
Rose sedang bersantai di teras dengan majalah di tangannya, Zact yang sudah berpakaian rapi menghampirinya untuk berpamitan.
"Kamu mau kemana?bukankah ini hari libur?" tanya Rose yang langsung bangun dari kursi tidur.
"Ah itu aku ada sesuatu yang harus ku urus" jawab Zact beralasan.
"Baiklah ... hati-hati di jalan" pesan Rose yang di jawab dengan acungan jempol oleh Zact.
Hari ini Zact berencana memberikan Rose sebuah kejutan, dia akan membuat perayaan gender reveal,karena Rose selama ini tidak pernah bertanya kepada dokter dan tidak ingin tahu jenis kelamin anaknya.
Zact bersemangat menuju resort pinggir pantai yang di jadikannya tempat perayaan itu.
Zact di sambut manager resort dan melihat-lihat persiapan yang sudah 70%, nuansa yang manis dan maskulin terpancar, pesta outdoor ini di harapkan akan membuat Rose merasa bahagia.
Siang hari seorang kurir mengantar sebuah paket ke rumah Zact, seorang pelayan membukakan pintu.
"Paket untuk Nona Rose" kata kurir tersebut.
"Nona Rose sedang tidur ,bisakah saya mewakilinya menerima paket ini?"
"Saya harus bertanya dengan pihak pengirim terlebih dahulu karena ini barang yang sangat mahal" kata kurir sopan.
Setelah menghubungi Zact, kurir itu memberikan paket itu kepada pelayan dan segera pergi setelah mendapat tanda terima.
Pelayan tersebut menyimpan terlebih dahulu paket itu sambil menunggu Rose bangun.
pukul 03:15 Zact menghubungi Rose yang tidak ada kabar, setelah beberapa kali berdering Rose baru menjawab panggilan Zact.
"Halo Zact" Kata Rose dengan suara serak.
"Apa kamu baru bangun tidur?"
"Hmm ... kenapa menelpon?"
"Aku mengirim sesuatu untukmu, ambilah pada pelayan di rumah"
"Apa itu??" tanya Rose sambil mengucek matanya.
"turunlah dan pastikan sendiri, pukul empat akan ada supir yang akan menjemputmu" kata Zact mengakhiri panggilan.
Dengan malas Rose turun dari kasur dan keluar kamar mencari pelayan yang membawa paketannya, pelayan yang membawa paketan melihat Rose keluar kamar, dia sedikit berlari dan menyerahkan paketan itu kepada Rose.
Rose menerima paketan itu dan membawanya kembali ke kamar.
Paketan itu di bungkus dengan kotak yang indah berhias pita dan bunga.
Rose menarik pita dan membuka kotak itu, matanya berbinar melihat gaun yang indah di dalam kotak itu.
Rose mengambil gaun itu dan berdiri untuk melihat gaun itu di depan kaca. gaun itu benar-benar cantik dan terlihat cocok untuknya.
Rose mengambil ponsel dan segera menghubungi Zact.
__ADS_1
Tak lama berdering Zact langsung mengangkat telepon dari Rose.
"Apa kamu sudah menerimanya?"
"Ya ini sangat cantik, terima kasih, ngomong-ngomong apa ada acara penting yang harus kamu hadiri dengan aku?"
"Bersiaplah nanti kamu akan mendapat jawabannya, di luar sudah ada orang yang akan membantumu bersiap jadi bukakan pintu kamarmu untuk mereka" Rose semakin bingung dengan berbagai hal yang di rencanakan oleh Zact namun dia harus mengikutinya.
Setelah panggilan berakhir ,Rose membuka pintu dan seorang perempuan bernama austin dan asistennya menyapa Rose.
Austin adalah seorang MUA terkenal di Sanor.
"Hai Rose apa kamu masih mengingatku?" sapa Austin
"Ya aku mengingatmu, kamu yang membantuku berdandan saat menjadi model iklan bersama Zact di perusahaan Zinx " kata Rose mempersilahkan masuk.
"Bisakah aku mandi terlebih dulu" tanya Rose.
"Tentu, sambil menunggumu mandi kita akan menyiapkan peralatan kami" kata Austin meletakkan alat make up nya.
Setelah mandi Rose bersiap untuk di make over oleh Mua handal itu.
Setengah jam berlalu dan Rose sudah siap, dia benar-benar terlihat cantik dan tampak segar.
Rose yang melihat dirinya di kaca terkesan dengan hasil riasan Austin.
