
Setelah mengetahui kehamilan Rose dan mengira jika bayi yang di kandungnya adalah milik Zact, Gabriel mulai membenci Rose dengan segala pengkhianatannya, Gabriel merasa di bodohi.
Gabriel kembali menjadi orang yang gila kerja, dia memilih menenggelamkan dirinya dengan pekerjaan untuk melupakan Rose.
Gabriel juga lebih memperhatikan Joanna yang kesehatannya yang sedang tidak baik, sedangkan Zact membawa Rose kembali ke Sanor dan tko roti miliknya kini di jalankan oleh Nuna.
Rose yang mulai mengisi hari-harinya dengan syuting memasak merasa senang dengan kegiatan barunya.
Banyak penggemar Zact yang sekarang juga mengidolakan Rose.
Acara yang di bawakan mendapat rating yang bagus.
Di kantor Gabriel sedang rapat karena acara yang di siarkan di jam yang sama dengan acara yang di bawakan oleh Rose mengalami penurunan peringkat karena tergeser oleh acara memasak itu.
Para pegawai saling mengevaluasi dan menunjukkan video Rose kepada Gabriel.
Gabriel yang sesak setiap melihat Rose yang sedang berbadan dua itu kemudian menyerahkan masalah ini ke wakil presiden Zinx Group.
Dia keluar dari tempat rapat dan memutuskan untuk pulang ke rumah.
Joanna yang melihat Gabriel pulang cepat , tersenyum senang karena biasanya dia selalu pulang larut malam.
"Gabriel ... aku senang melihatmu pulang cepat" Ucap Joanna sambil memeluk Gabriel.
"Iya aku akan membawamu jalan-jalan" Kata Gabriel yang membuat Joanna sangat terkejut sekaligus tak percaya.
"Apa aku tidak salah mendengar"
"Tidak"
"Terima kasih" Ucap Joanna memeluk Gabriel lagi.
Pengawal menyiapkan kursi roda untuk Joanna karena dia dalam kondisi yang memang membutuhkannya.
Mereka berdua masuk ke dalam mobil dan menuju ke tempat perbelanjaan.
Sepanjang perjalanan Joanna menggenggam tangan Gabriel dengan bahagia.
Mobil berhenti di pusat perbelanjaan terbesar di Sanor.
Pengawal mengeluarkan kursi roda dan Joanna segera duduk.
Gabriel mendorong kursi roda itu dengan sabar dan berkeliling.
Dia membawa Joanna ke toko perhiasan, di sana mereka melihat-lihat koleksi mahal perhiasan dengan merk terkenal itu.
__ADS_1
Gabriel memilihkan sebuah kalung yang sangat indah untuk Joanna dan langsung memasangnya.
Joanna menangis haru mendapat perlakuan romantis dari Gabriel. Joanna memegang kalung yang telah terpasang di lehernya dengan hati yang penuh kebahagiaan.
"Kenapa kamu menangis" tanya Gabriel sambil mengusap air mata Joanna
"Ini tangis kebahagiaan,terima kasih"
"Baiklah ..."
Gabriel tak menyangka hal kecil seperti ini bisa membuat seseorang merasa bahagia. setelah hari itu Gabriel sering membawakan Joanna hadiah-hadiah dan sesekali mengajaknya berjalan-jalan ataupun sekedar makan malam.
Suatu hari Gabriel dan Joanna di undang ke pernikahan seorang anak Menteri, tak di sangka Zact dan Rose juga menghadiri pernikahan itu.
Mereka tak sengaja berpapasan, Joanna yang menggandeng mesra tangan Gabriel, akhirnya tangan Gabriel menggenggam mesra tangan Joanna yang berada di lengannya.
Melihat itu Rose hanya terdiam dan mencoba untuk tenang, Zact yang peka langsung menggenggam tangan Rose dan membawanya pergi ke sudut lain menemui teman-temannya yang juga di undang.
Joanna yang terkejut dengan perlakuan Gabriel yang tiba-tiba itu berpikir bahwa Gabriel mulai mencintainya.
Karena memiliki bisnis yang sama membuat kedua pasangan itu menjadi sering bertemu di berbagai pertemuan bisnis maupun pesta.
Rose merasakan Gabriel yang berubah, tatapan matanya yang tajam ketika melihatnya , membuktikan jika dia membencinya,Rose merasa dia tidak harus menjelaskan apapun tentang pertunangannya dengan Zact kepada Gabriel.
