CHANCES - Battle Of Heart : Online

CHANCES - Battle Of Heart : Online
Chapter 7. Cheat Unlocked Butㅡ


__ADS_3

...『⚠️ Pembaca diharap bijak karena ini hanya berupa fiksi bukan kejadian nyata ⚠️ 』...


Previously :


...《 Selamat anda berhasil menyelesaikan...


...SP Q2 \= Villain Starter....


...Fitur Cheat sudah berhasil terbuka! 》...


...「Selamat, Anda naik level!」...


...《 Level 18 ▲ Level 35 》...


...《 LOVE Q10 \= Berhasil menjadi musuh para wanita (Selesai) 》...


...《 Mendapatkan 350 point. 》...


...《 + 350 Point 》...


.........


Hah ?


...****************...


Langit biru yang cerah, angin laut bertiup dari balik dinding kastil yang menggoyangkan rambutku, memberikan sensasi segar di saat matahari sedang berada tepat di atas kepala. Aku menebas rumput liar di hadapanku sekuat tenaga hingga tanganku ikut terpotong dan darahku berhamburan kemana-manaㅡ


"Tuan Kyle, Tuan melamun lagi," suara Nina membuyarkan lamunanku. Mataku melirik ke arah dua tanganku yang masih utuh dan sebilah pisau yang masih ku genggam.


Sial, sepertinya panas ini membunuhku.


Tidak tidak, sebenarnya yang membunuhku adalah kejadian kemarin. Acara ulangtahun kakakku yang penuh drama dan event pertemuan dengan para 'target' utama yang terjadi secara beruntun.


Aku membuka jendela transparan sahabat karibku, sang sistem dan melihat menu cheat yang sudah terbuka sambil menggorok rerumputan liar ini..


...「Memuat data...↺」...


...「Memuat data selesai.」...


...「Menampilkan data...↺」...


...「Menampilkan data」...


......『▶SPESIAL CHEAT 』......


...『MAX ALL : OFF』...


...『ALL UNLOCKED : OFF』...


...『GG GOD MODE : OFF』...


...『UNLIMITED STAMINA : OFF』...


.........


Aku terdiam sesaat dan kembali menggorok rerumputan lainnya sambil mendengus. Untung saja aku dapat berkomunikasi dengan sistem lewat pikiran dan hatiku. Terimakasih banyak semuanya... terutama pada Amy, Luna dan Ally yang sudah berkontribusi besar dalam membantu hidupku.


Jadi, Sistem...tolong jelaskan.


...「Memuat data...↺」...


...「Memuat data selesai.」...


...『Petunjuk』...


...『MAX ALL : Semua status yang memiliki angka dan rank berada di tahap terakhir』...


...『ALL UNLOCKED : Semua bakat dan skill yang ada di dunia ini dimiliki oleh Host』...


...『GG GOD MODE : Menjadi Tuhan, mampu melakukan apa saja yang diinginkan』...


...『UNLIMITED STAMINA : Membantu Host untuk memuaskan semua wanita』...


WHAT THEㅡ


Pisau yang kugenggam terlempar ke arah Nina yang dengan lihai menangkapnya tepat di gagangnya. "Hati-hati dengan benda tajam, Tuan," serunya dengan wajah tenang namun tatapannya dingin. Setelah meminta maaf, aku kembali mengambil pisau itu dan mulai menebas satu persatu rumput liar agar taman di depan kamarku lebih rapi.


.........


Semua cheat nya sangat menarik, apakah ada ketentuan khusus atau ada batas, atau semacamnya?


...「Tidak ada」...


Tidak ada??? Itu berarti aku sudah bebas melakukan apapun yang kuinginkan??


...「Benar sekali」...


Kalau begitu, nyalakan saja semua cheatnya!


...「Tentu, Host」...


...「Memuat data...↺」...


...「Memuat data selesai.」...


...「Menampilkan data...↺」...


...「Menampilkan data」...


......『▶SPESIAL CHEAT 』......


...『MAX ALL : ON』...


...『ALL UNLOCKED : ON』...


...『GG GOD MODE : ON』...


...『UNLIMITED STAMINA : ON』...


Setelah jendela transparan itu menghilang dari pandanganku, saat aku menebas rumput dengan pisau, seketika seluruh bagian rumput liar lainnya secara horizontal terpotong dengan rapi.


.........


Aku dengan cepat melihat ke arah Nina yang sudah membelalakkan matanya padaku.


AH, YANG BENAR SAJA ?!


