
Karena sudah malam Zact mengajak Rose masuk ke rumah dan beristirahat.
Keesokan harinya ,setelah sarapan Zact berbicara dengan ke dua orang tuanya.
"Ibu ... Paman ... Aku ingin menyampaikan sesuatu" Kata Zact sambil menggenggam tangan Rose.
"Katakan saja, aku harap hal baik" jawab Anna sembari melihat ke arah keduanya yang saling menggenggam tangan.
"Emm ... Aku dan Rose ... Akan menikah " Kata Zact gugup.
Ibu Zact langsung berdiri dan memeluk kedua nya dengan haru.
"Ah ... Ibu sangat bahagia mendengar kabar baik ini... Terima kasih Zact dan Rose sudah membuat pagi ibu jadi lebih bersemangat"
"Apa ibu bisa membantu persiapan pernikahan ?" pinta Zact sambil mengelus punggung tangan ibunya yang berada di pundaknya.
"Tentu saja ... Bagaimana Rose jika aku akan membawamu ke perancang baju pernikahan yang terbaik di sini" Tawar Anna antusias.
"Baik bibi" jawab Rose setuju.
"Ibu selagi aku sibuk, ibu Bisa membantu membuat perencanaan pernikahan ini bersama Rose"
"Hmm ... Tenang saja kamu bisa fokus dengan pekerjaanmu ,aku dan Rose akan menangani segalanya"
"Terima kasih ibu"
__ADS_1
"Oh ya bibi aku ada permintaan" Kata Rose setelah ragu-ragu beberapa saat.
"Apa itu katakanlah "
"Mari kita buat acara pernikahan ini dengan sederhana dan mengundang orang-orang terdekat kita saja.
"Begitu ya .... Baiklah"
"terima kasih bibi"
"Sama-sama sayang" Ucapnya sambil tersenyum ke arah Rose.
Setelah itu Rose mengajak jalan-jalan Luca ketika sang putra telah bangun dan mandi.
Dia berhenti dan jongkok di depan kereta bayi dan berbicara dengan Luca.
"Luca ... Ibu sangat bahagia, ibu akan segera menikah dengan Zact, kita akan memiliki keluarga yang lengkap" kata Rose sambil menitihkan air mata kebahagiaan.
Luca hanya bisa tertawa-tawa melihat ibunya mengajaknya bicara.
Rose kemudian mengambil Luca dari keretanya dan menggendongnya ke arah kolam ikan yang di penuhi dengan ikan hias yang berwarna-warni.
"Luca lihatlah ikannya begitu besar seperti mu" Kata Rose menggoda putranya, seakan mengerti tiba-tiba Luca menangis.
"Wahh apa kamu menangis karena ibu menggoda mu, uh... Sayang maafkan ibu" Kata Rose pada putranya yang menggemaskan itu.
__ADS_1
Setelah berhasil mendiamkan Luca, Rose kemudian duduk di tepi kolam dan bermain dengan ikan-ikan dan memberinya makan.
Luca nampak senang dengan menggerak-gerakkan kaki dan tangannya setiap melihat ikan-ikan yang mendekat.
Siang harinya seorang perancang baju terkenal bernama Davinci datang atas undangan ibu Zact.
"Nyonya Anna anda semakin cantik dan awet muda" puji Davinci setelah do persilahkan masuk.
"Anda bisa saja untuk memujiku" kata Anna malu-malu.
"Ah itu bukanlah pujian Nyonya , aku hanya berkata jujur"
"Baiklah terima kasih" kata anna sambil mempersilahkan duduk.
Rose yang datang dengan malu-malu mendekat ke calon ibu mertuanya.
"Oh ya Dav ini Rose calon istri Zact" Kata Anna memperkenalkan keduanya.
Setelah saling berkenalan Davinci menanyakan gaun apa yang ingin di kenakan oleh Rose.
"Ah itu aku bingung karena aku tidak memiliki selera yang bagus , aku hanya ingin kamu membuatkan aku gaun yang sederhana namun elegan ketika di pakai"
"Hmm begitu, baiklah ... Aku akan mencoba menggambarnya jika kamu menyukainya aku akan mengerjakannya"
Rose mengangguk setuju dan menunggu Davinci menggambar baju pengantinnya, cukup cepat Davinci akhirnya menyelesaikan baju yang sesuai permintaan Rose meski ada beberapa yang harus di rubah.
__ADS_1