Dia telah memiliki hubungannya sendiri maka sudah seharusnya di juga memiliki kehidupannya sendiri.
"Apa kamu senang acaramu mendapat sambutan baik?"
"Ya aku senang sekali"
Zact melihat ketidak antusiasan Rose mengobrol akhirnya bertanya.
"Apa ada yang sedang mengganggu pikiranmu?"
Rose menengok ke arah Zact dan tidak bisa menyembunyikan apapun darinya.
"Sepertinya Gabriel membenciku" kata Rose mulai menceritakan apa yang sedang di pikirkan kepada Zact.
"Ya aku bisa melihatnya" jawab Zact yang juga menyadarinya.
"Apa karena pertunangan kita?"
"Bisa jadi ,aku berpikir itu mungkin salah satunya ,tapi bisa saja karena berita kehamilanmu yang dia dengar dari berita" Kata Zact bersepekulasi.
"Jadi dia berpikir aku mengkhianatinya?"
__ADS_1
Zact tak bisa mengiyakan karena dia tidak tahu yang benar-benar di pikirkan oleh Gabriel.
"Jika dia berpikir seperti itu baguslah, dia membenciku dan dia akan fokus pada kehidupan rumah tangganya" kata Rose pasrah.
"Kenapa kamu menyiksa dirimu sendiri"
Mendengar pertanyaan Zact yang terdengar khawatir membuat Rose spontan memeluknya dan langsung membuat Zact tersipu,Rose yang mendengar detak jantung Zact kemudian meletakkan tangannya di dadanya yang kemudian digenggam erat oleh Zact.
"Kamu tahu Zact?? kamulah yang membuatku berani menghadapi semua, perasaanku hancur berkali-kali namun kamu yang selalu menguatkan ku" kata Rose yang di balas dengan kecupan di keningnya oleh Zact.
"Besok adalah jadwal ke dokter, aku akan menemanimu, kenapa kamu tidak ingin mengetahui jenis kelamin anakmu?"
"Karena aku menyukai apapun itu perempuan ataupun laki-laki" Kata Rose mengusap perutnya yang terlihat besar.
"Dia begitu besar" kata Zact setelah memperhatikan perut Rose.
"Hahaha sepertinya dia akan terlahir dengan pipi yang gembul" kata Rose dengan di selingi tawa bersama Zact.
Keesokan harinya Zact membawa Rose melakukan pemeriksaan ke dokter kandungan.
Dokter berkata jika bayi itu sangat sehat dengan berat badan yang lebih besar dari usianya.
"Apa aku harus diet dokter?" tanya Rose
"Tidak ... itu tidak akan baik untukmu, berat badanmu saja tidak mengalami kenaikan dan cenderung mengalami penurunan, lebih baik kurangi makanan manis-manis" pesan dokter.
Setelah melakukan pengecekkan Zact mengantar Rose ke mobil dan kembali ke ruangan dokter dengan beralasan jika ada barangnya yang tertinggal kepada Rose.
Rose menunggu Zact di dalam mobil sambil memejamkan matanya setelah mendengar lagu Zact melalui headset.
Zact kembali dengan bahagia , dia memasuki mobil dan tersenyum melihat Rose yang tidur pulas.
Dia kemudian menyalakan mobil dan segera kembali ke rumah.
Sesampainya di rumah Zact tidak tega untuk membangunkan Rose jadi dia memutuskan untuk menggendongnya.
Namun saat mau membopong Rose, dia terbangun dan melihat Zact dalam posisi akan membopongnya dan langsung membuat Zact merasa canggung.
"Apa kamu akan menggendongku?? aku kira kamu tidak akan kuat karena aku sekarang berdua" kata Rose menggoda Zact yang terlihat tersipu.
"Apa kamu sedang meremehkan aku?"
Zact kemudian langsung membopong Rose dengan begitu mudah, wajah Rose memerah dan meminta agar menurunkannya.
"Zact turunkan aku, Apa kamu tidak malu dengan pekerja di rumahmu?" rengek Rose
__ADS_1
"hahaha sepertinya di sini yang malu bukanlah aku tapi kamu" kata Zact terus membopong Rose masuk ke rumah, para pelayan yang melihat keromantisan mereka ikut berbahagia, sedangkan Rose yang malu menutupi wajahnya yang membuat Zact tertawa.