"Um, aku bisa jelaskan", dengan cepat aku berdiri dan mengangkat kedua tanganku ke atas dan melempar pisau ke tanahㅡ


BAMMMM


Kau tahu jika melihat meteor jatuh ke bumi dan menabrak tanah? Itu yang terjadi di tamanku sekarang, hanya karena aku melemparkan pisau ke tanah.


ADA APA INI SISTEM ?!


...「Tidak ada」...


APA MAKSUDNYA DENGAN TIDAK ADA?! JELAS-JELAS SAAT INI NINA MENATAPKU DENGAN KETAKUTAN?! APA YANG SEBENARNYA TERJADI ?!!!!


...「Singkatnya, ini terjadi karena Host sudah menjadi Tuhan dan Superhuman yang melampaui batas penerimaan data di dalam dunia ini」...


Nina masih berdiri diam terpaku dengan wajahnya yang pucat, aku segera menaruh kedua tanganku ke belakang punggung untuk menyembunyikan tanganku sendiri. Apa yang terjadi jika tanganku ini menepuk-nepuk nya?


Apakah badannya yang ramping itu akan menjadi ayam geprek ala masakan Indonesia itu ?! Ah, aku ingin pergi berlibur lagiㅡOuch ! Iya ! Iya ! Aku tidak akan mengingat apapun lagi...Huhuhu...


Sistem, kalau aku mematikan fungsi GG GOD MODE apakah semuanya akan lebih normal?

__ADS_1


...「Tentu, Host hanya akan menjadi Superhuman saja」...


Kalau begitu, matikan saja GG GOD MODE, aku mohon padamu! Maafkan aku yang tadi meneriaki mu! Sistemku yang tercantik, terindah, terbaik sejagat raya!!!


...「Tentu, untukmu Host. Semuanya akan kuberikan~ (⁠≧⁠▽⁠≦⁠)」...


...sejak kapan kamu ada emoticon ?


...「Memuat data...↺」...


...「Memuat data selesai.」...


...「Menampilkan data...↺」...


...「Menampilkan data」...


......『▶SPESIAL CHEAT 』......


...『MAX ALL : ON』...


...『ALL UNLOCKED : ON』...


...『GG GOD MODE : OFF』...


...『UNLIMITED STAMINA : ON』...


Fiuuuuuuhh, apakah semuanya sudah aman sekarang? Apakah ini sudah oke?


...「Mungkin」...


Aku masuk ke dalam lubang seluas sumur yang menjadi saksi bisu kekuatanku saat melempar pisau ke tanah sebagai God Mode yang GG. Aku mengambil pisau yang berada di tengah lubang dan sudah tidak berbentuk lagi. Aku mencoba melemparnya ke tanah.


PLUK


Untunglah, normal. Tidak over...


Aku mengangkat kepalaku ke atas dan melihat Nina yang sedang menengok ke arahku dari atas. Aku melambaikan tangan padanya sambil tersenyum ragu...


Sekarang, apa yang harus kulakukan ?


...****************...


"Tentu saja kamu harus menghabisinya".


"Benarkah?! Tapi bukannya dia adalah Pangeran??? Apakah tidak akan terjadㅡ" sebelum menyelesaikan kalimatnya, seorang pria yang tiba-tiba ada di belakangnya menaruh ujung pedang di dekat lehernya.


"Kamu tidak berguna, kalau begitu, aku serahkan eksekusi padamu, Night."


Pria itu melepas pedangnya dan menebas leher pria yang baru saja dia potong ucapannya. Night, mengangguk dan langsung meloncat keluar dari jendela di siang bolong.


Pria yang dari tadi memainkan gelas wine nya tersenyum menyeringai, "Beraninya bajingan itu mengganggu anggota keluarga Blackspade...akan kutunjukkan Neraka lebih awal untukmu!"


WHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAhahahaha


...****************...


Aku menaruh segelas es jeruk yang kubuat khusus ke atas meja di hadapan Nina. Dia terus memperhatikanku dalam diam semenjak aku menariknya ke dalam kamarku dan menyuruhnya duduk di meja tempat aku biasa makan sendiri.


Setelah berlari keluar dari kamar, teleport ke dapur dan mengejutkan semua pelayan, aku membuat es jeruk dan teleport lagi ke depan kamar, sebelum menaruh segelas es jeruk segar ke atas meja.


Mereka bilang perut adalah hati, semoga saja aku bisa menarik hatinya lewat perutnya !


"Nina, aku akan mengatakan semuanya. Tolong minum ini dulu, percayalah padaku!"