"Ini menakjubkan, kamu membuatku berbeda,ini sangat bagus!!"puji Rose
Rose yang sudah bersiap segera keluar dari kamar karena supir telah menunggunya.
Supir membukakan pintu untuknya dan Rose masuk ke dalam mobil dengan sedikit gugup.
Mobil melesat menuju ke arah pantai, sepanjang perjalanan Rose bertanya-tanya apa yang sedang Zact rencanakan.
Sesampainya di Resort, Zact segera masuk ke dalam mobil dan ada beberapa kamera yang menyorot mereka.
Rose nampak gugup namun mencoba untuk tetap santai.
"Kamu cantik" puji Zact setelah memperhatikan Rose.
"Ada apa ini kenapa ada kamera"
"Bisakah kamu mempercayaiku??"
Rose langsung mengangguk tanpa ragu.
"Baiklah, aku akan menutup matamu dengan kain ini"
Rose yang cukup penasaran dengan yang di lakukan Zact ,membiarkannya melakukan apa yang dia inginkan.
Zact menutup mata Rose dengan kain dan membantunya keluar dari mobil,dia menuntun Rose dengan sabar menuju tempat acara.
__ADS_1
Sesampainya di sana perlahan Zact membuka penutup mata itu, mata Rose perlahan terbuka dan seketika terbelalak melihat tempat acara yang di siapkan Zact.
Semua tamu undangan yang datang bertepuk tangan menyambut Rose.
"Apa ini Zact" tanya Rose yang penuh kebingungan.
"Sebelumnya aku meminta maaf karena tidak meminta izin kepada kamu , aku menemui dokter mu dan bertanya jenis kelamin anakmu dan sekarang aku ingin memberikan perayaan Gender Reveal untukmu" kata Zact sembari menggenggam tangan Rose.
"Zact kamu terlalu baik" puji Rose dengan air mata yang menggenang di pelupuk matanya.
"Aku pikir kamu harus tahu jenis kelamin anakmu, biar kamu bisa menyiapkan perlengkapannya"
"Kamu benar"
"Setelah kamu tahu jenis kelamin anakmu ini, besok mari berbelanja perlengkapan bayi kita"
"Bayi kita?" terharu Rose seketika memeluk Zact, dia menganggap bayi ini adalah miliknya, betapa luas hati Zact pikir Rose.
Zact kemudian membawa Rose menuju tempat yang di siapkan.
Pembawa acara membacakan susunan demi susunan acara hingga sampai puncak acara dan yang paling di tunggu-tunggu.
Acara Gender Reveal ini di siarkan langsung oleh stasiun tv milik Zact.
Antusiasme penonton melonjak karena penasaran dengan jenis kelamin anak sang superstar.
Di rumah Gabriel yang sedang bersantai dengan Joanna di ruang tengah sedang menonton televisi.
Joanna sedang mengganti channel dan berhenti pada acara Gender Reveal Rose.
"Bukankah itu Rose dan Zact"
Gabriel yang awalnya sedang fokus pada ponselnya seketika melihat ke arah layar televisi setelah mendengar nama Rose di sebut.
Rose yang begitu cantik membiusnya sehingga sulit mengabaikannya.
"Gabriel" panggil Joanna beberapa kali setelah melihatnya bengong menatap televisi.
Gabriel berdahem dan kembali menyibukkan diri dengan ponselnya meski telinganya fokus mendengarkan acara tersebut.
"Bukankah mereka terlihat serasi ?"kata Joanna yang langsung membuat Gabriel membeku dan merasa tidak terima di dalam hati, namun karena sekarang dia membenci Rose Gabriel pura-pura tak perduli.
Pembawa acara sangat bersemangat di puncak acara, seorang pelayan membawa sebuah kue berbentuk gunung, mereka menyebutnya kue lava.
Pembawa acara menjelaskan bahwa untuk mengetahui jenis kelamin anak itu, Rose harus membelah kue tersebut dan akan keluar sebuah cairan berwarna, jika biru maka anak tersebut laki-laki dan jika berwarna merah muda maka anak tersebut adalah perempuan.
Semua orang penasaran dengan jenis kelamin anak Zact, Acara live tersebut juga meminta vote kepada para penonton di rumah.
70% penonton menebak anak laki-laki
30% menebak anak perempuan.
__ADS_1
Semua orang berdebar, begitu juga kedua orang tua Zact, Rose yang tengah memegang pisau berdua dengan Zact bersiap untuk membelah kue itu.