga dan berhenti sejenak saat melihat pengawal Gabriel tidur dalam posisi duduk di ruang tamu.
Joanna segera turun dan menghampirinya.
"Hei kenapa kamu tidur di sini" Tanya Joanna yang seketika membuat pengawal itu terkejut lalu langsung bangun dan berdiri.
"Maafkan saya Nyonya saya ketiduran" Kata pengawal sambil membungkuk meminta maaf.
"Tidak masalah , tapi kenapa kamu sampai ketiduran di sini?"
" Itu tuan Gabriel tadi malam mabuk dan saya tidak ingin membangunkan Nyonya jadi saya membawa tuan ke kamar tamu, jadi saya bersiaga di sini karena takut tuan membutuhkan saya" kata pengawal menjelaskan.
"Baiklah, sekarang pergilah beristirahat dan panggilkan pengawal yang lain untuk menggantikan kamu untuk hari ini" Kata Joanna meninggalkan pengawal menuju kamar tamu.
Joanna membuka pintu dan mendapati Gabriel yang tertidur lelap.
Dia menghampirinya dan duduk di tepi ranjang , dia memperhatikan Gabriel dan hendak menyentuhnya namun Gabriel begitu waspada dan langsung menangkap tangan Joanna.
Gabriel membuka matanya dan melihat Joanna yang duduk di sampingnya.
"Apa yang kamu lakukan di sini" tanya Gabriel mencoba bangun dan duduk , dia memegang kepalanya yang terasa berdenyut-denyut.
"Aku hanya ingin memastikan kamu baik-baik saja dan ini bukanlah kamar di atas yang kamu larang untuk aku masuki" Mendengar jawaban Joanna Gabriel memandang ke arah sekitar dan baru menyadari jika dia tidur di kamar tamu.
"Apa kamu butuh sesuatu?"
"Tidak ,tapi bisakah kamu keluar? aku ingin beristirahat " kata Gabriel yang langsung berbaring membelakangi Joanna.
Meski berulang kali kecewa dengan sikap Gabriel ,Joanna nampak tidak terganggu dengan sikap dinginnya, karena itulah yang dia sukai dari sosoknya.
Di sore hari Joanna kembali ke kamar tamu untuk melihat keadaan Gabriel, namun saat membuka pintu dia tidak ada di sana.
Daisha yang melihatnya kebingungan menghampirinya dengan tergesa-gesa.
"Apa Nyonya sedang mencari tuan?"
"Ya dimana dia?"
"Tuan baru saja keluar bersama pengawalnya"
"Apa dia terlihat baik-baik saja?"
"Iya Tuan terlihat baik".
__ADS_1
Joanna yang bosan berada di rumah seharian memutuskan untuk menghadiri undangan dari brand ternama , mereka sedang mengadakan pameran untuk koleksi terbaru mereka.
Sesampainya di sana dia di sambut oleh Paul Gardner pemilik brand itu.
Dia menunjukkan koleksi edisi terbatas kepada Joanna.
Setelah melihat-lihat dia terkejut melihat Rose berada di sana.
Joanna dengan pandangan tak sukanya menghampiri Rose yang sedang melihat-lihat koleksi jam tangan.
"Wow siapa ini?" Ucap Joanna dengan melipat tangan.
Rose yang familiar dengan suara itu enggan menengok.
"Apa kamu tidak bisa mendengar?? atau memang tidak memiliki telinga" kata Joanna tajam.
Rose terus bersabar dan terus mengabaikannya.
"Sepertinya kamu mulai berani setelah mendapat status dari Zact, dasar parasit"
"Apa aku mengenalmu?" tanya Rose membuat Joanna makin kesal.
"Terserah .... !!! apa kamu tidak ingin memberiku selamat atas kehamilanku??"
Rose yang sudah tak tahan akhirnya pergi dari sana namun tangan Joanna memegang pundaknya untuk menghentikannya,Rose yang kesal menyingkirkan tangan Joanna dengan sedikit keras namun siapa sangka dia akan terjatuh dan mengerang kesakitan.
Semua orang memperhatikan keduanya, Rose berusaha membantu Joanna namun dia tampak marah.