Nina memperhatikan gelas es jeruk yang ada di hadapannya, sebelum memperhatikanku dengan tatapan curiga 500%. Aku menghela napas dan menegak sedikit es jeruk itu sebelum menyodorkan gelas itu padanya.


"Lihat?? Aku tidak menaruh apapun di dalamnya," seruku dan dia melihat gelas itu lalu ke arahku. Akhirnya, dia meminum es jeruk itu dan menaruhnya kembali ke atas meja sebelum duduk menghadap padaku.


"Sekarang, cerita," serunya singkat.


Setidaknya dia sudah lebih tenang. Aku menghela napas panjang dan menatapnya tepat di manik matanya. Baiklah, aku siap.


Nina tidak bergeming. Dia balik menatapku, entah mengapa karena aku sudah memiliki semua kekuatan yang ada, aku bisa merasakan dirinya terlihat kesal dan marah.


"...Kamu mengalihkan pembicaraan.." jawab Nina, dahinya sedikit berkerut dan pandangannya lebih tajam dari biasanya.


Aku menghela napas lagi, "Bukan itu, aku memang tahu kau adalah mata-mata dari Kerajaan Spade."


"Lalu?" Dia bertanya.


"...lalu aku berharap, jika aku akan memberitahukan rahasiaku padamu, kamu juga harus memberitahu seluruh rahasiamu padaku," jawabku dengan mengambil kursi lainnya dan duduk berhadapan dengannya.


Dia menatapku dengan rasa penasaran dan juga kebingungan, "Siapa...kau?"


"Aku Kaoru, tiba-tiba saja aku tersadar sebagai Kyle Heart dan dunia ini adalah game," jawabku dengan mudah.


"?", Dia hanya mengerutkan dahinya sambil menatapku tidak percaya. "Apa maksudnya?Kau pikir aku akan percaya itu jika aku paham maksudmu?" ucapnya dengan ragu.


"Tidak, sekarang saja kamu sedang berbicara dengan anak umur 6 tahun. Kau kira anak umur 6 tahun dapat berbicara seperti ini?"


"..." Dia terdiam seperti sedang berpikir.


"...Nina, jadilah pacarku."


BRUKKK


"?!!!" Dia tiba-tiba terjengkang dari kursinya.


Aku tertawa pelan dan membantunya berdiri namun dia menepis tanganku, aku menyentuh lengannya lagi dan mendorongnya pelan untuk kembali duduk di atas kursi. Wajahnya terlihat berantakan dan emosinya terlihat tidak stabil.


"Nina, dengarkan aku.." dia menoleh ke arahku dengan air mata yang sudah di pelupuk matanya. "Aku akan melindungi kamu dan menjaga rahasiamu disini meskipun kamu menolakku. Kamu juga masih boleh memberitahukan perkembangan mengenai diriku. Asalkan kamu tidak memberitahu soal ini, soal aku mengetahui kamu adalah seorang mata-mata. Jujur saja, aku tidak ingin hal buruk terjadi padamu."


"...dengar ya, siapapun dirimu...jangan gunakan wajah itu untuk berbohong. Aku sudah menjaganya semenjak dia kecil. Beraninya kamuㅡ"


Aku mendekap Nina dengan erat, "Tenanglah...Nina." Dia berusaha mendorongku, "Tidak, aku..aku...akanㅡ"


"Raja Spade yang menyuruhmu untuk melakukan ini kan?" Nina terdiam dengan ucapanku, "Bagaimana kau?" selanya namun dia kembali terdiam. Aku melepas dekapanku dan menatapnya, "Percayalah padaku, aku akan mengurus semua ini, yang perlu kamu lakukan hanyalah percaya padaku, pada Kyle."


"Percaya padamu?" Dia mengulangi ucapanku dengan tatapan lelah. Aku menganggukkan kepalaku, "Cukup percaya padaku dan meskipun kamu memiliki pertanyaan, aku akan menjawabnya nanti, di masa yang akan datang, sekarang, cukup percaya padaku... bagaimana? Kamu akan percaya padaku?"


Nina melihat ke bawah, lalu menoleh ke arah es jeruk yang ada di atas meja, "Ini...ini juga dari pengetahuan yang kamu dapatkan saat kamu hidup sebagai Kaoru?"


Aku menganggukkan kepalaku, "Benar sekali...tapi...tiga hari yang lalu.. apakah terjadi sesuatu pada Kyle?"


Nina terdiam lalu dia menunduk lesu, "Dia...sempat sakit."


"Sakit?" aku tersentak dan menunggunya melanjutkan ucapannya.


