
Zact pergi ke rumah sakit dengan banyak pertimbangan di sepanjang jalan.
Sesampainya di sana, Zact memasuki ruang VVIP yang di jaga ketat oleh beberapa pengawal yang menghentikannya.
"Anda tidak bisa masuk!" Kata pengawal itu tegas.
"Oh ... Apa tuanmu begitu parah sehingga aku tidak diizinkan untuk menjenguknya"
"Tuan tidak ingin menemui siapapun!"
"Aku tidak yakin akan hal itu"
Kesal pengawal menarik kaus Zact hendak melemparnya keluar, namun dengan cepat dia memelintir pengawal itu.
Zact kemudian menjatuhkannya ke lantai dan menindihnya, beberapa pengawal lain hendak melawannya namun Zact mengancam mereka akan mematahkan tangan temannya jika ada yang berani mendekat.
"Jika kalian mau aku melepaskan teman kalian ini, maka salah satu dari kalian beritahu Gabriel jika aku ingin mengunjunginya"
Salah satu pengawal langsung buru-buru pergi ke ruangan Gabriel untuk memberitahunya.
"Maaf tuan ... Di luara ada Zact Bryan yang mencari anda, dia membuat keributan di luar"
__ADS_1
Gabriel menatap kesal pada pengawalnya itu.
"Lalu apa gunanya aku membayar kalian mahal-mahal jika tidak bisa mengatasi satu orang saja!!" Kata Gabriel marah
"Apa anda tidak ingin menemuinya?"
Setelah berpikir beberapa saat, gabriel memutuskan membiarkan Zact menemuinya, pasti ada hal penting yang membuatnya sampai harus datang menjenguknya pikir Gabriel.
Beberapa saat kemudian Zact masuk ke ruangannya, Gabriel yang duduk bersandar masih terlihat lemah dan pucat.
"Apa kamu sudah lebih baik?" Tanya Zact
"Langsung saja tidak perlu basa-basi"
"Kamu masih saja arogan, aku tidak yakin jika aku memberitahumu hal yang tidak kamu ketahui selama ini,apakah kamu masih bisa mempertahankan ke arogan mu itu padaku"
"Aku tidak perlu berpura-pura kepada seseorang yang tidak aku sukai"
"Hahaha lucu sekali, bahkan orang yang tidak kamu sukai ini akan membuatmu menyesal mulai detik ini"
"Kamu terlalu membuang-buang waktuku, jika tidak ada hal yang penting pergilah" Usir Gabriel tanpa berpikir.
__ADS_1
"Apa kamu tidak ingin tahu kebenaran tentang Rose?"
Mendengar nama Rose di sebut membuat Gabriel seketika mengernyitkan dahi.
"Kamu adalah seorang yang sangat berengsek yang tidak pantas mendapatkan cinta dan ketulusannya,kamu yang berengsek ini bahkan membuat pengorbanannya terasa sia-sia, dia selalu mempercayaimu tapi kamu selalu menuduhnya!! Bukankah kamu benar-benar berengsek!!!"
Perkataan Zact membuat Gabriel semakin bingung dan ingin menghajarnya saat itu juga.
"Jangan pikir aku dalam keadaan lemah tidak bisa menghajar mu, jangan bicara omong kosong denganku"
"Aku tidak perlu bicara omong kosong denganmu, Aku cuma akan mengatakan hal ini jadi siapkan kehancuran mu!!! Anak Rose adalah anakmu!! Kata Zact yang kemudian pergi begitu saja setelah membuat Gabriel sangat terkejut dengan fakta yang di sampaikan nya.
Gabriel yang baru saja mendapat kebenaran itu,seperti mendapat pukulan telak, otaknya seperti berhenti dan membuatnya susah menerima kebenaran itu.
Dia yang selama ini menuduh Rose mengkhianatinya padahal tidak pernah melakukan apa yang di tuduh kan padanya.
Gabriel berbaring dan menatap langit-langit dengan perasaan yang kacau.
Dia tidak tahu apa yang akan di lakukan selanjutnya.
Dia merasa tidak punya muka untuk menghadapi Rose dan anaknya.
__ADS_1
Gabriel teringat dia pernah bermimpi bertemu dengan seorang anak dan merasakan kenyamanan saat menggandengnya,dan setelah mimpi itu di pernikahannya dengan Joanna dia bersalaman dengan Rose dan merasakan kenyamanan yang sama dengan genggaman anak di dalam mimpinya.
Mungkin itu juga sesuatu yang kebetulan namun menunjukan kebenaran.