Paul yang melihat kekacauan itu segera menginstruksikan para pegawainya untuk mengendalikan situasi itu.
Paul menghampiri Joanna dan segera membantunya, lalu membawanya ke ruangannya.
Berita tentang Rose yang membuat Joanna terjatuh seketika Viral di jagad medsos.
berbagai judul berita yang menggiring opini publik bertebaran di internet seperti "Tunangan Zact Bryan berwajah malaikat namun bertangan iblis"
Zact yang melihat berita-berita itu segera menghubungi Rose.
"Hallo Rose apa kamu baik-baik saja?apa kamu masih di sana?"
Rose yang ketakutan tak bisa menjawab pertanyaan Zact.
"Aku akan kesana secepatnya , kamu jangan takut"
Zact menutup teleponnya dan segera menuju ke pameran milik Paul.
Sesampainya di sana dia berpapasan dengan Gabriel yang hendak masuk ke gedung.
__ADS_1
Mereka berjalan bersamaan dan saling mengabaikan.
Pegawai paul yang menunggu mereka mengarahkan keduanya ke ruangan yang berbeda.
Gabriel ke ruangan sebelah kiri dan Zact ke ruangan sebelah kanan.
Gabriel yang berhenti sejenak dan memperhatikan Zact yang masuk ke ruangan di mana Rose sedang berada di sana, Gabriel juga ingin rasanya menerobos masuk ke sana, namun logikanya menghentikannya.
Dia masuk ke ruangan dan terlihat Joanna sedang di periksa seorang dokter.
Paul langsung menghampirinya dan meminta maaf.
"Tuan Rowen maafkan atas kekacauan ini yang menyebabkan Nyonya Rowen mengalami hal seperti ini"
"Baiklah, tolong jangan perpanjang masalah ini, ini sebuah kecelakaan yang tidak di sengaja, kamu harus menjelaskan kepada media" Kat Gabriel tegas.
Paul langsung mengangguk dan berjanji akan membereskan semuanya.
"Tuan Rowen semua baik-baik saja, Nyonya Rowen hanya mengalami kram akibat terjatuh, dan kandungannya dalam keadaan baik, dia hanya butuh beristirahat" jelas Dokter sebelum pergi.
Semua orang meninggalkan ruangan dan tersisa merek berdua saja.
"Kenapa kamu harus membiarkan masalah ini begitu saja, dia sengaja membuat aku terjatuh, dia mau menyingkirkan bayimu!!"
Gabriel menahan amarah mendengar omongan Joanna yang sangat membuatnya kehabisan akal.
"Apa kamu harus mencari gara-gara untuk mengganggunya?? kamu bahkan tidak memikirkan bayi di perutmu!! apa ini di sebut seorang ibu??"
"Kenapa kamu terus membelanya?!"
"Aku sudah memperingatkan mu untuk tidak mengganggunya , jika sesuatu terjadi pada bayimu aku akan pergi detik itu juga!!" Ancam Gabriel yang langsung membuat Joanna ketakutan.
Meski kesal Gabriel membantu Joanna berdiri dan membantunya berjalan.
Di luar gedung banyak wartawan yang sudah berkerumun.
Paul mengarahkan Zact ,Rose, Joanna dan Gabriel ke tempat konferensi pers.
Paul menjelaskan kepada awak media jika kejadian yang tengah viral itu hanya sebuah kecelakaan yang tak di sengaja.
Wartawan pun menyorot Rose yang nampak menunduk malu.
"Apa Nona Rose merasa bersalah dengan kejadian ini?" tanya salah satu wartawan.
"Apa kalian tidak mendengar penjelasan Paul barusan??kenapa masih menyudutkan salah satu pihak" Kata Gabriel membela Rose.
Rose yang tak senang dengan pembelaan itu langsung buka suara.
__ADS_1
"Aku Rose di sini saya meminta maaf kepada Nyonya Rowen dari lubuk hati saya yang terdalam" Kata Rose yang kemudian menggandeng Zact pergi dari kerumunan dan masuk ke dalam mobil.
Gabriel nampak terpukul mendapat perlakuan seperti itu dari Rose.