"Iya...dia sakit, lalu kemudian esok harinya dia tiba-tiba sembuh seperti semula..."


... keesokan harinya adalah saat aku pindah ke tubuh ini...apakah Kyle Heart sudah tiada ?


...「Benar sekali, Host. Kyle Heart sudah tidak ada lagi」...


Mataku membelalak dan dengan lemas aku terduduk di depan Nina. Dia melihatku yang tiba-tiba terjatuh langsung menarikku ke atas kursi agar tidak terbentur lantai. Tanganku bergetar hebat, kugenggam lengan Nina yang kebingungan dengan reaksiku.


"Ma..maafkan aku Nina...." hanya itu yang dapat ku keluarkan dari mulutku karena aku langsung menangis tersedu-sedu.


Nina memandangiku yang menangis, dia pun ikut menangis dan memelukku. "Tidak apa, tidak apa...tidak apa..."


Untuk beberapa saat, aku menangisi kisah hidup Kyle Heart yang ternyata lebih menyedihkan dariku. Aku hanya dikhianati oleh pasanganku saja...dia bahkan masih kecil...baru saja hidup di dunia yang kejam ini... mendapatkan perlakuan buruk...UGHH, sakit kepalaku semakin tidak tertahankan jika aku mengingat kehidupanku sebagai Kaoru..


Kenapa aku yang mendapatkan kesempatan ?


TIDAK... tidak...aku tidak boleh putus asa dan mempertanyakan ini semua..


Semua terjadi karena suatu alasan.

__ADS_1


Aku dikhianati oleh kesalahan diriku sendiri, terlalu bersikap tangguh dan keren. Terlalu sombong. Kyle Heart berbeda, dia lebih baik dariku. Sekarang, aku berada di dalam tubuhnya...


Untuk berterima kasih padanya yang sudah memberikanku kesempatan kedua untuk hidup kembali...aku akan melakukan yang terbaik. Aku akan melakukan yang Kyle Heart belum sempat lakukan.


...Aku akan melakukan semuanya.


...****************...


Setelah beberapa saat menangis, akhirnya aku berhenti menangis dan menatap Nina yang sama-sama memiliki mata bengkak sepertiku. Kami tertawa dan aku bersandar di pundaknya, "Kuharap, Kyle Heart kini hidup di tempat yang lebih baik," ucapku sambil memejamkan mataku.


Bisa kurasakan Nina memandang ke arahku beberapa saat dan mengalihkan pandangannya sebelum dia menangis lagi.


"..iya...aku juga berharap seperti itu," balasnya sambil menghapus air matanya. Saat aku mulai merasa tenang di pundak Nina, tiba-tiba kami berdua bergidik saat mendengar suara langkah kaki mengarah ke kamarku.


...〈Teleportation - Aktif〉...


Aku langsung teleport ke dalam kamar mandi, Nina terlihat terkejut namun dia menghapus bekas tangisannya dan mulai memasang ekspresi tenang lagi. Ternyata pelayan itu meminta bantuan Nina untuk membantunya membeli perbelanjaan. Nina menyanggupinya dan setelah meminta izin padaku dari luar kamar mandi dan aku mengiyakannya, dia berjalan pergi keluar.


..pada akhirnya aku mengatakan semuanya pada Nina. Bagaimana menurutmu Sistem ?


...「Tidak peduli」...


Jangan seperti itu, Sistem. Kamu yang pertama aku temui, otomatis kamu adalah pacarku yang pertama.


...「...」...


Aku terkekeh dan memeriksa statusku, "OHHH!!!"


...「Status」...


【 Nama: Kyle Heart 】


【 Usia: 6 tahun 】


【 Gelar: Pangeran Kedua Kerajaan Heart 】


【 Level:110 (MAX) 】


【 Kemampuan: Dark Magic 】


【 Kekuatan: 110(SSS) / Potensi SSS 】


【 Kesehatan: 110(SSS) / Potensi SSS 】


【 Kelincahan: 110(SSS) / Potensi SSS 】


【 Magis: 110(SSS) / Potensi SSS 】


【 Perlawanan Magis: 110(SSS) / Potensi SSS 】


【 Karisma: 110(SSS) / Potensi SSS 】


【 Pengetahuan: 110(SSS) / Potensi SSS 】


【 Keberuntungan: 110(SSS) / Potensi SSS 】▼Spesial


【 Point: 9999 】 ▶


【 Bakat ♾️/♾️ 】


↳ [God's Blessing]-Rank: SSS (Tersembunyi)


↳ [System's Blessing]-Rank: SS (Tersembunyi)


↳ [EXP + 400%]-Rank: SS (Tersembunyi)


↳ [ALL UNLOCK]-Rank: SSS (Tersembunyi)


【 Skill ♾️/♾️ 】


↳ [ALL UNLOCK]-Rank: SSS (Tersembunyi)


Tunggu sebentar...


