
Ketika terbangun pada pukul 10 pagi Zact segera mandi dan berangkat ke kantor dan menghindari Rose.
Di kantor Zact kembali memikirkan cerita Gabriel yang benar-benar membuatnya terus berpikir.
Sedangkan Rose kembali ke kamar Zact dan menemukan jika kamar dalam keadaan kosong.
"Apa dia sudah berangkat? Sungguh tidak biasanya dia tidak berpamitan" kata Rose sambil menutup pintu kamar.
Dia kemudian kembali ke kamar dan mencari ponselnya untuk menelepon Zact.
Rose menekan nomor Zact dan berjalan ke balkon, Zact yang sedang rapat pun tidak mengetahui jika Rose meneleponnya.
"Hmm mungkin dia sibuk" pikir Rose
Rose menemui Anna yang sedang minum teh di ruang keluarga.
"Bibi ...." panggil Rose dengan senyum menyapa
"Hai ... Duduklah"
"Apa Zact sedang sibuk?"
"Ya ... Karena Clarkson berangkat pagi-pagi untuk menemui clien, Zact masih tidur setelah bangun dia terlihat buru-buru " jelas Anna.
"Ah begitu ya ..."
"Oh ya Rose bibi punya hadiah untuk kalian berdua" Kata Anna sambil mengeluarkan beberapa gambar villa.
"Apa ini bibi" tanya Rose canggung
" Ini sebuah Villa kamu bisa memilih mana saja yang kamu inginkan, ini hadiah untuk pernikahan kalian nanti"
__ADS_1
"Bibi aku merasa tidak enak untuk ini, aku tidak ingin mengecewakan bibi, jadi bibi bisa memberikan mana saja yang bibi sukai"
"Baiklah ... Bagaimana dengan ini" tunjuk Anna pada gambar Villa dengan nuansa tradisional.
"Wah ini sangat bagus bibi, terlihat sangat nyaman"
"Ya Villa ini terletak di pegunungan ousie, jadi kalian bisa berlibur di sana sambil merefresh diri"
"Terima kasih bibi ... Aku tidak tahu lagi harus membalas kebaikan bibi"
"Cukup bahagiakan putraku ,itu sangat berarti untukku"
Rose kemudian memeluk Anna dengan rasa terima kasih.
Sore harinya Zact menelepon Rose yang sedang berjalan-jalan di halaman rumah bersama Luca.
"Hallo" jawab Rose
"Ah iya tidak apa-apa, kamu pasti sibuk"
"Benar , dan tadi pagi aku buru-buru karena ada urusan di kantor"
"Hmm ... Apa kamu akan pulang telat?"
"Tidak ... Aku akan pulang dan mengajakmu makan malam di luar"
"Baiklah ... Aku akan menunggumu"
Panggilan pun berakhir, Rose tersenyum lega setelah mendapat kabar dari Zact, dia kemudian membawa Luca masuk ke rumah.
Malam Pun datang, Rose telah bersiap dengan sedikit merias diri.
__ADS_1
Pukul 19:05 Zact pulang dan membersihkan diri sebelum pergi dinner bersama Rose.
Setelah bersiap Zact menghampiri Rose di kamarnya.
"Rose " panggil Zact dari luar
Rose segera membuka pintu , Zact kemudian langsung memeluk kekasihnya itu erat-erat.
"Aku merindukanmu" kata Zact
"Sungguh?" tanya Rose tak percaya
"Aku tidak melihatmu dari kemarin siang, wajar bagiku merindukanmu"
"Hmm baiklah ... Ayo berangkat aku sudah sangat lapar" Ucap Rose sembari melepas pelukan Zact darinya.
"Beri aku satu ciuman" bujuk Zact
"Tidak mau"
"Ah sudahlah kamu bahkan tak merindukanku" kata Zact merajuk
Melihat itu Rose langsung mencium pipinya, Zact langsung tersenyum ceria setelah mendapat ciuman dari Rose.
Mereka kemudian berangkat ke sebuah Restoran yang telah di pesan khusus oleh Zact.
Sesampainya di sana Rose di sambut lilin-lilin cantik di sepanjang jalan menuju ruangan yang telah di siapkan.
Rose terkagum-kagum sepanjang jalan, setelah sampai di ruangan ,seorang Waiters memberinya buket bunga yang sangat besar berisikan mawar merah dan putih.
Zact membantu Rose duduk lalu mengisyaratkan sesuatu dan tiba-tiba kelopak bunga berjatuhan dari atas dengan sangat indah.
__ADS_1