CEO & DOLL

CEO & DOLL
BAB 57


__ADS_3

Rose sedang memakaikan baju pada bayinya saat Zact pulang ke rumah.


Zact melihat keduanya dari pintu yang terbuka, Rose dengan hati-hati mengurus sang bayi, terkadang di selingi dengan nyanyian-nyanyiannya yang lembut membuat Zact tersenyum saat mendengarnya.


Saat menyadari kehadiran Zact ,Rose langsung tersipu malu dan berhenti menyanyi.


"Kenapa berhenti, suaramu merdu" Puji Zact yang datang menghampiri dan langsung mencium sang bayi.


"Jangan membuatku terlihat konyol"


"Konyol??mana ada aku membuatmu seperti itu, sungguh suaramu bagus"


"Hmm apa aku harus berterima kasih karena telah memujiku"


"Hahaha sudahlah ... Oh ya apa kamu sudah makan?"


Rose menggelengkan kepalanya.


"Aku membelikanmu sup daging, makanlah aku akan menjaganya"


"Apa tidak apa-apa?" Rose merasa tidak enak


"Tentu tidak, bukankah dia putraku juga, setelah makan beristirahatlah ,kamu terlihat kelelahan"


"Baiklah , terima kasih" Ucap Rose sambil menggenggam tangan Zact.


Keesokan harinya Gabriel mendatangi kediaman Zact.


Di sana Gabriel ingin bertemu dan berbicara dengan Rose.


Zact yang menerima kedatangannya sudah paham dengan tujuan Gabriel dan dia pun sudah siap dengan apapun keputusan Rose.

__ADS_1


"Aku akan memanggil Rose dulu" kata Zact yang meninggalkan Gabriel di ruang tamu


Zact naik ke lantai atas dan masuk ke kamar bayi, Rose yang sedang menidurkan bayinya melihat ke arah Zact dan mengkodenya agar tidak berisik.


Zact mengangguk paham dan menunggunya di depan pintu.


Setelah berhasil menidurkan bayinya, Rose keluar dari kamar.


"Ada apa?" Tanya Rose yang melihat kecemasan di wajah Zact.


"Ada yang ingin bertemu denganmu"


"Siapa?"


"Gabriel"


"Kenapa dia datang kesini?"


"Maafkan aku Rose" Ucap Zact sambil menundukkan kepalanya.


"Kenapa tiba-tiba meminta maaf?"


"Aku memberitahu segalanya"


Terkejut Rose langsung berdiri lemas dan bersandar pada dinding.


Zact langsung memeluk Rose dan menjelaskan tujuannya.


"Aku hanya ingin kalian menyelesaikan kesalahpahaman diantara kalian, jika kalian sudah benar-benar mengakhirinya maka kita bisa memulai segalanya tanpa ada bayang-bayangnya lagi , dan kalian bisa memutuskan mau memakai nama siapa di belakang bayi ini, Aku harap semua berjalan dengan baik, semua keputusan ada di tanganmu dan Rose ikuti kata hatimu, jangan memutuskan sesuatu hanya karena kamu kasihan tapi karena kamu benar-benar memilihnya" Kata Zact sebelum pergi ke balkon.


Rose yang masih mencoba mengendalikan diri dari keterkejutannya duduk di tepi ranjang sebelum turun untuk menemui Gabriel.

__ADS_1


Setelah cukup lama berpikir akhirnya Rose memutuskan untuk menemui Gabriel.


Di lantai bawah dia melihat Gabriel yang duduk dengan wajah yang lesu.


Dia menghampirinya dengan langkah pelan.


"Rose ..." panggil Gabriel saat menyadari kedatangannya


Rose tersenyum kaku dan duduk di sampingnya penuh keraguan.


"Kenapa tiba-tiba datang?"


Gabriel diam sejenak sebelum menjawabnya.


"Maaf"


Rose langsung menoleh ke arah Gabriel dengan wajah penuh tanda tanya.


"Apa kamu sudah menyadari kesalahanmu sehingga meminta maaf padaku?"


"Ya aku sudah tahu segalanya dan kini aku benar-benar merasa bodoh karena kesalahanku"


"Lalu ?"


"Aku tidak berharap banyak, aku hanya ingin meminta maaf , aku benar-benar menyesal"


"Gabriel aku mungkin kecewa kepadamu, tapi aku benar-benar sudah memaafkan mu, aku tahu kamu melakukan itu semua karena tidak tahu apapun kebenaranku, aku juga minta maaf tidak menjelaskan apapun karena aku ingin kamu fokus pada rumah tanggamu"


"kamu tidak bersalah ,mungkin jika aku memiliki kepercayaan yang kuat padamu , semua ini tidak akan pernah terjadi"


Gabriel dan Rose kemudian terdiam setelah saling mengungkapkan perasaan masing-masing.

__ADS_1


__ADS_2