Kalau sebelumnya ternyata aku sudah memiliki semua skill.. seharusnya aku sudah dapat mendengar suara hati Nina, bukan?


Aku menepuk dahiku, "Ah, aku lupa!"


...「Benar-benar Host yang bodoh」...


ㅡtapi aku tidak ingin menggunakannya untuk mengetahui hal seperti itu.


Aku hanya akan menggunakan telepati untuk keadaan darurat saja... lagipula rasa empatiku juga sama-sama tinggi, sehingga aku dapat membaca ekspresi seseorang lebih baik daripada sebelumnya.


Hehehe, sekarang aku sudah mendapatkan cheat. Kata orang-orang memakai cheat itu tidak seru, tidak ada tantangan. Justru dengan ada cheat kita ini jadi lebih siap menghadapi seluruh permasalahan yang ada.


...tunggu.


Kenapa aku bisa merasakan ada aura membunuh di dalam kastil waktu siang-siang seperti ini ?


Aku berjalan keluar dari kamar mandi dan menggunakan clairvoyance. Oh, kutemukan satu tikus. Bagaimana mana ini? Apa aku harus mencoba kekuatan baruku ke dia?


Kebetulan, dia berjalan menuju tempat ini..


Hehehe.


...****************...


"Ampuni saya, Tuan. Ampuni saya!!!", teriak seorang pria yang menamakan dirinya sebagai Night, seorang pembunuh bayaran.


Kini dia sedang terikat di atas kursi di tengah lubang yang ada di taman depan kamarku. Aku mengaktifkan Space Magic dan Illusion Magic agar tidak ada yang dapat mendengar atau melihat apa yang terjadi padanya.


Space Magic dapat membantuku untuk menciptakan dunia baru yang mirip seperti dunia asli dan Illusion Magic membantuku untuk membuatnya berhalusinasi.


Aku menaruh kakiku di pinggir kursinya dan menarik rambutnya untuk melihat ke arahku, "Sekarang katakan padaku, seluruh rencanamu, kaki tanganmu, bosmu, semuanya!" Dia menangis dan memakan ingusnya yang bercampur dengan darah sang mengangguk-anggukkan kepalanya dengan cepat, "Baik! Baik, Tuan Kyle!"


"Tuan muda Blackspade menjanjikan saya bayaran yang cukup besar untuk menghabisi Tuan Kyle, dia bilang saya harus mengalihkan pelayan setia anda ke kota dan langsung menghabisi anda sekarang."


"Lalu?"


"Tidak ada lagi, Tuan. Saya hanya mengalihkan pelayan Tuan saja pada anak buah saya..." aku menarik rambutnya semakin kuat. Dia merintih dan menangis, "Maafkan saya, Tuan. Ampuni saya, Tuan!"


Pelayan? Jangan-jangan... Nina ?!!!


...****************...


Secepat mungkin, aku langsung teleport ke tempat dimana Nina berada, untung saja ada fitur hubungan yang ternyata berguna.


Dimana Ninaㅡ?!!!


Aku berada di suatu gang yang sepi dan sudah banyak orang-orang yang tergeletak tak bernyawa atau ada yang merintih-rintih kesakitan karena anggota tubuhnya tercecer ke mana-mana.


Dari kejauhan, aku melihat segerombolan pria yang berpakaian compang-camping dengan beberapa besi yang terpasang di tubuh mereka ataupun ada yang tidak.


Ditengah mereka semua, berdiri seorang gadis yang memakai baju pelayan dengan senjata dagger di kedua tangannya.


Ah, aku lupa...mungkin karena dia tidak terlihat menyeramkan sama sekali...


Dia adalah satu-satunya mata-mata yang berhasil menyusup ke dalam Kerajaan musuhnya dengan mudah tanpa menimbulkan rasa curiga sedikitpun.


Tentu saja dia kuat...



Pandangan matanya yang tajam seperti biasa terarah padaku yang melongo ke arahnya, dengan datar dia mengatakan, "...yah, padahal aku tidak ingin kamu melihatku dalam keadaan seperti ini.."


Jika dia sekuat ini...mengapa dia tidak membunuhku saja sedari awal ?

__ADS_1


......................


BERSAMBUNG..


__ADS_2